SIRANA.ID
  • Home
  • Ceritarana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
    • Kalimantan Timur
    • Nasional
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Diskominfo Kukar
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Tentang Sirana
No Result
View All Result
  • Home
  • Ceritarana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
    • Kalimantan Timur
    • Nasional
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Diskominfo Kukar
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Tentang Sirana
No Result
View All Result
SIRANA.ID
No Result
View All Result
Home Ranamendalam

Peneliti BRIN Kaji Kratom Untuk Obat Diabetes

Sirana.id by Sirana.id
22 September 2024
in Ranamendalam
0
ilustrasi Wilayah di Kukar yang jadi habitat Kratom. (Dok: Google Maps)

ilustrasi Wilayah di Kukar yang jadi habitat Kratom. (Dok: Google Maps)

0
SHARES
5
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menginisiasi berbagai riset kratom terutama penggunaannya secara tradisional dan aktivitasnya secara farmakologis. Dari penelitian yang dilakukan didapatkan bahwa kratom menunjukkan dua inflamasi yaitu di alkaloid dan ekstrak yang menyuguhkan efek analgesik. Terkait keamanan dan potensi kecanduan, WHO masih melakukan penelitian atau mengkaji bagaimana sifat kecanduan dari kratom tersebut.

“Saat ini sedang dilakukan proses pengujian kratom untuk obat diabetes dengan uji in vivo dan in vitro. Secara empiris pun didapat data dari beberapa teman di Kalimantan yang mempunyai riwayat diabetes dan mengkonsumsi kratom, ternyata level glukosanya menjadi rendah dan kondisinya menjadi lebih bagus dibandingkan sebelum mengkonsumsi kratom,” jelas Masteria Yunovilsa Putra Kepala Pusat Riset Vaksin dan Obat, Organisasi Riset Kesehatan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang mengungkapkan hal tersebut dalam BRIN Insight Every Friday (BRIEF) edisi 133 dengan tema Kratom: Traditional Uses vs Modern Applications, pada Jumat (20/09).

Melansir dari laman BRIN, Daun Kratom kini menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat karena klaim tentang manfaat kesehatan dan kontroversinya. Tanaman yang berasal dari Asia Tenggara termasuk Indonesia ini, salah satunya digunakan untuk keperluan medis tradisional. Melalui Kementerian Perdagangan, Pemerintah Indonesia secara resmi mengatur kebijakan penanganan, pemanfaatan, dan perdagangan kratom yang tertuang dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 20 tahun 2024.

“Kratom atau mitragyna speciosa merupakan tanaman endemik di Asia Tenggara terutama di wilayah Malaysia, dan Indonesia habitatnya mayoritas di Kalimantan, serta terdapat juga di beberapa daerah di Thailand. Umumnya kratom diekspor ke Amerika dan Eropa,” tutur Masteria.

Kratom adalah tumbuhan Rubiaceae satu keluarga dengan kopi. Nama lokalnya antara lain purik, ketum di Kalimantan Barat, kedamba, kedemba di Kalimantan Timur. Terdapat beberapa tipe daun dari Kratom ini, yaitu kratom yang memiliki urat daun berwarna hijau dan merah.

Masteria juga menjelaskan, penggunaan kratom secara tradisional dikonsumsi langsung daun keringnya, atau diseduh dengan air panas, dan diminum sebagai the. “Kratom dipercaya dapat mengobati infeksi usus, nyeri otot, batuk, diare, serta dapat meningkatkan energi dan suasana hati atau mood booster. Pada abad ke-19, di Malaysia dan Thailand para pecandu opium menggunakan kratom untuk mengatasi kecanduan,” ungkapnya.

Pada 1921, senyawa kratom pertama kali diisolasi oleh Hooper, dan risetnya berlangsung sejak 103 tahun yang lalu, bahkan sampai saat ini masih menjadi kontroversi. Pada salah satu paper Journal of The Chemical Society Transactions pada 1921 menyebutkan, Ellen Field mengisolasi senyawa mitragynine dan mitraversine dari Mitragyna speciosa. Dia menyebutkan, kratom digunakan untuk pengobatan pada kecanduan opium dan anestesi lokal.

