SIRANA.ID
  • Home
  • Ceritarana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
    • Kalimantan Timur
    • Nasional
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Diskominfo Kukar
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Tentang Sirana
No Result
View All Result
  • Home
  • Ceritarana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
    • Kalimantan Timur
    • Nasional
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Diskominfo Kukar
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Tentang Sirana
No Result
View All Result
SIRANA.ID
No Result
View All Result
Home Ranaterkini Kalimantan Timur

Kementerian ESDM Temukan 50 Ribu Ton Batubara Tak Bertuan di Sungai Mahakam

AdminSirana2 by AdminSirana2
21 January 2026
in Kalimantan Timur, Ranaterkini
0
dok: kementrian ESDM

dok: kementrian ESDM

0
SHARES
21
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Dalam rangka penegakan hukum di sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Ditjen Gakkum) Kementerian ESDM menemukan tumpukan batubara tanpa kepemilikan yang jelas di sejumlah dermaga bongkar muat tambang (jetty) di sepanjang Sungai Mahakam. Total batubara yang ditemukan diperkirakan mencapai sekitar 50.000 ton dan diduga berasal dari aktivitas pertambangan ilegal.

Batubara tersebut ditemukan di enam lokasi berbeda, yang tersebar di pelabuhan khusus atau jetty batubara serta area tambang di Kecamatan Loa Kulu dan Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara. Temuan ini merupakan hasil operasi pengamanan yang dilakukan selama dua hari, pada 14–15 Januari 2026, sebagai bagian dari upaya penegakan hukum di sektor ESDM.

Direktur Jenderal Penegakan Hukum ESDM, Jeffri Huwae, menyampaikan bahwa tumpukan batubara tersebut berstatus sebagai aset negara yang berpotensi disalahgunakan, sehingga perlu segera diamankan oleh tim Ditjen Gakkum ESDM.

“Saat ini, stockpile batubara tersebut telah diamankan dengan pemasangan barikade berupa garis atau segel resmi Ditjen Gakkum ESDM, serta dilengkapi dengan spanduk larangan yang menyatakan bahwa batubara tersebut merupakan aset negara,” kata Jeffri di Jakarta, Selasa (20/1).

Ia menjelaskan, tahap berikutnya adalah melakukan penelusuran untuk mengetahui asal-usul batubara, sekaligus melakukan penilaian terhadap jumlah dan kualitasnya. Proses tersebut akan melibatkan pihak independen, seperti surveyor atau instansi berwenang, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Setelah seluruh proses selesai, batubara tersebut akan dilelang dan hasilnya akan masuk sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di sektor ESDM,” ujar Jeffri.

Menurutnya, langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menindak praktik pertambangan ilegal sekaligus mengoptimalkan penerimaan negara dari sektor energi dan sumber daya mineral.

Selama proses pengamanan, kegiatan berlangsung aman dan kondusif dengan dukungan serta kerja sama lintas instansi, yang melibatkan Kodam VI/Mulawarman, Kepolisian Daerah Kalimantan Timur, serta Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara. (Sirana.id)

Tags: batu barabatu bara kaltimtambang batu bara
AdminSirana2

AdminSirana2

Related Posts

Antonio Gueterres (foto: UN)
Ranaterkini

Hari Internasional untuk Mengakhiri Impunitas Atas Kejahatan Terhadap Jurnalis 2026 – Pesan Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres

4 November 2026
Peserta menyaksikan film dokumenter Inong Peudame: Together, We Were Brave di Aceh Besar, 30 September 2026. Foto: UN Women/Riska Munawarah
Ceritarana

Meneruskan Warisan Perjuangan Perempuan Aceh: Film Inong Peudame Dorong Dialog tentang Perempuan, Perdamaian, dan Ketangguhan

1 October 2026
Petani memanen jagung (foto: Pupuk Kaltim)
Advertorial

Dorong Kemandirian Desa, Pupuk Kaltim Raih Predikat Gold pada CSR dan PDB Awards 2026

1 October 2026
Next Post
Ilustrasi perdagangan karbon/Freepik

Ketemu Wagub Seno, Jepang Lirik Karbon di Kaltim

Ilustrasi transformasi ekonomi/Freepik

Dari Tambang Batu Bara ke Pasir Silika

Ilustrasi pasir silika/Freepik

Sebut Ada 19 Perusahaan Dapat Izin, Jatam Kaltim Desak Evaluasi Tambang Silika

Kategori

  • Advertorial
  • Ceritarana
  • Dinas Pariwisata Kukar
  • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Diskominfo Kukar
  • Dispora Kukar
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Potretrana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
  • Uncategorized

Topik

advertorial aji indonesia amnesty international anak banjir batu bara bencana sumatera berau BMKG bps kaltim BRIN diskominfo kukar DPR RI Gaza gempa HAM ikn indonesia jurnalis kalimantan timur kaltim kekerasan kekerasan perempuan kemen PPPA ketahanan pangan komnas perempuan krisis iklim kukar Kutai Kartanegara lubang tambang maratua masyarakat adat orangutan perempuan pesut mahakam pilkada pulau maratua pupuk kaltim samarinda sampah sirana.id tambang tambang batu bara universitas mulawarman wisata

Berita Terkini

  • Hari Internasional untuk Mengakhiri Impunitas Atas Kejahatan Terhadap Jurnalis 2026 – Pesan Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres
  • Kunjungi PKT, Anggota Komisi XII DPR RI Apresiasi Kinerja Perusahaan
  • Meneruskan Warisan Perjuangan Perempuan Aceh: Film Inong Peudame Dorong Dialog tentang Perempuan, Perdamaian, dan Ketangguhan

Kategori

  • Advertorial
  • Ceritarana
  • Dinas Pariwisata Kukar
  • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Diskominfo Kukar
  • Dispora Kukar
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Potretrana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
  • Uncategorized
  • Tentang Sirana
  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi
  • Hubungi Kami

© 2025 Sirana.id . All rights reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ranamendalam
  • Ceritarana
  • Ranaterkini
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar

© 2025 Sirana.id . All rights reserved