SIRANA.ID
  • Home
  • Ceritarana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
    • Kalimantan Timur
    • Nasional
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Diskominfo Kukar
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Tentang Sirana
No Result
View All Result
  • Home
  • Ceritarana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
    • Kalimantan Timur
    • Nasional
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Diskominfo Kukar
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Tentang Sirana
No Result
View All Result
SIRANA.ID
No Result
View All Result
Home Ranaterkini Kalimantan Timur

Alasan Mengapa Tak Ada Penangkaran Pesut Mahakam

Sirana.id by Sirana.id
19 January 2026
in Kalimantan Timur, Ranamendalam
0
Induk pesut mahakam dan anaknya (YK-RASI)

Induk pesut mahakam dan anaknya (YK-RASI)

0
SHARES
42
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

NETIZEN tak sedikit yang mulai memberikan perhatian pada Pesut Mahakam yang jumlahnya hanya sekitar 60an ekor. Kekhawatiran mereka soal eksistensi kepunahan mulai muncul. Beragam reaksi pun disampaikan salah satunya mempertanyakan mengapa tak ada penangkaran pesut mahakam atau dikembangbiakkan dengan bantuan manusia saja.

Pesut Mahakam tak bisa lepas dari Sungai Mahakam. Daya jelajah hewan ini bisa puluhan kilometer. Maka, jalan terbaik adalah memastikan habitat mereka bisa ideal untuk kehidupan pesut mahakam.

Upaya konservasi ek situ ini pernah dicoba. Pada 1970an, upaya penangkapan dan pemindahan Pesut Mahakam sempat terjadi. Hal ini diinisiasi Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin yang saat itu hendak membawa Pesut Mahakam ke gelanggang Ancol. Katanya, pemindahan itu sebagai upaya konservasi ek situ, alias konservasi di luar habitat. Saat itu, tim beranggotakan Dr. Singgit, Dr. Gatot, Mr. Skots dan insinyur Aswan, menuju Desa Pela tujuannya meneliti juga sekaligus membawa pesut ini ke Jakarta. Sebelum dibawa ke Jakarta beberapa waktu para ahli ini meneliti kebiasaan pesut setiap hari, baik itu makanan tingkah laku dan lain sebagainya. Melalui perjalanan panjang, Pesut Mahakam dibawa ke Jakarta. Akan tetapi gagal dikarenakan pesut tidak berkembangbiak dengan baik di sana dan terbentuknya Undang-Undang yang melindungi pesut Mahakam. Konservasi pesut mahakam pun, hanya boleh di habitatnya. Tak boleh dibawa kemana pun. (Nur, M.M., Azmi, M., Abidin, S. (2021). Sejarah Konservasi Pesut Mahakam Di Desa Pela Kabupaten Kutai Kartanegara 1970-2020. Langgong: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 1(2), 74-90.)

Meski ada nama “Mahakam”, namun Pesut Mahakam susah ditemui di Sungai Mahakam. Mereka hidup di sungai-sungai kecil dan danau kaskade Mahakam di wilayah Mahakam Tengah yang kondisinya lebih sepi dan juga masih mudah mendapat pakan kesukaannya, yaitu ikan-ikan kecil.

Yayasan Konservasi Rare Aquatic Species of Indonesia (YK-RASI) terjun di upaya konservasi Pesut Mahakam lebih dari dua dekade. Upaya terus mereka lakukan agar Pesut Mahakam terus bertambah. Selain melakukan edukasi ke masyarakat, pembagian pinger untuk nelayan, advokasi di kebijakan pemerintah pun didorong.

Bersama para pemangku kepentingan dan berbagai desa di habitat Pesut Mahakam, mereka mengupayakan kawasan konservasi untuk Pesut Mahakam. Pada tahun 2017 dilakukan kegiatan Lokakarya Usulan Penetapan Kawasan Konservasi Perairan Habitat Pesut Mahakam Kabupaten Kutai Kartanegara. Para peserta menyetujui atas usulan pembentukan kawasan untuk konservasi Pesut Mahakam. Lalu, pada Tanggal 27 Januari 2020 Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah telah menandatangani SK pencadangan Kawasan Konservasi Perairan Habitat Pesut Mahakam dengan Nomor 75/SKBUP/HK/2020.

