SIRANA.ID
  • Home
  • Ceritarana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
    • Kalimantan Timur
    • Nasional
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Diskominfo Kukar
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Tentang Sirana
No Result
View All Result
  • Home
  • Ceritarana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
    • Kalimantan Timur
    • Nasional
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Diskominfo Kukar
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Tentang Sirana
No Result
View All Result
SIRANA.ID
No Result
View All Result
Home Ceritarana

Pernyataan Pemerintah Dinilai Tekan Kebebasan Pers dalam Peliputan Bencana

AdminSirana2 by AdminSirana2
23 December 2025
in Ceritarana, Nasional, Ranaterkini
0
Ilustrasi pers/Freepik

Ilustrasi pers/Freepik

0
SHARES
34
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Dalam penanganan banjir yang melanda tiga provinsi, muncul pernyataan dari pejabat negara yang dinilai berpotensi menekan kebebasan pers. Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Maruli Simanjuntak meminta media tidak menyoroti kekurangan pemerintah dalam pemberitaan bencana. Di waktu yang hampir bersamaan, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya juga mengimbau media agar lebih menonjolkan sisi positif dan tidak membentuk opini seolah-olah pemerintah serta petugas lapangan tidak bekerja.

Pernyataan tersebut disampaikan pada Jumat, 19 Desember 2025. Jenderal Maruli, saat berada di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, menyatakan bahwa setiap penanganan pasti memiliki kekurangan, namun media diminta untuk menyampaikan hal itu langsung kepada pemerintah, bukan mempublikasikannya melalui pemberitaan. Sementara itu, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam pernyataannya di kanal YouTube BNPB menekankan pentingnya menyampaikan pernyataan dan pertanyaan yang “bijak” serta menjaga energi positif demi kerja sama semua pihak.

Pernyataan semacam ini dinilai berbahaya karena berpotensi mengekang peran pers sebagai pengawas kekuasaan, terutama dalam situasi krisis kemanusiaan seperti bencana alam. Peliputan terhadap upaya pemerintah tidak seharusnya menutup ruang kritik. Justru kritik berbasis fakta dari media menjadi bagian penting untuk mendorong akuntabilitas, evaluasi, dan perbaikan kebijakan penanganan bencana.

Dalam banyak kasus, pembatasan dan pengendalian narasi media sering dibungkus dengan alasan menjaga ketertiban, mencegah kepanikan, atau melindungi korban. Namun pada praktiknya, langkah tersebut kerap menutupi kondisi riil di lapangan. Ketika akses jurnalis dipersempit, data dikontrol sepihak, dan narasi resmi dipaksakan, masyarakat kehilangan hak untuk mengetahui situasi sebenarnya, termasuk besarnya dampak bencana, hambatan distribusi bantuan, maupun kelemahan dalam mitigasi.

Intimidasi, penghalangan liputan, hingga pelabelan pemberitaan sebagai “negatif” menunjukkan masih kuatnya upaya pengendalian informasi demi menjaga citra pemerintah. Padahal, jurnalisme yang bebas dan akurat justru membantu negara dalam situasi krisis, mulai dari melawan disinformasi hingga memastikan bantuan tersalurkan tepat sasaran.

Pernyataan pejabat tersebut juga berpotensi memicu praktik swasensor di ruang redaksi. Media bisa menjadi takut menyampaikan kritik, bahkan menarik laporan-laporan penting terkait penanganan pascabencana. Dampaknya, publik tidak memperoleh gambaran yang utuh dan faktual. Penelitian yang sedang dilakukan AJI Indonesia menunjukkan bahwa kecenderungan swasensor di media nasional semakin meningkat. Jika tekanan semacam ini terus berlanjut, kebebasan pers di Indonesia terancam mundur dan menghadapi tantangan serius.

Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers menegaskan peran pers sebagai penyampai informasi, alat kontrol sosial, dan sarana pendidikan publik, termasuk dalam kondisi darurat. Kerja jurnalistik bukan untuk memperkeruh keadaan, melainkan memastikan akuntabilitas tetap berjalan ketika negara menghadapi tekanan krisis. Jurnalis bekerja berdasarkan prinsip verifikasi, konfirmasi, serta cek dan ricek agar informasi yang disampaikan akurat dan bertanggung jawab.

Atas dasar itu, AJI mendesak agar pernyataan pejabat yang menekan kebebasan pers ditarik kembali dan disertai permintaan maaf kepada publik. Pemerintah juga diminta membuka akses seluas-luasnya serta menjamin keamanan jurnalis dalam peliputan bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Selain itu, Dewan Pers diharapkan bersikap tegas melindungi jurnalis dari intimidasi, dan pimpinan redaksi diminta menjaga independensi media demi kepentingan publik. (Sirana.id)

Baca juga: DARURAT PEMBATASAN INFORMASI BENCANA: NEGARA WAJIB MINTA MAAF

Tags: bencana sumaterakebebasan persmedia
AdminSirana2

AdminSirana2

Related Posts

persiapan penanganan karhutla di IKN (foto: Humas Otorita IKN)
Kalimantan Timur

Tangani Karhutla di IKN, Water Bombing Sasar Lima Titik Prioritas

5 September 2026
Aksi Masyarakat adat di sekitar IKN saat hari laut pada Juni 2024 (Sirana.id)
Nasional

RUU Reforma Agraria Masuk Prolegnas Prioritas 2026

25 August 2026
Revamping Ammonia Pabrik-2 Pupuk Kaltim Siap Beroperasi Penuh (foto; istimewa)
Advertorial

Selesaikan Uji Kinerja 168 Jam, Revamping Ammonia Pabrik-2 Pupuk Kaltim Siap Beroperasi Penuh dan Pangkas Emisi 110 Ribu Ton CO2

