SIRANA.ID
  • Home
  • Ceritarana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
    • Kalimantan Timur
    • Nasional
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Diskominfo Kukar
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Tentang Sirana
No Result
View All Result
  • Home
  • Ceritarana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
    • Kalimantan Timur
    • Nasional
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Diskominfo Kukar
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Tentang Sirana
No Result
View All Result
SIRANA.ID
No Result
View All Result
Home Ranaterkini Nasional

Program Baru Dicanangkan untuk Kurangi Kematian Ibu Melahirkan di Indonesia

AdminSirana2 by AdminSirana2
28 November 2025
in Nasional, Ranaterkini
0
IMPACT Signing Ceremony

IMPACT Signing Ceremony

0
SHARES
21
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, 28 November 2025 – Setiap jam, satu perempuan di Indonesia meninggal dunia akibat komplikasi selama kehamilan, persalinan, dan masa nifas. Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia masih tergolong tinggi, yaitu 189 kematian ibu per 100.000 kelahiran hidup menurut Sensus Penduduk 2020. Situasi ini memprihatinkan mengingat 91% persalinan sudah ditolong oleh tenaga kesehatan terampil, seperti tercatat dalam Survei Kesehatan Indonesia 2023. Isu kematian ibu tetap menjadi tantangan pembangunan yang signifikan, meskipun jumlah bidan terdaftar telah menunjukkan peningkatan yang cukup besar, mencapai lebih dari 344.000 pada tahun 2023.

Untuk mengatasi masalah ini, diluncurkanlah proyek IMPACT hari ini di Jakarta. Sebuah kemitraan antara Pemerintah Indonesia, Pemerintah Kanada, dan UNFPA (Badan PBB untuk Urusan Kependudukan) ini berupaya menangani kematian ibu melalui intervensi komprehensif berbasis hasil guna memperkuat layanan kebidanan di seluruh Indonesia. Hassan Mohtashami, Kepala Perwakilan UNFPA untuk Indonesia, menekankan betapa krusialnya situasi ini. “Tidak seharusnya ada seorang perempuan pun yang meninggal saat melahirkan. Satu kematian ibu saja sudah terlalu banyak. Kita membutuhkan layanan persalinan berkualitas tinggi, perawatan obstetri darurat, dan layanan keluarga berencana untuk menurunkan angka kematian ibu,” ujarnya. “Dengan memperkuat keterampilan dan profesionalisme bidan, kita berinvestasi langsung pada kesehatan dan masa depan keluarga Indonesia.”

Inisiatif tiga tahun ini dirancang untuk menjawab kebutuhan mendesak akan layanan kebidanan yang lebih baik. Proyek ini mengakui peran bidan sebagai pilar dasar layanan kesehatan ibu di Indonesia, khususnya di komunitas pedesaan dan terpencil yang akses layanannya masih terbatas. Proyek IMPACT bertujuan untuk memberdayakan para penyedia layanan kesehatan garis depan ini melalui investasi strategis dalam kapasitas dan profesionalisme mereka, yang pada akhirnya diharapkan dapat berkontribusi pada penurunan angka kematian ibu yang signifikan.

Dengan mengadopsi metodologi pengajaran yang inovatif dan mengintegrasikan teknologi ke dalam program pendidikan kebidanan, proyek IMPACT akan memfasilitasi pertukaran pengetahuan antara para ahli kebidanan dari Kanada dan Indonesia. Dengan memanfaatkan pengalaman Kanada dalam membangun profesi bidan yang otonom dan berdaya, proyek ini akan menjadi tolok ukur untuk model perawatan yang berpusat pada perempuan, yang berpotensi untuk diadaptasi dan diterapkan di Indonesia. Pendekatan kolaboratif ini dirancang untuk mendorong pembelajaran yang berharga dan berkontribusi pada pengembangan tenaga kebidanan yang lebih tangguh dan responsif di Indonesia.

“Kanada bangga dapat bermitra dengan UNFPA dan Pemerintah Indonesia dalam proyek yang sangat penting ini. Dengan memanfaatkan keahlian dari Kanada, termasuk dari Universitas McMaster, kami berkomitmen pada pertukaran pengetahuan yang akan membantu membangun profesi kebidanan yang tangguh, mandiri, dan berpusat pada perempuan, serta memastikan perawatan berkualitas tinggi bagi semua,” komentar Juan-Pablo Valdes, Kuasa Usaha Kedutaan Besar Kanada untuk Indonesia dan Timor Leste, mengenai kemitraan ini.

Dr. Yuli Farianti, Direktur Jenderal Tenaga Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, menyatakan bahwa proyek ini sejalan dengan agenda Transformasi Kesehatan nasional. “Proyek IMPACT sangat selaras dengan agenda Transformasi Kesehatan nasional kita, yang memprioritaskan penguatan layanan kesehatan primer dan sumber daya manusia. Bidan merupakan fondasi dari layanan kesehatan ibu dan bayi baru lahir, terutama di daerah-daerah terpencil. Kemitraan dengan UNFPA dan Kanada ini akan membekali para bidan kita dengan pendidikan berstandar internasional dan dukungan regulasi yang sangat mereka butuhkan untuk menjalankan pekerjaan penyelamatan nyawa ini. Visi utama kami adalah terwujudnya masa depan di mana setiap ibu di Indonesia menerima perawatan kebidanan yang terampil dan penuh kasih sayang, yang akan menghasilkan masyarakat yang lebih sehat dan bangsa yang lebih kuat,” jelas Dr. Yuli.

