SIRANA.ID
  • Home
  • Ceritarana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
    • Kalimantan Timur
    • Nasional
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Diskominfo Kukar
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Tentang Sirana
No Result
View All Result
  • Home
  • Ceritarana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
    • Kalimantan Timur
    • Nasional
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Diskominfo Kukar
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Tentang Sirana
No Result
View All Result
SIRANA.ID
No Result
View All Result
Home Ranaterkini Nasional

Jumlah Perokok Indonesia Terus Naik, Bebani Kesehatan dan Ekonomi Negara

AdminSirana2 by AdminSirana2
7 February 2026
in Nasional, Ranaterkini
0
Ilustrasi rokok/Freepik

Ilustrasi rokok/Freepik

0
SHARES
34
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – Konsumsi tembakau di Indonesia kini menjadi ancaman besar bagi kesehatan masyarakat sekaligus berdampak pada stabilitas ekonomi nasional. Data terbaru menunjukkan tren prevalensi perokok di Indonesia justru meningkat dibandingkan sejumlah negara Asia Tenggara lainnya, terutama pada kelompok laki-laki dan usia remaja.

Peneliti Pusat Riset Kesehatan Masyarakat dan Gizi (PR Kesmaszi) BRIN, Tati Suryati, memaparkan temuan yang mengkhawatirkan. Mengacu pada data Global Burden of Disease (GBD) Study 2021, jumlah perokok laki-laki di Indonesia mencapai 63,2 juta orang, sementara perokok perempuan sekitar 11,6 juta orang.

Menurut Tati, selama tiga dekade terakhir, sejak 1990 hingga 2021, jumlah perokok usia remaja (10–15 tahun) maupun dewasa (15 tahun ke atas) terus bertambah. Kenaikan paling signifikan terjadi pada laki-laki.

Selain jumlah perokok yang besar, tingkat konsumsi rokok per individu juga tergolong tinggi. Rata-rata perokok di Indonesia menghabiskan sekitar 4.190 batang rokok per tahun.

Di kawasan ASEAN, tercatat 33,1 juta perokok pria mengonsumsi lebih dari 15 batang rokok per hari. Indonesia menyumbang angka besar dalam data ini, dengan lebih dari 15 juta perokok pria tergolong sebagai perokok berat.

Tati menjelaskan adanya hubungan dosis-respons, di mana semakin banyak rokok yang dikonsumsi, semakin besar pula risiko munculnya penyakit. Ia menegaskan, lebih dari setengah populasi perokok di Asia Tenggara berasal dari Indonesia, sehingga potensi timbulnya penyakit di Indonesia bisa lebih cepat dibandingkan negara lain dengan tingkat konsumsi lebih rendah.

Dampak kesehatan akibat konsumsi tembakau ini terlihat dari tingginya angka kematian karena penyakit tidak menular. Pada 2021, penyebab kematian tertinggi yang terkait rokok adalah penyakit kardiovaskular, dengan angka kematian mencapai 59,60 per 100.000 penduduk.

Kerugian akibat penyakit ini tidak hanya diukur dari jumlah kematian, tetapi juga melalui indikator Disability-Adjusted Life Years (DALYs), yakni hilangnya tahun-tahun produktif akibat kematian dini atau disabilitas. Untuk penyakit kardiovaskular di Indonesia, kerugian hampir mencapai 2.000 tahun produktif yang hilang per 100.000 penduduk, dengan total estimasi sekitar 5,4 juta tahun produktif yang hilang.

Beban penyakit tersebut berdampak langsung pada ekonomi nasional. Pada 2019, kerugian ekonomi akibat konsumsi tembakau diperkirakan mencapai Rp184,36 triliun hingga Rp410,76 triliun, setara dengan 1,16–2,59 persen Produk Domestik Bruto (PDB).

BPJS Kesehatan sendiri harus mengalokasikan dana sekitar Rp10,4 triliun hingga Rp15,6 triliun untuk membiayai perawatan penyakit akibat rokok. Namun, menurut Tati, angka ini kemungkinan masih lebih rendah dari kondisi sebenarnya, karena perhitungan sering hanya mencakup diagnosis utama dan belum memasukkan komplikasi maupun data layanan kesehatan secara menyeluruh.

Di sisi kebijakan, meski Rencana Strategis Kementerian Kesehatan 2020–2024 menargetkan penurunan prevalensi melalui penerapan Kawasan Tanpa Rokok (KTR), pelaksanaannya masih menghadapi kendala. Pada 2019, sebanyak 83 persen kabupaten/kota telah memiliki aturan KTR. Namun, survei menunjukkan 50,53 persen remaja non-perokok masih terpapar asap rokok di sekolah, dan 46,18 persen terpapar di rumah.

Paparan asap rokok di rumah juga berkaitan dengan tingginya kasus pneumonia pada balita. Tati menegaskan bahwa konsumsi tembakau bukan sekadar kebiasaan, tetapi ancaman serius bagi kesehatan publik yang berujung pada beban fiskal negara dan keberlanjutan sistem jaminan kesehatan nasional.

