SAMARINDA – Wakil Gubernur Kalimantan Timur, H. Seno Aji, menerima audiensi perwakilan Kanzai Corporation dan PT Kiara Multi Lestari (KML) di Ruang Rapat Wakil Gubernur Kaltim, Senin (19/1/2026). Pertemuan tersebut turut dihadiri Asisten Perekonomian dan Administrasi Umum Setdaprov Kaltim Ujang Rahmad serta Kepala Biro Perekonomian Iwan Darmawan.
Audiensi ini membahas potensi kerja sama investasi dan pengembangan usaha yang diarahkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya terkait pemanfaatan potensi karbon yang dimiliki Kalimantan Timur. Potensi karbon tersebut berasal dari kelebihan hasil pelaksanaan program Forest Carbon Partnership Facility–Carbon Fund (FCPF-CF).
Dalam pertemuan tersebut, Wakil Gubernur Seno Aji menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur membuka peluang kolaborasi dengan investor, baik dari dalam maupun luar negeri, selama rencana investasi tersebut sesuai dengan ketentuan peraturan dan prinsip pembangunan berkelanjutan.
Ia juga menjelaskan bahwa program FCPF-CF merupakan bentuk kerja sama antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan World Bank. Melalui program ini, pada Desember 2025 lalu, Kalimantan Timur telah menerima dana karbon sebesar USD 89,1 juta.
Pertemuan berlangsung secara dialogis dan membahas berbagai peluang kerja sama ke depan. Audiensi ditutup dengan harapan terciptanya kolaborasi yang dapat memberikan manfaat bagi pembangunan daerah serta perekonomian Kalimantan Timur.
Hadir dalam audiensi tersebut CEO Kanzai Corporation Toshiyuki Hirouchi, Sekretaris Kanzai Corporation Muhammad Ahmad Lubis, serta Honorary Consulate Republik Indonesia di Sapporo, Jepang, Shunsuke Ogawa. Turut hadir pula jajaran manajemen PT Kiara Multi Lestari, di antaranya M. Ikhsan (CEO KML), Hary Priyanto (Managing Director KML), Desitarani (Direktur Operasional KML), Karliansyah (mantan Dirjen PPLH Kementerian Lingkungan Hidup), Abdi Riduansyah (perwakilan PT KML Kaltim), Awang Yacoub Luthman, Awang Irwan, serta Widi (Direktur Utama Perusda Sylva Kaltim Sejahtera). (Sirana.id)















