SIRANA.ID
  • Home
  • Ceritarana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
    • Kalimantan Timur
    • Nasional
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Diskominfo Kukar
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Tentang Sirana
No Result
View All Result
  • Home
  • Ceritarana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
    • Kalimantan Timur
    • Nasional
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Diskominfo Kukar
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Tentang Sirana
No Result
View All Result
SIRANA.ID
No Result
View All Result
Home Ranaterkini Kalimantan Timur

Ratusan Miliar Rupiah Untuk Atasi Banjir di Kaltim

Sirana.id by Sirana.id
12 June 2025
in Kalimantan Timur, Ranamendalam, Uncategorized
0
ilustrasi Banjir yang menggenangi sekolah di Bukuan, Kecamatan Palaran, Samarinda (Foto: Rahma Alieffiyandi/Sirana.id)

ilustrasi Banjir yang menggenangi sekolah di Bukuan, Kecamatan Palaran, Samarinda (Foto: Rahma Alieffiyandi/Sirana.id)

0
SHARES
58
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Saban tahun, banjir di Kaltim terus terjadi. Banjir pun jadi momok paling bikin masyarakat Kaltim sengsara. Soal banjir di Kaltim ini, pada 2026 Pemprov Kaltim mengusulkan Rp867,54 miliar ke Kementerian Pekerjaan Umum. Anggaran ini, akan dipakai untuk penuntasan penanganan banjir segmen Muara hingga Bendungan Lempake. Pemprov Kaltim menggunakan anggaran itu untuk pembangunan tanggul, pintu klep dan rumah pompa.

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji. Dia juga memaparkan untuk usulan rencana pengendalian banjir Sungai Karang Mumus pada 2026 mencapai Rp231,53 miliar. Hal ini mereka pakai untuk pembangunan enam segmen dan reduksi banjir mencapai 239,1 hektar.

Selain urusan sungai, Wagub Seno juga meminta Balai Wilayah Sungai (BWS) segera melakukan akad kerjasama dengan Pemerintah Kota Samarinda untuk mengoptimalkan Waduk Benanga.

 

“Lahan sekitar 20 hektare segera manfaatkan untuk pembuangan sedimentasi sekitar 500 – 600 ribu kubik dari waduk,” sebutnya.

 

Hal ini mengingat keberadaan waduk ini juga menjadi kunci pengendalian banjir di Samarinda. Lebih lanjut, Penanganan banjir yang dilakukan Pemprov Kaltim untuk pengurangan genangan banjir hingga 2030 target mencapai 30.000 hektar senilai Rp380 miliar.

 

“Pembangunan drainase (intervensi provinsi ke kabupaten dan kota) sekitar 68 persen dari drainase yang ada. Juga irigasi persawahan (penanganan banjir sekaligus mengairi sawah), pantai kritis sepanjang 7,3 km sebesar Rp355 miliar, serta pengelolaan air baku,” sambungnya.

 

Jadi, yang menjadi perhatian tidak hanya di Samarinda. Tetapi wilayah lain juga di Kaltim. Apalagi, banjir juga datang di kota/kabupaten lain. Seno menambahkan,

Pemerintah Provinsi Kaltim sejauh ini ikut fokus menangani tiga wilayah sungai besar di Kaltim bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Kementerian PU.

Diantaranya, wilayah sungai (WS) Berau Kelay, WS Karangan (Kutai Timur), WS Mahakam (Mahakam Ulu, Kutai Barat, Kutai Kartanegara, Samarinda) dan WS Kendilo (Paser).

“Kalau kita bisa menata dan mengelola ke empat wilayah sungai ini, seharusnya kita sudah bisa mengendalikan banjir di Kaltim,” jelasnya.

Hantu Banyu yang Meneror

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim dalam publikasinya di Instagram, pada 2024 ada 221 kejadian banjir di Kalimantan Timur. Naik, dibandingkan 2023 yang hanya 134 kejadian. Berbagai catatan menunjukkan banjir kerap menyambangi Kaltim. Banjir besar pun beberapa kali terjadi pada 2024.

Banjir yang terjadi ini tak sekadar air hujan yang turun lebih intens. Bukaan lahan masif, pertambangan, hingga krisis iklim saling berkaitan memperburuk banjir.

Ketua Dewan Pembina Yayasan Mitra Hijau Dicky Edwin Hindarto dalam berbagai pemaparannya, menjelaskan kondisi iklim saat ini kian mengkhawatirkan. Bumi makin panas. Pada September 2023 dinobatkan jadi hari terpanas di dunia. Lalu, rekor itu terpecahkan pada 2024.

“Apakah rekor ini akan dipecahkan, pada 2025?” sambungnya.

Dari peningkatan suhu ini berdampak pada bencana iklim. Dicky menjelaskan, pada data sepanjang 2023 misalnya, di Indonesia ada sekitar 5.400 bencana terjadi. Gempa bumi terjadi 31 kali dan empat kali letusan gunung merapi. Sisa bencana lain adalah bencana iklim seperti kebakaran hutan, banjir, longsor, kekeringan, cuaca ekstrem, dan sebagainya. (ff/sirana.id)

Baca juga: Nyawa-Nyawa yang Hilang dan Banjir Longsor di Samarinda

Tags: banjirbanjir di kaltimkaltimkrisis iklimlongsor
Sirana.id

Sirana.id

Ada beberapa alasan nama Sirana disematkan untuk portal ini. Dari selatan provinsi Kalimantan Timur yaitu Kabupaten Paser, Sirana adalah satu dari jenis anggrek yang terkenal keindahannya di Cagar Alam Teluk Adang. Lalu, Rana adalah nama yang dari berbagai bahasa, memiliki makna indah, anggun, riang, dan pemberani. Dari nama ini, Sirana bersemangat menjadi media yang memberi warna berbeda untuk Kalimantan Timur. Mungkin tidak jadi yang tercepat atau terbesar, tapi bisa menjadi oase baru di dunia jurnalistik Kalimantan Timur. Sirana akan berusaha terus berdaya dan bersuara menyajikan liputan yang nyaman dibaca untuk semua Temanrana