Dua tahun kemudian, Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 49 Tahun 2022 tentang Kawasan Konservasi di Perairan Mahakam Wilayah Hulu Kabupaten Kutai Kartanegara telah keluar. Kepmen ini, memuat kawasan konservasi yang merupakan habitat Pesut Mahakam di Kutai Kartanegara.

Pasalnya, ancaman terhadap Pesut Mahakam adalah cerminan dari tekanan sistemik terhadap ekosistem sungai. Penurunan populasi pesut menunjukkan bahwa keberlanjutan Sungai Mahakam sebagai sumber kehidupan bagi ribuan spesies dan masyarakat lokal yankini berada dalam titik genting.(*)

Baca Juga: Hidup Ribuan Tahun untuk Pesut Mahakam dan Masyarakat Pela

 

Sirana.id

Sirana.id

Ada beberapa alasan nama Sirana disematkan untuk portal ini. Dari selatan provinsi Kalimantan Timur yaitu Kabupaten Paser, Sirana adalah satu dari jenis anggrek yang terkenal keindahannya di Cagar Alam Teluk Adang. Lalu, Rana adalah nama yang dari berbagai bahasa, memiliki makna indah, anggun, riang, dan pemberani. Dari nama ini, Sirana bersemangat menjadi media yang memberi warna berbeda untuk Kalimantan Timur. Mungkin tidak jadi yang tercepat atau terbesar, tapi bisa menjadi oase baru di dunia jurnalistik Kalimantan Timur. Sirana akan berusaha terus berdaya dan bersuara menyajikan liputan yang nyaman dibaca untuk semua Temanrana

Related Posts

Dokumentasi: Perempuan Mahardhika
Kalimantan Timur

Pernyataan Sikap Perempuan Mahardhika Samarinda: Wujudkan Kerja Layak untuk Perempuan, Hentikan Kekerasan dan Militerisme di Dunia Kerja

2 May 2026
Aksi Demo 214 oleh masyarakat Kaltim (foto:Nasya)
Kalimantan Timur

AMNESTY INTERNATIONAL INDONESIA: Dengarkan aspirasi masyarakat Kaltim, usut kekerasan atas peserta aksi dan jurnalis

22 April 2026
Aksi Demo 214 oleh masyarakat Kaltim (foto:Nasya)
Kalimantan Timur

Empat Jurnalis Kaltim Jadi Korban Represi Saat Aksi Demo 214, Koalisi Pers Kaltim: Halangi Kerja Pers Bisa Dipidana

22 April 2026
Next Post
Ilustrasi jurnalis/Freepik

Mahkamah Konstitusi Tolak Gugatan UU PDP, Hak Publik Dapat Informasi Dinilai Terancam

Kamera jebak menangkap gambar satwa endemik Lutung Kutai di bentang alam Wehea-Kelay.

Kabar Baik dari Wehea-Kelay: Surga Satwa Langka di Kalimantan Timur

Kampung Payung Payung Maratua/RA

Abrasi Ancam Wisata Maratua, Pemprov Kaltim Siapkan Langkah Penanganan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Dokumentasi: Perempuan Mahardhika

Pernyataan Sikap Perempuan Mahardhika Samarinda: Wujudkan Kerja Layak untuk Perempuan, Hentikan Kekerasan dan Militerisme di Dunia Kerja

5 days ago
Aksi Demo 214 oleh masyarakat Kaltim (foto:Nasya)

AMNESTY INTERNATIONAL INDONESIA: Dengarkan aspirasi masyarakat Kaltim, usut kekerasan atas peserta aksi dan jurnalis