25 August 2026
Next Post
Paket Authentic Hiking Gunung Parung/Humas Otorita IKN

Paket Wisata Gunung Parung, Menyatu dengan Alam dan Budaya Suku Balik

Ilustrasi Perempuan Melawan/Freepik

Hari Ibu 22 Desember: Bukan Hanya Ucapan, tapi Lanjutan Perjuangan Perempuan untuk Keadilan

Ilustrasi Upah/Freepik

Gaji Minimum di Kaltim Naik, Mulai Rp 3,7 Juta Hingga Rp 4,3 Juta per Bulan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

persiapan penanganan karhutla di IKN (foto: Humas Otorita IKN)

Tangani Karhutla di IKN, Water Bombing Sasar Lima Titik Prioritas

2 weeks ago
Pupuk Kaltim turut berpartisipasi dalam Program Kolaborasi Relawan Bakti BUMN di Sumatera Barat. (Foto: Pupuk Kaltim)

Relawan Bakti BUMN, Pupuk Kaltim Dorong Pemberdayaan Masyarakat Nagari Kumango

2 weeks ago
Aksi Masyarakat adat di sekitar IKN saat hari laut pada Juni 2024 (Sirana.id)

RUU Reforma Agraria Masuk Prolegnas Prioritas 2026

3 weeks ago
Revamping Ammonia Pabrik-2 Pupuk Kaltim Siap Beroperasi Penuh (foto; istimewa)

Selesaikan Uji Kinerja 168 Jam, Revamping Ammonia Pabrik-2 Pupuk Kaltim Siap Beroperasi Penuh dan Pangkas Emisi 110 Ribu Ton CO2

3 weeks ago

Kategori

  • Advertorial
  • Ceritarana
  • Dinas Pariwisata Kukar
  • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Diskominfo Kukar
  • Dispora Kukar
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Potretrana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
  • Uncategorized

Berita Populer

industri batu bara Kaltim (sirana.id)
Ceritarana

Permintaan Batu Bara Menurun, Anak Muda Kaltim Harus Bersiap

by Sirana.id
5 June 2025
0

SAMARINDA - Sejak era sebelum kemerdekaan, pertambangan dahulu jadi daya tarik Kalimantan Timur. Sisa industri pertambangan batu...

para perempuan yang memperjuangkan pemulihan ekosistem di Teluk Balikpapan, dalam sebuah aksi pad 2024 lalu. (Foto; Nofiyatul Chalimah)

Krisis Iklim dan Kerentanan Ganda Perempuan

12 June 2025
ilustrasi salah satu fakultas universitas Mulawarman/sirana.id)

Tujuh Perguruan Tinggi di Kaltim ini, Mahasiswa Barunya Tak Perlu Bayar UKT

17 June 2025
Bekantan di kawasan mangrove Delta Mahakam, sedang melompat (foto: Nofiyatul Chalimah)

Bekantan, Si Monyet Belanda yang Hanya Ada di Borneo

30 January 2025
Tongkang batu bara yang melintas di perairan Kaltim (Sirana.id)

Orang Kaya di Indonesia dan 221 Ribu Rakyat Miskin Kaltim

28 September 2024

Topik

advertorial aji indonesia amnesty international anak banjir batu bara bencana sumatera berau BMKG bps kaltim BRIN cuaca diskominfo kukar Gaza gempa HAM ikn indonesia jatam kaltim jurnalis kalimantan timur kaltim kekerasan kekerasan perempuan kemen PPPA ketahanan pangan komnas perempuan krisis iklim kukar Kutai Kartanegara lubang tambang maratua masyarakat adat orangutan perempuan pesut mahakam pilkada pulau maratua samarinda sampah sirana.id tambang tambang batu bara universitas mulawarman wisata
SIRANA.ID

Sirana.id adalah media lokal di Kalimantan Timur yang hadir dengan semangat edukasi dan sumber informasi bagi publik Kalimantan Timur. Sirana berupaya memberikan ruang lebih besar bagi perempuan.

Follow sosial media kami:

Berita Terkini

  • Tangani Karhutla di IKN, Water Bombing Sasar Lima Titik Prioritas
  • Relawan Bakti BUMN, Pupuk Kaltim Dorong Pemberdayaan Masyarakat Nagari Kumango
  • RUU Reforma Agraria Masuk Prolegnas Prioritas 2026

Kategori

  • Advertorial
  • Ceritarana
  • Dinas Pariwisata Kukar
  • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Diskominfo Kukar
  • Dispora Kukar
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Potretrana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
  • Uncategorized
  • Tentang Sirana
  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi
  • Hubungi Kami

© 2025 Sirana.id . All rights reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ranamendalam
  • Ceritarana
  • Ranaterkini
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar

© 2025 Sirana.id . All rights reserved