Related Posts

Induk Orangutan yang berjalan bersama anaknya di jalan hauling tambang Kutim/Istimewa
Kalimantan Timur

Viral di Media Sosial, Orangutan Malnutrisi Dievakuasi dari Kawasan Tambang

29 May 2026
Dokumentasi Peluncuran Buku Pendidikan Lingkungan Hidup SD Pesisir
Kalimantan Timur

YPUI Luncurkan Buku Pendidikan Lingkungan Hidup untuk SD Pesisir di Balikpapan

14 May 2026
Dokumentasi: Perempuan Mahardhika
Kalimantan Timur

Pernyataan Sikap Perempuan Mahardhika Samarinda: Wujudkan Kerja Layak untuk Perempuan, Hentikan Kekerasan dan Militerisme di Dunia Kerja

2 May 2026
Next Post
Flyer Loa Janan Creative Fest

Dispar Kukar Siap Guncang Loa Janan Adanya Creative Fest 2025,

ilustrasi hujan (sirana.id)

Begini Prediksi Hujan di Bulan Juni yang Bakal Menyambangi Kaltim

para perempuan yang memperjuangkan pemulihan ekosistem di Teluk Balikpapan, dalam sebuah aksi pad 2024 lalu. (Foto; Nofiyatul Chalimah)

Krisis Iklim dan Kerentanan Ganda Perempuan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Induk Orangutan yang berjalan bersama anaknya di jalan hauling tambang Kutim/Istimewa

Viral di Media Sosial, Orangutan Malnutrisi Dievakuasi dari Kawasan Tambang

2 weeks ago
Ilustrasi Nyamuk Penyebab Malaria/ Freepik

Kasus Malaria di Indonesia Meningkat, Faktor Lingkungan Jadi Tantangan Utama

2 weeks ago
Dokumentasi Peluncuran Buku Pendidikan Lingkungan Hidup SD Pesisir

YPUI Luncurkan Buku Pendidikan Lingkungan Hidup untuk SD Pesisir di Balikpapan

4 weeks ago
Thumbnail Trailer Pesta Babi/Youtube Indonesia Baru

Komnas HAM Soroti Intimidasi dan Pembubaran Pemutaran Film Pesta Babi

4 weeks ago

Kategori

  • Advertorial
  • Ceritarana
  • Dinas Pariwisata Kukar
  • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Diskominfo Kukar
  • Dispora Kukar
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Potretrana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
  • Uncategorized

Berita Populer

industri batu bara Kaltim (sirana.id)
Ceritarana

Permintaan Batu Bara Menurun, Anak Muda Kaltim Harus Bersiap

by Sirana.id
5 June 2025
0

SAMARINDA - Sejak era sebelum kemerdekaan, pertambangan dahulu jadi daya tarik Kalimantan Timur. Sisa industri pertambangan batu...

para perempuan yang memperjuangkan pemulihan ekosistem di Teluk Balikpapan, dalam sebuah aksi pad 2024 lalu. (Foto; Nofiyatul Chalimah)

Krisis Iklim dan Kerentanan Ganda Perempuan

12 June 2025
ilustrasi salah satu fakultas universitas Mulawarman/sirana.id)

Tujuh Perguruan Tinggi di Kaltim ini, Mahasiswa Barunya Tak Perlu Bayar UKT

17 June 2025
Tongkang batu bara yang melintas di perairan Kaltim (Sirana.id)

Orang Kaya di Indonesia dan 221 Ribu Rakyat Miskin Kaltim

28 September 2024
Nelayan dan kapal tongkang di Teluk Balikpapan (Foto: Nofiyatul Chalimah)

Memperjuangkan Kehidupan di Teluk Balikpapan dan Ambisi Pembangunan IKN

19 February 2025

Topik

aji indonesia amnesty international anak banjir batu bara bencana sumatera berau BMKG bps kaltim BRIN deforestasi diskominfo kukar Gaza gempa HAM ikn indonesia jurnalis kalimantan timur kaltim kekerasan kekerasan anak kekerasan perempuan kemen PPPA ketahanan pangan komnas perempuan krisis iklim kukar Kutai Kartanegara lubang tambang Mahakam ulu maratua masyarakat adat orangutan perempuan pesut mahakam pilkada pulau maratua samarinda sampah sirana.id tambang tambang batu bara universitas mulawarman wisata
SIRANA.ID

Sirana.id adalah media lokal di Kalimantan Timur yang hadir dengan semangat edukasi dan sumber informasi bagi publik Kalimantan Timur. Sirana berupaya memberikan ruang lebih besar bagi perempuan.

Follow sosial media kami:

Berita Terkini

  • Viral di Media Sosial, Orangutan Malnutrisi Dievakuasi dari Kawasan Tambang
  • Kasus Malaria di Indonesia Meningkat, Faktor Lingkungan Jadi Tantangan Utama
  • YPUI Luncurkan Buku Pendidikan Lingkungan Hidup untuk SD Pesisir di Balikpapan

Kategori

  • Advertorial
  • Ceritarana
  • Dinas Pariwisata Kukar
  • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Diskominfo Kukar
  • Dispora Kukar
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Potretrana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
  • Uncategorized
  • Tentang Sirana
  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi
  • Hubungi Kami

© 2025 Sirana.id . All rights reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ranamendalam
  • Ceritarana
  • Ranaterkini
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar

© 2025 Sirana.id . All rights reserved