SIRANA.ID
  • Home
  • Ceritarana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
    • Kalimantan Timur
    • Nasional
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Diskominfo Kukar
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Tentang Sirana
No Result
View All Result
  • Home
  • Ceritarana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
    • Kalimantan Timur
    • Nasional
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Diskominfo Kukar
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Tentang Sirana
No Result
View All Result
SIRANA.ID
No Result
View All Result
Home Ceritarana

Pejabat Senior Pertanian Asia-Pasifik Berkumpul di Tengah Tekanan Ketahanan Pangan yang Meningkat

AdminSirana2 by AdminSirana2
21 April 2026
in Ceritarana, Nasional, Ranaterkini
0
Pertemuan Pejabat Senior Sesi ke-38 Konferensi Regional FAO untuk Asia dan Pasifik (APRC38) dibuka hari ini (20/4) di Brunei Darussalam. (c)FAO/AJEEM

Pertemuan Pejabat Senior Sesi ke-38 Konferensi Regional FAO untuk Asia dan Pasifik (APRC38) dibuka hari ini (20/4) di Brunei Darussalam. (c)FAO/AJEEM

0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

20 April 2026 – Pertemuan Pejabat Senior dalam Sesi ke-38 Konferensi Regional FAO untuk Asia-Pasifik (APRC38) resmi dibuka hari ini di Brunei Darussalam. Selama tiga hari ke depan, para pejabat tinggi dari berbagai negara di kawasan akan membahas tantangan yang berkembang sekaligus menyusun landasan teknis dan kebijakan sebagai persiapan menuju Sesi Menteri yang akan digelar akhir pekan ini.

Konferensi ini berlangsung di tengah situasi krusial bagi kawasan. Asia dan Pasifik masih menyumbang sekitar 42 persen atau 285 juta dari total populasi dunia yang mengalami kekurangan gizi, meskipun beberapa negara telah menunjukkan penurunan angka kelaparan. Selain itu, hampir satu miliar orang menghadapi kerawanan pangan, sementara lebih dari 1,2 miliar lainnya belum mampu mengakses makanan sehat. Kawasan ini juga menghadapi tiga bentuk beban malnutrisi sekaligus, yakni kekurangan gizi, defisiensi mikronutrien, dan meningkatnya angka obesitas.

Berbagai persoalan tersebut semakin diperberat oleh kombinasi krisis global, konflik, serta ketegangan geopolitik yang memengaruhi pasar pupuk dan energi. Dampak perubahan iklim yang kian intens, seperti kekeringan, banjir, dan cuaca ekstrem, turut memperburuk kondisi, ditambah dengan degradasi sumber daya lahan dan air serta tingginya ketidakstabilan dalam perdagangan dan rantai pasok.

Dalam sambutan pembukaan, Alue Dohong, Asisten Direktur Jenderal sekaligus Perwakilan Regional FAO untuk Asia dan Pasifik, menegaskan pentingnya kolaborasi regional dalam menghadapi tantangan tersebut.

“Kita bertemu pada titik kritis. Serangkaian krisis yang saling terkait yang dihadapi kawasan kita saat ini—mulai dari gangguan geopolitik hingga guncangan iklim—menuntut kita untuk bergerak dengan segera guna membentuk kembali sistem agripangan yang efisien, inklusif, tangguh, dan berkelanjutan,” kata Dohong.

“Konferensi ini merupakan kesempatan untuk menyelaraskan dan mengkoordinasikan respons kebijakan dan investasi jangka panjang yang akan menentukan apakah kita dapat mengakhiri kelaparan dan meningkatkan taraf hidup di Asia dan Pasifik.”

Ia juga mendorong negara-negara anggota untuk memanfaatkan forum ini dalam memperkuat Kerja Sama Selatan-Selatan dan Triangular (KSST), sekaligus memperluas kemitraan strategis dengan lembaga keuangan internasional, masyarakat sipil, dan sektor swasta. Fokus utama diarahkan pada peningkatan investasi bagi petani kecil dan keluarga petani yang membutuhkan dukungan lebih besar.

Pertemuan ini akan membahas sejumlah agenda utama, seperti peningkatan akses terhadap pangan bergizi dan terjangkau, percepatan produksi pertanian rendah karbon yang berkelanjutan, peningkatan efisiensi dan inklusivitas sistem agripangan, penguatan perdagangan dan integrasi pasar—terutama bagi negara yang telah keluar dari status negara kurang berkembang—serta mobilisasi pembiayaan dan investasi dari dalam maupun luar negeri.

Pada Rabu, juga akan dibuka Forum Pangan Dunia – Asia Pasifik, yang menjadi wadah bagi berbagai pemangku kepentingan untuk mendorong keterlibatan generasi muda, pemanfaatan sains dan inovasi, serta investasi dalam transformasi sistem agripangan. Di hari yang sama, akan digelar pula pertemuan tingkat menteri khusus bagi negara kepulauan kecil berkembang, negara berkembang tanpa akses laut, serta negara kurang berkembang.

Sesi Menteri tingkat tinggi akan dimulai pada Kamis dengan pembukaan yang dipimpin oleh Putra Mahkota Brunei, Yang Mulia Pangeran Haji Al-Muhtadee Billah ibini Yang Mulia Sultan Haji Hassanal Bolkiah Mu’izzaddin Waddaulah.

