SIRANA.ID
  • Home
  • Ceritarana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
    • Kalimantan Timur
    • Nasional
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Diskominfo Kukar
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Tentang Sirana
No Result
View All Result
  • Home
  • Ceritarana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
    • Kalimantan Timur
    • Nasional
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Diskominfo Kukar
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Tentang Sirana
No Result
View All Result
SIRANA.ID
No Result
View All Result
Home Ceritarana

Tak Sampai Setengah Perempuan di Kaltim Bisa Selesaikan SMA-nya

Sirana.id by Sirana.id
24 May 2026
in Ceritarana
0
Ilustrasi gerakan perempuan (Freepik)

Ilustrasi gerakan perempuan (Freepik)

0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA –  Indeks Ketimpangan Gender (IKG) Kaltim memang berhasil turun 0,062 poin. Namun, pekerjaan rumah untuk memastikan perempuan mengakses kesejahteraan, masih menumpuk. Pasalnya kemampuan perempuan untuk mengakses pendidikan masih lebih rendah. Apalagi sejak anak-anak, banyak perempuan yang sudah menanggung beban perawatan dan domestik.

Badan Pusat Statistik mencatat pada 2025 IKG tercatat sebesar 0,379 atau turun 0,062 poin dibandingkan tahun 2024. Penurunan tersebut terutama dipengaruhi peningkatan capaian pada dimensi kesehatan reproduksi dan pemberdayaan perempuan.

Membaiknya kesetaraan gender di Kalimantan Timur ditunjukkan melalui peningkatan sejumlah indikator, khususnya pada dimensi kesehatan reproduksi.

“Proporsi perempuan pernah kawin usia 15–49 tahun yang melahirkan hidup tidak di fasilitas kesehatan (MTF) dan proporsi perempuan pernah kawin usia 15–49 tahun yang saat melahirkan hidup pertama berusia kurang dari 20 tahun (MHPK20) mengalami perbaikan,” ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim, Mas’ud Rifai, dalam keterangan resminya.

Namun, persentase penduduk perempuan 25 tahun ke atas yang lulus SMA justru menurun dari 50,23 persen menjadi 49,68 persen. Padahal, persentase penduduk laki-laki usia 25 tahun ke atas yang berpendidikan minimal SMA meningkat dari 56,32 persen pada 2024 menjadi 57,95 persen pada 2025.

Dari data itu, artinya pendidikan untuk perempuan masih tertinggal dari laki-laki. Perempuan di Kalimantan Timur yang menyelesaikan pendidikan SMA sederajatnya tak sampai setengah.

Salah satunya Lisa (27), warga Samarinda yang terpaksa tak melanjutkan pendidikan SMA-nya. Saat itu ekonomi keluarganya lagi tidak bagus. Untuk lanjut sekolah, rasanya cukup sulit. Sementara dia punya tiga adik. Perempuan berjilbab ini pun mengalah.

“Jadi saya kerja saja di toko jilbab sambil bantu jaga adik. Dapat 3 atau 4 tahun kerja, saya menikah,” cerita Lisa.

Meski sudah memiliki dua anak, Lisa berkeinginan lanjut Paket C. Dia yang kini jadi ibu rumah tangga itu, ingin bekerja lagi setelah anak bungsunya masuk sekolah.

Kondisi Lisa, tak hanya dialaminya sendiri. Ada Rohmah (32) yang hanya menyelesaikan sekolah dasar. Saat itu, dia mengaku lebih ingin menghasilkan uang ketimbang belajar. Pasalnya, perpisahan orangtuanya membuat kehidupannya susah.

“Jadi ya mau kerja saja. Bantu mamak (ibu) waktu itu. Alhamdulillah biar enggak sekolah, bisa menghasilkan dan bantu ibukolkolah,” cerita perempuan yang tinggal di Kecamatan Samarinda Seberang tersebut.