“Setidaknya terdapat 40 jenis senyawa alkaloid dalam daun kratom, 5 senyawa utamanya yaitu mitragynine, paynantheine, speciogynine, 7-hydroxymitragynine dan speciocilatine dengan kandungan senyawa yang bervariasi di setiap daerah, yaitu antara 50 hingga 70%. Senyawa yang paling banyak diteliti sifat-sifat analgesik serta adiksinya adalah Mytraginine dan 7-hydroxymitragynine. Kedua senyawa ini juga menjadi senyawa tunggal untuk diteliti potensinya sebagai analgesik, inflamasi, serta untuk kanker,” rincinya.

Pada 2021, WHO Expert Committee on Drug Dependence (ECDD) melakukan prereview dampak kesehatan kratom. Mereka menyimpulkan tidak ada cukup bukti untuk dilanjutkan ke tahap critical review, namun tetap dilakukan surveilans oleh WHO.

“Riset kratom yang telah dilakukan di Pusat Riset Vaksin dan Obat BRIN hingga saat ini meliputi  standarisasi ekstrak alkaloid, studi in vitro yang terdiri dari aktivitas antioksidan dalam sel. Kemudian aktivitas anti inflamasi ganda serta adjuvant untuk terapi kanker, dan  studi in vivo yang meliputi aktivitas analgesik, putus obat/withdrawal effect serta tes toksisitas akut oral,” ujarnya.

Menurutnya, ekstrak kratom memiliki sifat antioksidan yang mampu melindungi sel dari radikal bebas seperti spesies oksigen reaktif (ROS) dan oksida nitrat. Ekstrak kratom berupa ekstrak kasar dan alkaloid memiliki aktivitas anti inflamatori melalui potensi penghambat-NSAID COX-2 dan 5-LOX. Dengan efek samping yang lebih sedikit dan dapat digunakan sebagai adjuvant terapi kanker.

“Ekstrak kratom memiliki efek analgesik in vitro dan in vivo. Studi in vivo kami menunjukkan dalam dosis tertentu alkaloid kratom memiliki efek analgesik dua kali lipat lebih tinggi, daripada ekstrak kasar,” kata Masteria.

Masteria menambahkan, kratom alkaloid yang diberikan secara kronis dengan dosis yang ditingkatkan menginduksi lebih sedikit gejala putus obat (withdrawal effect) dibandingkan dengan kelompok morfin. “Selain itu, alkaloid kratom saat digunakan untuk mengobati kelompok yang diobati morfin cenderung mengurangi gejala putus obat,” pungkas Masteria. (Sirana.id)

Tags: BRINkratomsirana
Sirana.id

Sirana.id

Ada beberapa alasan nama Sirana disematkan untuk portal ini. Dari selatan provinsi Kalimantan Timur yaitu Kabupaten Paser, Sirana adalah satu dari jenis anggrek yang terkenal keindahannya di Cagar Alam Teluk Adang. Lalu, Rana adalah nama yang dari berbagai bahasa, memiliki makna indah, anggun, riang, dan pemberani. Dari nama ini, Sirana bersemangat menjadi media yang memberi warna berbeda untuk Kalimantan Timur. Mungkin tidak jadi yang tercepat atau terbesar, tapi bisa menjadi oase baru di dunia jurnalistik Kalimantan Timur. Sirana akan berusaha terus berdaya dan bersuara menyajikan liputan yang nyaman dibaca untuk semua Temanrana

Related Posts

Induk pesut mahakam dan anaknya (YK-RASI)
Kalimantan Timur

Alasan Mengapa Tak Ada Penangkaran Pesut Mahakam

19 January 2026
ilustrasi sungai mahakam di wilayah Samarinda
Kalimantan Timur

Sampah, Mikroplastik, dan Sungai Mahakam

6 October 2025
Wilayah hilir Sungai Mahakam yang sarat aktivitas industri
Kalimantan Timur

Melindungi Benteng Kehidupan di Hulu Mahakam yang Tersisa

5 October 2025
Next Post
Tumpahan batu bara dan kerusakan dasar laut akibat jangkar-jangkar, buat nelayan makin susah. (Sumber: Walhi Kaltim)

Elegi Nelayan Tradisional Kota Beriman

Ilustrasi sawah yang ada di Kalimantan Timur. (Sirana.id)

Rawan Dikriminalisasi dan Dirampas Lahannya, Siapa Mau Jadi Petani?