Visi utama dari proyek ini adalah mewujudkan masa depan di mana setiap ibu di Indonesia mendapatkan perawatan kebidanan yang terampil dan penuh kasih, yang pada akhirnya akan membawa pada ibu dan bayi yang lebih sehat, serta masa depan yang lebih cerah bagi semua. (Sirana.id)

Baca juga: WHO dan UNFPA Serukan Layanan Kesehatan Bayi dan Anak yang Lebih Aman

Tags: ibuUNFA
AdminSirana2

AdminSirana2

Related Posts

Kawat Berduri di Kantor Gubernur Kaltim/RA
Ceritarana

Pemasangan Kawat Berduri di Kantor Gubernur Kaltim Berlebihan dan Ancam Nilai Demokrasi

21 April 2026
Pertemuan Pejabat Senior Sesi ke-38 Konferensi Regional FAO untuk Asia dan Pasifik (APRC38) dibuka hari ini (20/4) di Brunei Darussalam. (c)FAO/AJEEM
Ceritarana

Pejabat Senior Pertanian Asia-Pasifik Berkumpul di Tengah Tekanan Ketahanan Pangan yang Meningkat

21 April 2026
Dok: Istimewa
Nasional

Menanti Surat Presiden untuk RUU PPRT

15 April 2026
Next Post
Salah satu lahan tambang di Kaltim/Sirana.id

Desak Moratorium Izin Tambang, Krisis Lingkungan Makin Parah!

Dok: Istimewa

Akademisi dan Aktivis Soroti Kian Menguatnya Peran Militer dalam Urusan Sipil

ilustrasi judol (freepik)

Riset BRIN: Anak Muda Jadi Sasaran Empuk Iklan Judol

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Kawat Berduri di Kantor Gubernur Kaltim/RA

Pemasangan Kawat Berduri di Kantor Gubernur Kaltim Berlebihan dan Ancam Nilai Demokrasi

18 hours ago
Pertemuan Pejabat Senior Sesi ke-38 Konferensi Regional FAO untuk Asia dan Pasifik (APRC38) dibuka hari ini (20/4) di Brunei Darussalam. (c)FAO/AJEEM

Pejabat Senior Pertanian Asia-Pasifik Berkumpul di Tengah Tekanan Ketahanan Pangan yang Meningkat

18 hours ago
Dok: Istimewa

Menanti Surat Presiden untuk RUU PPRT

7 days ago
Ilustrasi Tikus/Freepiik

BRIN Ingatkan Potensi Kembalinya Wabah Pes di Indonesia

1 week ago

Kategori

  • Advertorial
  • Ceritarana
  • Dinas Pariwisata Kukar
  • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Diskominfo Kukar
  • Dispora Kukar
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Potretrana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
  • Uncategorized

Berita Populer

industri batu bara Kaltim (sirana.id)
Ceritarana

Permintaan Batu Bara Menurun, Anak Muda Kaltim Harus Bersiap

by Sirana.id
5 June 2025
0

SAMARINDA - Sejak era sebelum kemerdekaan, pertambangan dahulu jadi daya tarik Kalimantan Timur. Sisa industri pertambangan batu...

para perempuan yang memperjuangkan pemulihan ekosistem di Teluk Balikpapan, dalam sebuah aksi pad 2024 lalu. (Foto; Nofiyatul Chalimah)

Krisis Iklim dan Kerentanan Ganda Perempuan

12 June 2025
ilustrasi salah satu fakultas universitas Mulawarman/sirana.id)

Tujuh Perguruan Tinggi di Kaltim ini, Mahasiswa Barunya Tak Perlu Bayar UKT

17 June 2025
Tongkang batu bara yang melintas di perairan Kaltim (Sirana.id)

Orang Kaya di Indonesia dan 221 Ribu Rakyat Miskin Kaltim

28 September 2024
Nelayan dan kapal tongkang di Teluk Balikpapan (Foto: Nofiyatul Chalimah)

Memperjuangkan Kehidupan di Teluk Balikpapan dan Ambisi Pembangunan IKN

19 February 2025

Topik

AJI aji indonesia amnesty international anak banjir batu bara bencana sumatera berau BMKG bps kaltim BRIN diskominfo kukar Gaza gempa HAM ikn indonesia jurnalis kalimantan timur kaltim kebebasan pers kekerasan kekerasan anak kekerasan perempuan kemen PPPA ketahanan pangan komnas perempuan krisis iklim kukar Kutai Kartanegara lubang tambang maratua masyarakat adat perempuan pers pesut mahakam pilkada pulau maratua samarinda sampah sirana.id tambang tambang batu bara universitas mulawarman wisata
SIRANA.ID

Sirana.id adalah media lokal di Kalimantan Timur yang hadir dengan semangat edukasi dan sumber informasi bagi publik Kalimantan Timur. Sirana berupaya memberikan ruang lebih besar bagi perempuan.

Follow sosial media kami:

Berita Terkini

  • Pemasangan Kawat Berduri di Kantor Gubernur Kaltim Berlebihan dan Ancam Nilai Demokrasi
  • Pejabat Senior Pertanian Asia-Pasifik Berkumpul di Tengah Tekanan Ketahanan Pangan yang Meningkat
  • Menanti Surat Presiden untuk RUU PPRT

Kategori

  • Advertorial
  • Ceritarana
  • Dinas Pariwisata Kukar
  • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Diskominfo Kukar
  • Dispora Kukar
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Potretrana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
  • Uncategorized
  • Tentang Sirana
  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi
  • Hubungi Kami

© 2025 Sirana.id . All rights reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ranamendalam
  • Ceritarana
  • Ranaterkini
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar

© 2025 Sirana.id . All rights reserved