Masih dari data BPS, Rerata lama sekolah (RLS) perempuan Kaltim 2025 pun hanya 9,83 tahun. Mirisnya, angka itu tak lebih baik dari RLS laki-laki pada 2018 lalu yang mencapai 9,86 tahun.

Seiring dengan RLS yang lebih singkat dari laki-laki, anak perempuan di Kaltim yang bekerja juga lebih banyak dibanding laki-laki. Masih dari data BPS yang bertajuk Profil Anak yang Bekerja Provinsi Kalimantan Timur 2023. Hasil Sakernas Agustus Tahun 2023, penduduk usia 10-17 tahun di Kaltim ada 536.029 jiwa. Dari angka itu, 26.648 anak di antaranya bekerja. Mayoritas adalah perempuan yaitu 15.258 anak perempuan.

Masih dalam publikasi BPS Kaltim, jika dilihat dari jenis kelamin, dapat diketahui bahwa dari anak usia 10-17 tahun yang bekerja dan berpendidikan SD kebawah, lebih  didominasi oleh anak perempuan.

“Hal ini terjadi mungkin disebabkan  oleh anak perempuan di usia tersebut sering kali lebih banyak terlibat  dalam pekerjaan rumah tangga atau pekerjaan yang kurang terlihat. Seperti merawat saudara, memasak, atau bekerja di sektor informal. Tanggung jawab ini sering kali dianggap sebagai bagian dari peran tradisional perempuan dalam masyarakat,” tulis BPS dalam publikasinya. (Nofiyc/sirana.id)

Sirana.id

Sirana.id

Ada beberapa alasan nama Sirana disematkan untuk portal ini. Dari selatan provinsi Kalimantan Timur yaitu Kabupaten Paser, Sirana adalah satu dari jenis anggrek yang terkenal keindahannya di Cagar Alam Teluk Adang. Lalu, Rana adalah nama yang dari berbagai bahasa, memiliki makna indah, anggun, riang, dan pemberani. Dari nama ini, Sirana bersemangat menjadi media yang memberi warna berbeda untuk Kalimantan Timur. Mungkin tidak jadi yang tercepat atau terbesar, tapi bisa menjadi oase baru di dunia jurnalistik Kalimantan Timur. Sirana akan berusaha terus berdaya dan bersuara menyajikan liputan yang nyaman dibaca untuk semua Temanrana

Related Posts

Thumbnail Trailer Pesta Babi/Youtube Indonesia Baru
Ceritarana

Komnas HAM Soroti Intimidasi dan Pembubaran Pemutaran Film Pesta Babi

13 May 2026
Kawat Berduri di Kantor Gubernur Kaltim/RA
Ceritarana

Pemasangan Kawat Berduri di Kantor Gubernur Kaltim Berlebihan dan Ancam Nilai Demokrasi

21 April 2026
Pertemuan Pejabat Senior Sesi ke-38 Konferensi Regional FAO untuk Asia dan Pasifik (APRC38) dibuka hari ini (20/4) di Brunei Darussalam. (c)FAO/AJEEM
Ceritarana

Pejabat Senior Pertanian Asia-Pasifik Berkumpul di Tengah Tekanan Ketahanan Pangan yang Meningkat

21 April 2026
Next Post
Ilustrasi Nyamuk Penyebab Malaria/ Freepik

Kasus Malaria di Indonesia Meningkat, Faktor Lingkungan Jadi Tantangan Utama

Induk Orangutan yang berjalan bersama anaknya di jalan hauling tambang Kutim/Istimewa

Viral di Media Sosial, Orangutan Malnutrisi Dievakuasi dari Kawasan Tambang

ilustrasi judol (freepik)

236 Serangan Judol Sempat Mampir ke Website Pemda di Kaltim

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Kepala Badan Karantina Indonesia Abdul Kadir Karding dan Perwakilan FAO di Indonesia dan Timor-Leste Rajendra Aryal bersama perwakilan dari berbagai kementerian dan lembaga dalam peluncuran program senilai USD 200.000 untuk memperkuat manajemen risiko sistem perkarantinaan hewan di Indonesia pada Selasa (7/7) di Jakarta. ©️Badan Karantina Indonesia