Ilustrasi bulan kembar (source image: Global Observance © Provided by Newsable Asianet News)

Ini Penjelasan BRIN Soal Bulan Kembar

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Ilustrasi pasir silika/Freepik

Sebut Ada 19 Perusahaan Dapat Izin, Jatam Kaltim Desak Evaluasi Tambang Silika

15 hours ago
Ilustrasi transformasi ekonomi/Freepik

Dari Tambang Batu Bara ke Pasir Silika

15 hours ago
Ilustrasi perdagangan karbon/Freepik

Ketemu Wagub Seno, Jepang Lirik Karbon di Kaltim

2 days ago
dok: kementrian ESDM

Kementerian ESDM Temukan 50 Ribu Ton Batubara Tak Bertuan di Sungai Mahakam

2 days ago

Kategori

  • Advertorial
  • Ceritarana
  • Dinas Pariwisata Kukar
  • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Diskominfo Kukar
  • Dispora Kukar
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Potretrana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
  • Uncategorized

Berita Populer

industri batu bara Kaltim (sirana.id)
Ceritarana

Permintaan Batu Bara Menurun, Anak Muda Kaltim Harus Bersiap

by Sirana.id
5 June 2025
0

SAMARINDA - Sejak era sebelum kemerdekaan, pertambangan dahulu jadi daya tarik Kalimantan Timur. Sisa industri pertambangan batu...

para perempuan yang memperjuangkan pemulihan ekosistem di Teluk Balikpapan, dalam sebuah aksi pad 2024 lalu. (Foto; Nofiyatul Chalimah)

Krisis Iklim dan Kerentanan Ganda Perempuan

12 June 2025
ilustrasi salah satu fakultas universitas Mulawarman/sirana.id)

Tujuh Perguruan Tinggi di Kaltim ini, Mahasiswa Barunya Tak Perlu Bayar UKT

17 June 2025
Tongkang batu bara yang melintas di perairan Kaltim (Sirana.id)

Orang Kaya di Indonesia dan 221 Ribu Rakyat Miskin Kaltim

28 September 2024
Nelayan dan kapal tongkang di Teluk Balikpapan (Foto: Nofiyatul Chalimah)

Memperjuangkan Kehidupan di Teluk Balikpapan dan Ambisi Pembangunan IKN

19 February 2025

Topik

amnesty international anak balikpapan banjir batu bara bencana sumatera berau BMKG bps kaltim BRIN demokrasi diskominfo kukar DPR RI gempa hutan ikn indonesia jurnalis kalimantan timur kaltim kekerasan kekerasan anak kekerasan perempuan kemen PPPA komnas perempuan krisis iklim kukar Kutai Kartanegara lubang tambang maratua masyarakat adat muara badak perempuan perempuan pekerja pesut mahakam pilkada pulau maratua samarinda sampah sirana.id tambang tambang batu bara universitas mulawarman wisata yayasan mitra hijau
SIRANA.ID

Sirana.id adalah media lokal di Kalimantan Timur yang hadir dengan semangat edukasi dan sumber informasi bagi publik Kalimantan Timur. Sirana berupaya memberikan ruang lebih besar bagi perempuan.

Follow sosial media kami:

Berita Terkini

  • Sebut Ada 19 Perusahaan Dapat Izin, Jatam Kaltim Desak Evaluasi Tambang Silika
  • Dari Tambang Batu Bara ke Pasir Silika
  • Ketemu Wagub Seno, Jepang Lirik Karbon di Kaltim

Kategori

  • Advertorial
  • Ceritarana
  • Dinas Pariwisata Kukar
  • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Diskominfo Kukar
  • Dispora Kukar
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Potretrana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
  • Uncategorized
  • Tentang Sirana
  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi
  • Hubungi Kami

© 2025 Sirana.id . All rights reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ranamendalam
  • Ceritarana
  • Ranaterkini
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar

© 2025 Sirana.id . All rights reserved