SIRANA.ID
  • Home
  • Ceritarana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
    • Kalimantan Timur
    • Nasional
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Diskominfo Kukar
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Tentang Sirana
No Result
View All Result
  • Home
  • Ceritarana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
    • Kalimantan Timur
    • Nasional
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Diskominfo Kukar
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Tentang Sirana
No Result
View All Result
SIRANA.ID
No Result
View All Result
Home Ranaterkini Kalimantan Timur

Betapa Kaltim Kelimpungan dengan Puluhan Ribu Lubang Tambang Menganga

Sirana.id by Sirana.id
6 September 2025
in Kalimantan Timur, Ranamendalam, Ranaterkini
0
salah satu lubang tambang di Kaltim yang berada tak jauh dari Bandara APT Pranoto Samarinda (Foto: Nofiyatul Chalimah)

salah satu lubang tambang di Kaltim yang berada tak jauh dari Bandara APT Pranoto Samarinda (Foto: Nofiyatul Chalimah)

0
SHARES
31
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Samarinda – Citra satelit yang digunakan Jaringan Advokasi Pertambangan (Jatam) Kaltim, berhasil merekam sekitar 44 ribu lubang tambang di Kaltim yang menganga. Sejak 2011, ribuan lubang tambang di Kaltim ini telah mengambil nyawa sedikitnya 51 orang warga Kaltim yang sebagian besar anak-anak. Semangat membuka tangan untuk investasi tambang, tak sejalan dengan upaya reklamasi kolam tambang.

Urusan reklamasi pun jadi pekerjaan rumah yang tak pernah selesai. Alih-alih melakukan pemulihan lahan lubang tambang di Kaltim, ide lubang tambang untuk sumber air minum, pariwisata, hingga aquaculture justru yang  terus muncul.

Untuk sumber air minum misalnya, pemerintah telah bekerja sama dengan Indominco di Kutai Timur, untuk memanfaatkan air kolam tambang mereka, jadi sumber air bagi Bontang dan sebagian Kutai Timur. Ide pemanfaatan air lubang tambang ini pun, rupanya akan disebarkan. Hal ini terungkap dalam kunjungan Gubernur Rudy Mas’ud ke lubang tambang PT KPC yang disebut Telaga Batu Arang.

“Kalau memang void ini bisa dimanfaatkan, tolong berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup bahwa air ini layak dikonsumsi,” kata Rudy seperti dikutip dari unggahan Pemprov Kaltim pada Sabtu, 6 September 2025.

Lubang tambang ini menurutnya, bisa dipakai untuk pemanfaatan budidaya ikan, wisata, dan olahraga dayung.

“Dibuka untuk umum, tidak lain agar atlet-atlet dayung daerah bisa memanfaatkannya. Dan ini berlaku bagi semua void-void tambang yang tersebar di seluruh daerah di Kaltim ini,” pesan Harum.

Community Empowerment PT KPC Nanang Supriyadi pun menyambut gagasan Rudy Mas’ud itu. Dia menjelaskan pihaknya secara rutin melakukan uji layak air Telaga Batu Arang, baik tingkat kekeruhan, keasaman dan kandungan logam.

“Per bulan pengecekan kualitas air dilakukan menggunakan jasa laboratorium tersertifikasi,” ujarnya, didampingi GM ESD PT KPC Wawan Setiawan.

Potensi akuakultur air tawar Telaga Batu Arang selain lokasi wisata juga dilakukan budidaya ikan, seperti ikan nila, patin, lele dan bawal air tawar.

“Kami sudah lakukan survey melibatkan Universitas Mulawarman dan IPB. Dengan kualitas PH sangat baik, maka dapat didistribusikan untuk air baku PDAM,” jelasnya.

Baca selengkapnya: Warga Bontang dan Kutai Timur, Akhir 2025 Bersiaplah Konsumsi Olahan Air Kolam Tambang 

Ide lain lubang tambang untuk pengendalian banjir di Samarinda juga pernah dikemukakan Persatuan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi) Kalimantan Timur pada 2020. Kata mereka, lubang tambang bisa jadi penampungan air yang melimpah saat banjir. Konsepnya seperti kolam retensi ataupun polder.