Pada Jumat, para menteri dijadwalkan melanjutkan diskusi melalui forum meja bundar yang membahas inovasi ketahanan pangan, penyakit hewan lintas batas, jalur investasi agripangan, Transformasi Biru dan sistem pangan perairan, serta percepatan pendekatan bioekonomi.

APRC38 diselenggarakan oleh Pemerintah Brunei Darussalam dan merupakan forum badan pengurus negara anggota FAO di kawasan Asia dan Pasifik yang berlangsung setiap dua tahun sekali. RA/Sirana.id

Tags: ketahanan pangan
AdminSirana2

AdminSirana2

Related Posts

Kawat Berduri di Kantor Gubernur Kaltim/RA
Ceritarana

Pemasangan Kawat Berduri di Kantor Gubernur Kaltim Berlebihan dan Ancam Nilai Demokrasi

21 April 2026
Dok: Istimewa
Nasional

Menanti Surat Presiden untuk RUU PPRT

15 April 2026
Ilustrasi Tikus/Freepiik
Ceritarana

BRIN Ingatkan Potensi Kembalinya Wabah Pes di Indonesia

13 April 2026
Next Post
Kawat Berduri di Kantor Gubernur Kaltim/RA

Pemasangan Kawat Berduri di Kantor Gubernur Kaltim Berlebihan dan Ancam Nilai Demokrasi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Kawat Berduri di Kantor Gubernur Kaltim/RA

Pemasangan Kawat Berduri di Kantor Gubernur Kaltim Berlebihan dan Ancam Nilai Demokrasi

2 hours ago
Pertemuan Pejabat Senior Sesi ke-38 Konferensi Regional FAO untuk Asia dan Pasifik (APRC38) dibuka hari ini (20/4) di Brunei Darussalam. (c)FAO/AJEEM

Pejabat Senior Pertanian Asia-Pasifik Berkumpul di Tengah Tekanan Ketahanan Pangan yang Meningkat

3 hours ago
Dok: Istimewa

Menanti Surat Presiden untuk RUU PPRT

6 days ago
Ilustrasi Tikus/Freepiik

BRIN Ingatkan Potensi Kembalinya Wabah Pes di Indonesia

1 week ago

Kategori

  • Advertorial
  • Ceritarana
  • Dinas Pariwisata Kukar
  • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Diskominfo Kukar
  • Dispora Kukar
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Potretrana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
  • Uncategorized

Berita Populer

industri batu bara Kaltim (sirana.id)
Ceritarana

Permintaan Batu Bara Menurun, Anak Muda Kaltim Harus Bersiap

by Sirana.id
5 June 2025
0

SAMARINDA - Sejak era sebelum kemerdekaan, pertambangan dahulu jadi daya tarik Kalimantan Timur. Sisa industri pertambangan batu...

para perempuan yang memperjuangkan pemulihan ekosistem di Teluk Balikpapan, dalam sebuah aksi pad 2024 lalu. (Foto; Nofiyatul Chalimah)

Krisis Iklim dan Kerentanan Ganda Perempuan

12 June 2025
ilustrasi salah satu fakultas universitas Mulawarman/sirana.id)

Tujuh Perguruan Tinggi di Kaltim ini, Mahasiswa Barunya Tak Perlu Bayar UKT

17 June 2025
Tongkang batu bara yang melintas di perairan Kaltim (Sirana.id)

Orang Kaya di Indonesia dan 221 Ribu Rakyat Miskin Kaltim

28 September 2024
Nelayan dan kapal tongkang di Teluk Balikpapan (Foto: Nofiyatul Chalimah)

Memperjuangkan Kehidupan di Teluk Balikpapan dan Ambisi Pembangunan IKN

19 February 2025

Topik

AJI aji indonesia amnesty international anak banjir batu bara bencana sumatera berau BMKG bps kaltim BRIN diskominfo kukar Gaza gempa HAM ikn indonesia jurnalis kalimantan timur kaltim kebebasan pers kekerasan kekerasan anak kekerasan perempuan kemen PPPA ketahanan pangan komnas perempuan krisis iklim kukar Kutai Kartanegara lubang tambang maratua masyarakat adat perempuan pers pesut mahakam pilkada pulau maratua samarinda sampah sirana.id tambang tambang batu bara universitas mulawarman wisata
SIRANA.ID

Sirana.id adalah media lokal di Kalimantan Timur yang hadir dengan semangat edukasi dan sumber informasi bagi publik Kalimantan Timur. Sirana berupaya memberikan ruang lebih besar bagi perempuan.

Follow sosial media kami:

Berita Terkini

  • Pemasangan Kawat Berduri di Kantor Gubernur Kaltim Berlebihan dan Ancam Nilai Demokrasi
  • Pejabat Senior Pertanian Asia-Pasifik Berkumpul di Tengah Tekanan Ketahanan Pangan yang Meningkat
  • Menanti Surat Presiden untuk RUU PPRT

Kategori

  • Advertorial
  • Ceritarana
  • Dinas Pariwisata Kukar
  • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Diskominfo Kukar
  • Dispora Kukar
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Potretrana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
  • Uncategorized
  • Tentang Sirana
  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi
  • Hubungi Kami

© 2025 Sirana.id . All rights reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ranamendalam
  • Ceritarana
  • Ranaterkini
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar

© 2025 Sirana.id . All rights reserved