2 weeks ago
Aksi Demo 214 oleh masyarakat Kaltim (foto:Nasya)

Empat Jurnalis Kaltim Jadi Korban Represi Saat Aksi Demo 214, Koalisi Pers Kaltim: Halangi Kerja Pers Bisa Dipidana

2 weeks ago
Kawat Berduri di Kantor Gubernur Kaltim/RA

Pemasangan Kawat Berduri di Kantor Gubernur Kaltim Berlebihan dan Ancam Nilai Demokrasi

2 weeks ago

Kategori

  • Advertorial
  • Ceritarana
  • Dinas Pariwisata Kukar
  • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Diskominfo Kukar
  • Dispora Kukar
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Potretrana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
  • Uncategorized

Berita Populer

industri batu bara Kaltim (sirana.id)
Ceritarana

Permintaan Batu Bara Menurun, Anak Muda Kaltim Harus Bersiap

by Sirana.id
5 June 2025
0

SAMARINDA - Sejak era sebelum kemerdekaan, pertambangan dahulu jadi daya tarik Kalimantan Timur. Sisa industri pertambangan batu...

para perempuan yang memperjuangkan pemulihan ekosistem di Teluk Balikpapan, dalam sebuah aksi pad 2024 lalu. (Foto; Nofiyatul Chalimah)

Krisis Iklim dan Kerentanan Ganda Perempuan

12 June 2025
ilustrasi salah satu fakultas universitas Mulawarman/sirana.id)

Tujuh Perguruan Tinggi di Kaltim ini, Mahasiswa Barunya Tak Perlu Bayar UKT

17 June 2025
Tongkang batu bara yang melintas di perairan Kaltim (Sirana.id)

Orang Kaya di Indonesia dan 221 Ribu Rakyat Miskin Kaltim

28 September 2024
Nelayan dan kapal tongkang di Teluk Balikpapan (Foto: Nofiyatul Chalimah)

Memperjuangkan Kehidupan di Teluk Balikpapan dan Ambisi Pembangunan IKN

19 February 2025

Topik

aji indonesia amnesty international anak badan otorita IKN balikpapan banjir batu bara bencana sumatera berau BMKG bps kaltim BRIN diskominfo kukar Gaza gempa HAM ikn indonesia jurnalis kalimantan timur kaltim kekerasan kekerasan anak kekerasan perempuan kemen PPPA ketahanan pangan komnas perempuan krisis iklim kukar Kutai Kartanegara lubang tambang maratua masyarakat adat perempuan pertambangan pesut mahakam pilkada pulau maratua samarinda sampah sirana.id tambang tambang batu bara universitas mulawarman wisata
SIRANA.ID

Sirana.id adalah media lokal di Kalimantan Timur yang hadir dengan semangat edukasi dan sumber informasi bagi publik Kalimantan Timur. Sirana berupaya memberikan ruang lebih besar bagi perempuan.

Follow sosial media kami:

Berita Terkini

  • Pernyataan Sikap Perempuan Mahardhika Samarinda: Wujudkan Kerja Layak untuk Perempuan, Hentikan Kekerasan dan Militerisme di Dunia Kerja
  • AMNESTY INTERNATIONAL INDONESIA: Dengarkan aspirasi masyarakat Kaltim, usut kekerasan atas peserta aksi dan jurnalis
  • Empat Jurnalis Kaltim Jadi Korban Represi Saat Aksi Demo 214, Koalisi Pers Kaltim: Halangi Kerja Pers Bisa Dipidana

Kategori

  • Advertorial
  • Ceritarana
  • Dinas Pariwisata Kukar
  • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Diskominfo Kukar
  • Dispora Kukar
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Potretrana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
  • Uncategorized
  • Tentang Sirana
  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi
  • Hubungi Kami

© 2025 Sirana.id . All rights reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ranamendalam
  • Ceritarana
  • Ranaterkini
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar

© 2025 Sirana.id . All rights reserved