Selain itu, mengubah lubang tambang jadi wisata, sudah dilakukan di beberapa lokasi. Namun, menjadikan lubang itu jadi tempat wisata bukan garansi kolam tambang tak jadi maut. Misal pada Juni 2023, bocah laki-laki berusia 11 tahun berinisial AH ditemukan tewas tenggelam saat bermain di Wisata Danardana, Desa Perjiwa, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Danau yang jadi lokasi wisata itu, sebelumnya adalah lubang tambang.

Jatam Kaltim pun sempat mengeluhkan danau tambang yang disulap jadi tempat wisata. Sebab, tidak ada kepastian keamanan. Juga, bagaimana danau bekas tambang itu benar-benar bebas zat beracun. (Sirana.id)

Sirana.id

Sirana.id

Ada beberapa alasan nama Sirana disematkan untuk portal ini. Dari selatan provinsi Kalimantan Timur yaitu Kabupaten Paser, Sirana adalah satu dari jenis anggrek yang terkenal keindahannya di Cagar Alam Teluk Adang. Lalu, Rana adalah nama yang dari berbagai bahasa, memiliki makna indah, anggun, riang, dan pemberani. Dari nama ini, Sirana bersemangat menjadi media yang memberi warna berbeda untuk Kalimantan Timur. Mungkin tidak jadi yang tercepat atau terbesar, tapi bisa menjadi oase baru di dunia jurnalistik Kalimantan Timur. Sirana akan berusaha terus berdaya dan bersuara menyajikan liputan yang nyaman dibaca untuk semua Temanrana

Related Posts

Antonio Gueterres (foto: UN)
Ranaterkini

Hari Internasional untuk Mengakhiri Impunitas Atas Kejahatan Terhadap Jurnalis 2026 – Pesan Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres

4 November 2026
Peserta menyaksikan film dokumenter Inong Peudame: Together, We Were Brave di Aceh Besar, 30 September 2026. Foto: UN Women/Riska Munawarah
Ceritarana

Meneruskan Warisan Perjuangan Perempuan Aceh: Film Inong Peudame Dorong Dialog tentang Perempuan, Perdamaian, dan Ketangguhan

1 October 2026
Petani memanen jagung (foto: Pupuk Kaltim)
Advertorial

Dorong Kemandirian Desa, Pupuk Kaltim Raih Predikat Gold pada CSR dan PDB Awards 2026

1 October 2026
Next Post
Lukisan purba di Kampung Merabu, Kelay, Berau (foto: @harleysastha)

Healing ke Alam dan Belajar Sejarah, Menanti Geopark di Kampung Merabu

ilustrasi wilayah Samarinda (dok: Sirana.id)

KUA-PPAS 2026 Kaltim Disepakati Rp21,35 Triliun

(Ferry Irwandi melakukan aksi/instagram irwandiferry)

Hentikan Upaya Kriminalisasi Ferry Irwandi dan Usut Teror terhadap Direktur Imparsial

Kategori

  • Advertorial
  • Ceritarana
  • Dinas Pariwisata Kukar
  • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Diskominfo Kukar
  • Dispora Kukar
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Potretrana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
  • Uncategorized

Topik

advertorial aji indonesia amnesty international anak banjir batu bara bencana sumatera berau BMKG bps kaltim BRIN diskominfo kukar DPR RI Gaza gempa HAM ikn indonesia jurnalis kalimantan timur kaltim kekerasan kekerasan perempuan kemen PPPA ketahanan pangan komnas perempuan krisis iklim kukar Kutai Kartanegara lubang tambang maratua masyarakat adat orangutan perempuan pesut mahakam pilkada pulau maratua pupuk kaltim samarinda sampah sirana.id tambang tambang batu bara universitas mulawarman wisata

Berita Terkini

  • Hari Internasional untuk Mengakhiri Impunitas Atas Kejahatan Terhadap Jurnalis 2026 – Pesan Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres
  • Kunjungi PKT, Anggota Komisi XII DPR RI Apresiasi Kinerja Perusahaan
  • Meneruskan Warisan Perjuangan Perempuan Aceh: Film Inong Peudame Dorong Dialog tentang Perempuan, Perdamaian, dan Ketangguhan

Kategori

  • Advertorial
  • Ceritarana
  • Dinas Pariwisata Kukar
  • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Diskominfo Kukar
  • Dispora Kukar
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Potretrana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
  • Uncategorized
  • Tentang Sirana
  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi
  • Hubungi Kami

© 2025 Sirana.id . All rights reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ranamendalam
  • Ceritarana
  • Ranaterkini
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar

© 2025 Sirana.id . All rights reserved