Barantin dan FAO Perkuat Biosekuriti Nasional Hadapi Ancaman Penyakit Hewan Lintas Batas

3 days ago
Misran dan tim takar di depan Komnas HAM

Perjuangan Misran Toni dan Pekerjaan Rumah Perlindungan Masyarakat Adat

1 week ago
ilustrasi judol (freepik)

236 Serangan Judol Sempat Mampir ke Website Pemda di Kaltim

1 month ago
Induk Orangutan yang berjalan bersama anaknya di jalan hauling tambang Kutim/Istimewa

Viral di Media Sosial, Orangutan Malnutrisi Dievakuasi dari Kawasan Tambang

1 month ago

Kategori

  • Advertorial
  • Ceritarana
  • Dinas Pariwisata Kukar
  • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Diskominfo Kukar
  • Dispora Kukar
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Potretrana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
  • Uncategorized

Berita Populer

industri batu bara Kaltim (sirana.id)
Ceritarana

Permintaan Batu Bara Menurun, Anak Muda Kaltim Harus Bersiap

by Sirana.id
5 June 2025
0

SAMARINDA - Sejak era sebelum kemerdekaan, pertambangan dahulu jadi daya tarik Kalimantan Timur. Sisa industri pertambangan batu...

para perempuan yang memperjuangkan pemulihan ekosistem di Teluk Balikpapan, dalam sebuah aksi pad 2024 lalu. (Foto; Nofiyatul Chalimah)

Krisis Iklim dan Kerentanan Ganda Perempuan

12 June 2025
ilustrasi salah satu fakultas universitas Mulawarman/sirana.id)

Tujuh Perguruan Tinggi di Kaltim ini, Mahasiswa Barunya Tak Perlu Bayar UKT

17 June 2025
Tongkang batu bara yang melintas di perairan Kaltim (Sirana.id)

Orang Kaya di Indonesia dan 221 Ribu Rakyat Miskin Kaltim

28 September 2024
Nelayan dan kapal tongkang di Teluk Balikpapan (Foto: Nofiyatul Chalimah)

Memperjuangkan Kehidupan di Teluk Balikpapan dan Ambisi Pembangunan IKN

19 February 2025

Topik

aji indonesia amnesty international anak banjir batu bara bencana sumatera berau BMKG bps kaltim BRIN cuaca diskominfo kukar Gaza gempa HAM ikn indonesia jurnalis kalimantan timur kaltim kekerasan kekerasan perempuan kemen PPPA kementerian esdm ketahanan pangan komnas perempuan krisis iklim kukar Kutai Kartanegara lubang tambang maratua masyarakat adat orangutan Otorita IKN perempuan pesut mahakam pilkada pulau maratua samarinda sampah sirana.id tambang tambang batu bara universitas mulawarman wisata
SIRANA.ID

Sirana.id adalah media lokal di Kalimantan Timur yang hadir dengan semangat edukasi dan sumber informasi bagi publik Kalimantan Timur. Sirana berupaya memberikan ruang lebih besar bagi perempuan.

Follow sosial media kami:

Berita Terkini

  • Barantin dan FAO Perkuat Biosekuriti Nasional Hadapi Ancaman Penyakit Hewan Lintas Batas
  • Perjuangan Misran Toni dan Pekerjaan Rumah Perlindungan Masyarakat Adat
  • 236 Serangan Judol Sempat Mampir ke Website Pemda di Kaltim

Kategori

  • Advertorial
  • Ceritarana
  • Dinas Pariwisata Kukar
  • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Diskominfo Kukar
  • Dispora Kukar
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Potretrana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
  • Uncategorized
  • Tentang Sirana
  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi
  • Hubungi Kami

© 2025 Sirana.id . All rights reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ranamendalam
  • Ceritarana
  • Ranaterkini
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar

© 2025 Sirana.id . All rights reserved