SIRANA.ID
  • Home
  • Ceritarana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
    • Kalimantan Timur
    • Nasional
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Diskominfo Kukar
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Tentang Sirana
No Result
View All Result
  • Home
  • Ceritarana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
    • Kalimantan Timur
    • Nasional
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Diskominfo Kukar
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Tentang Sirana
No Result
View All Result
SIRANA.ID
No Result
View All Result
Home Ceritarana

Ada Puluhan Ribu Pekerja Anak di Kalimantan Timur dan 70 Persen Tak Dibayar

Mayoritas Anak yang Bekerja adalah Perempuan Lulusan SD

Sirana.id by Sirana.id
23 July 2025
in Ceritarana, Ranamendalam, Uncategorized
0
ilustrasi anak yang bermain di Pesisir Pulau Maratua, Kalimantan Timur

ilustrasi anak yang bermain di Pesisir Pulau Maratua, Kalimantan Timur

0
SHARES
18
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Bukannya bermain dan belajar, ada puluhan ribu pekerja anak di Kalimantan Timur. Nahasnya, lebih dari 70 persen di antara pekerja anak itu, tak dibayar. Selain itu, mayoritas pekerja anak di Kaltim adalah anak perempuan.

Hal itu termuat dalam publikasi Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim bertajuk Profil Anak yang Bekerja Provinsi Kalimantan Timur 2023. Hasil Sakernas Agustus Tahun 2023, penduduk usia 10-17 tahun di Kaltim ada 536.029 jiwa. Dari angka itu, 26.648 anak di antaranya bekerja. Mayoritas adalah perempuan yaitu 15.258 anak perempuan. Sisanya, sekitar 11.390 anak adalah laki-laki. Dari sepuluh kabupaten/kota di Kaltim, pekerja anak paling banyak berada di Kutai Kartanegara. Total ada sekitar 7.516 anak yang bekerja di kabupaten ini. (selengkapnya lihat infografis di bawah ini)

Publikasi Badan Pusat Statistik Kalimantan Timur Publikasi Badan Pusat Statistik Kalimantan Timur

Sedangkan, sektor ekonomi yang menyerap banyak anak pekerja tahun 2023 adalah sektor perdagangan sebesar 33,29 persen dari anak berusia 10-17 tahun yang bekerja. Sektor berikutnya yang paling banyak menyerap anak bekerja adalah sektor penyediaan

akomodasi dan makan minum sebesar 22,24 persen dan sektor lainnya sebesar 15,91 persen.

Masih dalam publikasi BPS Kaltim, jika dilihat dari jenis kelamin, dapat diketahui bahwa dari anak usia 10-17 tahun yang bekerja dan berpendidikan SD kebawah, lebih  didominasi oleh anak perempuan.

“Hal ini terjadi mungkin disebabkan  oleh anak perempuan di usia tersebut sering kali lebih banyak terlibat  dalam pekerjaan rumah tangga atau pekerjaan yang kurang terlihat. Seperti merawat saudara, memasak, atau bekerja di sektor informal. Tanggung jawab ini sering kali dianggap sebagai bagian dari peran tradisional perempuan dalam masyarakat,” tulis BPS dalam publikasinya.

ilustrasi anak (freepik)
ilustrasi anak (freepik)

Sementara, untuk pendidikan setingkat  SMP, anak yang perempuan yang bekerja memiliki persentase sedikit lebih tinggi dibanding persentase anak laki-laki. Dalam talk show dengan RRI Pro 3, pada Rabu (23/7/2025), Jasra Putera dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) memaparkan KPAI melakukan pemantauan praktik pekerja anak di tujuh daerah.

“Dari pantauan tersebut, sejumlah daerah di Kalimantan memang ditemukan anak-anak yang bekerja di sektor perkebunan,” kata dia seperti dikutip dari laman RRI.

Padahal, anak-anak yang dipekerjakan atau bekerja di perkebunan, seperti sawit, sangat rentan dengan potensi bahaya. Yakni, potensi bahaya dari alat atau lingkungan pekerjaan.

“Pekerja anak memiliki dampak negatif pada perkembangan fisik, masalah psikologis, dan kurangnya atau hilangnya akses pendidikan anak. Pekerjaan yang melibatkan beban berat atau kondisi berbahaya juga dapat menyebabkan cedera fisik atau penyakit pada anak-anak,” ucapnya.

Kemudian, Jasra menyoroti, soal pekerja anak yang seringkali harus mengorbankan waktu belajar karena bekerja. Hal ini, dapat menyebabkan anak putus sekolah.

“Bahkan anak tidak pernah bersekolah. Karena harus bekerja karena tuntutan ekonomi keluarga,” pungkasnya. (Sirana.id)

Baca juga: Nelangsa Anak Yatim Piatu Tanpa Jaminan Keamanan

Tags: anak bekerja kalimantan timurbps kaltimkalimantan timurKPAIpekerja anak
Sirana.id

Sirana.id

Ada beberapa alasan nama Sirana disematkan untuk portal ini. Dari selatan provinsi Kalimantan Timur yaitu Kabupaten Paser, Sirana adalah satu dari jenis anggrek yang terkenal keindahannya di Cagar Alam Teluk Adang. Lalu, Rana adalah nama yang dari berbagai bahasa, memiliki makna indah, anggun, riang, dan pemberani. Dari nama ini, Sirana bersemangat menjadi media yang memberi warna berbeda untuk Kalimantan Timur. Mungkin tidak jadi yang tercepat atau terbesar, tapi bisa menjadi oase baru di dunia jurnalistik Kalimantan Timur. Sirana akan berusaha terus berdaya dan bersuara menyajikan liputan yang nyaman dibaca untuk semua Temanrana

