Samarinda – Lebih dari seribu tahun jeda, untuk mengetahui ada sebuah kerajaan di tepi Sungai Mahakam dengan pemimpin bernama Mulawarman. Prasasti tertua di Indonesia itu, bukti Kalimantan Timur penuh sejarah. Belum lagi berbicara soal goa telapak tangan peninggalan ribuan tahun lalu di kawasan Sangkulirang, Kutai Timur.
Sejarah pun, mestinya dikembangkan di Kalimantan Timur. Maka, perlu upaya untuk mengenalkan ilmu sejarah ke generasi muda. Di Kalimantan Timur, ada Universitas Mulawarman yang memiliki prodi pendidikan sejarah, di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.Mereka yang akan jadi agen untuk mengenalkan sejarah bagi anak muda di Kalimantan Timur.
Grace Oktavia Magdalena, mahasiswi pendidikan sejarah di Universitas Mulawarman ini mengatakan mengenalkan sejarah ke anak muda, cukup jadi tantangan. Namun, seiring dengan perkembangan zaman, media untuk belajar dan mengenal sejarah, tak sekadar buku.
“Tapi bisa melalui event, lomba, dan berkunjung ke museum. Lebih ke berbagai macam cara,” sambungnya.
Maka dari itu, dia dan kawan-kawannya di Himpunan Mahasiswa Pendidikan Sejarah, mengadakan Pekan Sejarah Universitas Mulawarman (Panah Mulawarman) 2024.

Peserta yang disasar dari anak TK, SMA, Mahasiswa dan umum. Panah Mulawarman adalah upaya mengenalkan minat sejarah ke publik.
“Harapan kami, banyak anak muda yang mau belajar soal sejarah Kaltim. Makanya kami menyediakan pameran sejarah. Jangan sampai sejarah Kaltim itu tenggelam,” kata Grace yang juga diamanahi jadi Ketua Panitia Pekan Sejarah Universitas Mulawarman 2024 itu.
Acara ini dibuka sejak 9 Oktober 2024 dengan talk show berjudul “Rekonfigurasi Masyarakat Adat di Kalimantan Timur”.
Baca juga: Dari Zaman Kayu, Masyarakat Adat Kalimantan Timur yang Terhimpit
Kemudian rangkaian perlombaan dilakukan seperti lomba cipta baca puisi dan cerdas cermat untuk SMA sederajat, lalu mewarnai untuk anak TK. Untuk umum ada dance competition, lomba tari kreasi, dan laga mobile legends. Ada juga lomba Essai untuk mahasiswa/mahasiswi nasional, serta futsal untuk mahasiswa Universitas Mulawarman. Lalu, acara puncaknya ada di 18 Oktober 2024 dengan konser band Finest dan Davy Jones.
Diakui Grace, mereka sempat khawatir tak ada yang minat. Tetapi, hasilnya di luar ekspektasi. Peserta tak hanya dari Samarinda, ada yang dari Balikpapan, Paser, Sangatta, bahkan lomba esai sampai menjangkau mahasiswa di luar Kaltim. (sirana.id)