Karena itu, ia menekankan pentingnya penguatan layanan kesehatan primer untuk deteksi dini penyakit akibat rokok serta perlunya strategi pengendalian tembakau yang lebih tegas dan efektif demi melindungi generasi produktif Indonesia di masa mendatang. (Sirana.id)

Tags: BRINPerokok
AdminSirana2

AdminSirana2

Related Posts

persiapan penanganan karhutla di IKN (foto: Humas Otorita IKN)
Kalimantan Timur

Tangani Karhutla di IKN, Water Bombing Sasar Lima Titik Prioritas

5 September 2026
Aksi Masyarakat adat di sekitar IKN saat hari laut pada Juni 2024 (Sirana.id)
Nasional

RUU Reforma Agraria Masuk Prolegnas Prioritas 2026

25 August 2026
Revamping Ammonia Pabrik-2 Pupuk Kaltim Siap Beroperasi Penuh (foto; istimewa)
Advertorial

Selesaikan Uji Kinerja 168 Jam, Revamping Ammonia Pabrik-2 Pupuk Kaltim Siap Beroperasi Penuh dan Pangkas Emisi 110 Ribu Ton CO2

25 August 2026
Next Post
ilustrasi kemiskinan/Freepik

Kemiskinan Kaltim Naik Jadi 5,19 Persen per September 2025, Warga Miskin Bertambah 2,33 Ribu Orang

Ilustrasi kekerasan terhadap perempuan/Freepik

Kekerasan Seksual Massal Mei 1998 adalah Fakta Resmi Negara

Ojol Berlian dalam kegiatan . (Foto: Pemprov Kaltim)

Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak di Bagian Jasa Layanan Transportasi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

persiapan penanganan karhutla di IKN (foto: Humas Otorita IKN)

Tangani Karhutla di IKN, Water Bombing Sasar Lima Titik Prioritas

1 day ago
Pupuk Kaltim turut berpartisipasi dalam Program Kolaborasi Relawan Bakti BUMN di Sumatera Barat. (Foto: Pupuk Kaltim)

Relawan Bakti BUMN, Pupuk Kaltim Dorong Pemberdayaan Masyarakat Nagari Kumango

2 days ago
Aksi Masyarakat adat di sekitar IKN saat hari laut pada Juni 2024 (Sirana.id)

RUU Reforma Agraria Masuk Prolegnas Prioritas 2026

2 weeks ago
Revamping Ammonia Pabrik-2 Pupuk Kaltim Siap Beroperasi Penuh (foto; istimewa)

Selesaikan Uji Kinerja 168 Jam, Revamping Ammonia Pabrik-2 Pupuk Kaltim Siap Beroperasi Penuh dan Pangkas Emisi 110 Ribu Ton CO2

2 weeks ago

Kategori

  • Advertorial
  • Ceritarana
  • Dinas Pariwisata Kukar
  • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Diskominfo Kukar
  • Dispora Kukar
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Potretrana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
  • Uncategorized

Berita Populer

industri batu bara Kaltim (sirana.id)
Ceritarana

Permintaan Batu Bara Menurun, Anak Muda Kaltim Harus Bersiap

by Sirana.id
5 June 2025
0

SAMARINDA - Sejak era sebelum kemerdekaan, pertambangan dahulu jadi daya tarik Kalimantan Timur. Sisa industri pertambangan batu...

para perempuan yang memperjuangkan pemulihan ekosistem di Teluk Balikpapan, dalam sebuah aksi pad 2024 lalu. (Foto; Nofiyatul Chalimah)

Krisis Iklim dan Kerentanan Ganda Perempuan

12 June 2025
ilustrasi salah satu fakultas universitas Mulawarman/sirana.id)

Tujuh Perguruan Tinggi di Kaltim ini, Mahasiswa Barunya Tak Perlu Bayar UKT

17 June 2025
Tongkang batu bara yang melintas di perairan Kaltim (Sirana.id)

Orang Kaya di Indonesia dan 221 Ribu Rakyat Miskin Kaltim

28 September 2024
Bekantan di kawasan mangrove Delta Mahakam, sedang melompat (foto: Nofiyatul Chalimah)

Bekantan, Si Monyet Belanda yang Hanya Ada di Borneo

30 January 2025

Topik

advertorial aji indonesia amnesty international anak banjir batu bara bencana sumatera berau BMKG bps kaltim BRIN cuaca diskominfo kukar Gaza gempa HAM ikn indonesia jatam kaltim jurnalis kalimantan timur kaltim kekerasan kekerasan perempuan kemen PPPA ketahanan pangan komnas perempuan krisis iklim kukar Kutai Kartanegara lubang tambang maratua masyarakat adat orangutan perempuan pesut mahakam pilkada pulau maratua samarinda sampah sirana.id tambang tambang batu bara universitas mulawarman wisata
SIRANA.ID

Sirana.id adalah media lokal di Kalimantan Timur yang hadir dengan semangat edukasi dan sumber informasi bagi publik Kalimantan Timur. Sirana berupaya memberikan ruang lebih besar bagi perempuan.

Follow sosial media kami:

Berita Terkini

  • Tangani Karhutla di IKN, Water Bombing Sasar Lima Titik Prioritas
  • Relawan Bakti BUMN, Pupuk Kaltim Dorong Pemberdayaan Masyarakat Nagari Kumango
  • RUU Reforma Agraria Masuk Prolegnas Prioritas 2026

Kategori

  • Advertorial
  • Ceritarana
  • Dinas Pariwisata Kukar
  • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Diskominfo Kukar
  • Dispora Kukar
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Potretrana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
  • Uncategorized
  • Tentang Sirana
  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi
  • Hubungi Kami

© 2025 Sirana.id . All rights reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ranamendalam
  • Ceritarana
  • Ranaterkini
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar

© 2025 Sirana.id . All rights reserved