Related Posts

Bandara Maratua/RA
Ceritarana

Tak Lagi Perintis, Rute Berau–Maratua Kini Terbang Komersial

16 January 2026
Laras Faizati, perempuan yang dijadikan tersangka setelah menyuarakan kritik di sosial media/Amnesty Indonesia
Ceritarana

Amnesty: Vonis untuk Laras Harus Berpihak pada Keadilan

15 January 2026
Ilustrasi kekerasan kepada anak/Freepik
Ceritarana

Survei Nasional: Setengah Anak Indonesia Pernah Mengalami Kekerasan, Termasuk di Sekolah

14 January 2026
Next Post
ilustrasi jalanan di Kalimantan Timur

Tertatih Membuat Kondisi Jalan Kalimantan Timur Mulus

Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud saat berdiskusi dengan Edi Mulyadi (foto: Pemprov Kaltim)

Kaltim Sumbang Ratusan Triliun Pendapatan Negara, Tapi DBH Batu Bara Kaltim Tak Adil

Unggahan BMKG terkait gempa hari ini di Gorontalo (BMKG)

Gempa Hari Ini di Gorontalo, Terasa Sampai Samarinda, Kutim, dan Berau

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

ilustrasi pesisir di Pulau Jawa

Degradasi Padang Lamun di Sumatera dan Jawa Lepaskan Karbon Lebih Besar Dibandingkan Wilayah Lain

1 day ago
Konferensi Pers, Indonesian Parliamentary Center (IPC) bersama Sindikasi Pemilu dan Demokrasi/Istimewa

Pilkada Tak Langsung Dinilai Merugikan Rakyat

2 days ago
Bandara Maratua/RA

Tak Lagi Perintis, Rute Berau–Maratua Kini Terbang Komersial

3 days ago
(Ilustrasi jurnalistik/Freepik)

Kebebasan Pers Kian Tertekan di Tengah Menguatnya Otoritarianisme

3 days ago

Kategori

  • Advertorial
  • Ceritarana
  • Dinas Pariwisata Kukar
  • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Diskominfo Kukar
  • Dispora Kukar
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Potretrana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
  • Uncategorized

Berita Populer

industri batu bara Kaltim (sirana.id)
Ceritarana

Permintaan Batu Bara Menurun, Anak Muda Kaltim Harus Bersiap

by Sirana.id
5 June 2025
0

SAMARINDA - Sejak era sebelum kemerdekaan, pertambangan dahulu jadi daya tarik Kalimantan Timur. Sisa industri pertambangan batu...

para perempuan yang memperjuangkan pemulihan ekosistem di Teluk Balikpapan, dalam sebuah aksi pad 2024 lalu. (Foto; Nofiyatul Chalimah)

Krisis Iklim dan Kerentanan Ganda Perempuan

12 June 2025
ilustrasi salah satu fakultas universitas Mulawarman/sirana.id)

Tujuh Perguruan Tinggi di Kaltim ini, Mahasiswa Barunya Tak Perlu Bayar UKT

17 June 2025
Tongkang batu bara yang melintas di perairan Kaltim (Sirana.id)

Orang Kaya di Indonesia dan 221 Ribu Rakyat Miskin Kaltim

28 September 2024
Nelayan dan kapal tongkang di Teluk Balikpapan (Foto: Nofiyatul Chalimah)

Memperjuangkan Kehidupan di Teluk Balikpapan dan Ambisi Pembangunan IKN

19 February 2025

Topik

amnesty international anak ancaman jurnalis balikpapan banjir batu bara bencana sumatera berau BMKG bps kaltim BRIN cuaca diskominfo kukar gempa ikn indonesia jurnalis kalimantan timur kaltim kekerasan kekerasan anak kekerasan perempuan kemen PPPA komnas perempuan krisis iklim KUHAP kukar Kutai Kartanegara lubang tambang maratua masyarakat adat muara badak perempuan perempuan pekerja perubahan iklim pesut pesut mahakam pilkada pulau maratua samarinda sampah sirana.id tambang wisata yayasan mitra hijau
SIRANA.ID

Sirana.id adalah media lokal di Kalimantan Timur yang hadir dengan semangat edukasi dan sumber informasi bagi publik Kalimantan Timur. Sirana berupaya memberikan ruang lebih besar bagi perempuan.

Follow sosial media kami:

Berita Terkini

  • Degradasi Padang Lamun di Sumatera dan Jawa Lepaskan Karbon Lebih Besar Dibandingkan Wilayah Lain
  • Pilkada Tak Langsung Dinilai Merugikan Rakyat
  • Tak Lagi Perintis, Rute Berau–Maratua Kini Terbang Komersial

Kategori

  • Advertorial
  • Ceritarana
  • Dinas Pariwisata Kukar
  • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Diskominfo Kukar
  • Dispora Kukar
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Potretrana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
  • Uncategorized
  • Tentang Sirana
  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi
  • Hubungi Kami

© 2025 Sirana.id . All rights reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ranamendalam
  • Ceritarana
  • Ranaterkini
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar

© 2025 Sirana.id . All rights reserved