SIRANA.ID
  • Home
  • Ceritarana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
    • Kalimantan Timur
    • Nasional
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Diskominfo Kukar
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Tentang Sirana
No Result
View All Result
  • Home
  • Ceritarana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
    • Kalimantan Timur
    • Nasional
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Diskominfo Kukar
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Tentang Sirana
No Result
View All Result
SIRANA.ID
No Result
View All Result
Home Ceritarana

Usut Tuntas Kematian Tahanan Aksi Demonstrasi Agustus 2025 di Rutan Sidoarjo

AdminSirana2 by AdminSirana2
7 January 2026
in Ceritarana, Nasional, Ranaterkini
0
Foto Alfarisi bin Rikosen (© kontras.or.id)

Foto Alfarisi bin Rikosen (© kontras.or.id)

0
SHARES
11
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kematian Alfarisi bin Rikosen, pemuda asal Jawa Timur yang ditahan terkait aksi demonstrasi Agustus 2025, menuai sorotan serius dari Amnesty International Indonesia. Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid, menilai peristiwa ini sebagai alarm keras atas kondisi kemanusiaan dalam sistem hukum dan peradilan di Indonesia.

Alfarisi meninggal dunia di Rumah Tahanan Kelas I Medaeng, Sidoarjo, pada 30 Desember 2025, saat masih berstatus terdakwa dan belum memperoleh putusan hukum berkekuatan tetap. Menurut Usman, seseorang yang berada dalam penguasaan penuh negara seharusnya tidak kehilangan nyawa, sehingga negara harus bertanggung jawab atas kematian tersebut.

Ia menegaskan bahwa kematian Alfarisi mencerminkan kegagalan negara dalam memenuhi kewajiban mendasarnya, yakni menjamin hak untuk hidup, hak terbebas dari perlakuan tidak manusiawi, serta hak atas layanan kesehatan, termasuk bagi mereka yang tengah menjalani proses hukum dalam kondisi ditahan.

Selama masa penahanan, kondisi fisik Alfarisi dilaporkan terus menurun. Ia mengalami penurunan berat badan yang drastis serta tekanan psikologis yang berat. Situasi ini dinilai menunjukkan adanya pelanggaran serius terhadap standar penahanan, yang bertentangan dengan Aturan Nelson Mandela—standar minimum internasional PBB terkait perlakuan terhadap narapidana—yang mewajibkan negara menjamin kesehatan fisik dan mental tahanan.

Dugaan bahwa Alfarisi meninggal akibat penyakit pernapasan dan sempat mengalami kejang-kejang, tanpa riwayat penyakit serius sebelumnya, semakin memperkuat indikasi adanya kelalaian struktural dan pembiaran oleh otoritas rutan.

Usman juga menilai kematian Alfarisi tidak dapat dipisahkan dari konteks pembatasan kebebasan berekspresi pasca demonstrasi Agustus 2025. Ia menyoroti adanya pola penegakan hukum yang represif terhadap warga sipil dan aktivis, seperti yang dialami Laras Faizati, Delpedro Marhaen, Wawan Hermawan, dan Alfarisi sendiri.

Jaksa, lanjutnya, bahkan menuntut Laras Faizati dengan hukuman satu tahun penjara hanya karena mengekspresikan kemarahan atas kematian Affan Kurniawan yang tewas dilindas kendaraan taktis Brimob. Padahal, ekspresi tersebut merupakan bentuk kebebasan berpendapat yang dijamin konstitusi dan Kovenan Internasional tentang Hak-hak Sipil dan Politik. Sementara itu, aparat yang terlibat dalam peristiwa kematian Affan hingga kini belum tersentuh proses hukum pidana, yang menunjukkan adanya praktik impunitas.

Alfarisi meninggal sebelum sempat membela diri secara tuntas dalam proses persidangan yang masih berjalan. Oleh sebab itu, Amnesty International Indonesia mendesak dilakukannya penyelidikan independen yang transparan, pembukaan akses informasi seluas-luasnya, serta penegakan pertanggungjawaban hukum terhadap aparat yang diduga lalai.

Tanpa evaluasi menyeluruh terhadap kondisi kesehatan tahanan dan tanpa penghentian kriminalisasi terhadap aktivis, Usman menilai sistem hukum dan penahanan di Indonesia berisiko terus menjadi sarana pembungkaman terhadap keadilan dan hak asasi manusia.

Latar Belakang

KontraS Surabaya melaporkan bahwa Alfarisi bin Rikosen (21) meninggal dunia di Rutan Kelas I Medaeng, Sidoarjo, pada 30 Desember 2025. Ia berstatus sebagai terdakwa dalam perkara yang berkaitan dengan aksi demonstrasi di Surabaya pada akhir Agustus 2025.

Berdasarkan keterangan tim medis Rutan Kelas I Surabaya yang dilaporkan media, Alfarisi diduga meninggal akibat penyakit pernapasan. Ia ditangkap polisi di kediamannya pada 9 September 2025 dan sempat ditahan di Polrestabes Surabaya sebelum dipindahkan ke Rutan Medaeng.

Sidang perdana di Pengadilan Negeri Surabaya pada 19 November 2025 menetapkan Alfarisi sebagai terdakwa dengan sangkaan Pasal 1 Ayat (1) UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 juncto Pasal 55 dan 56 KUHP, serta Pasal 187 KUHP terkait dugaan kepemilikan atau keterlibatan senjata api, amunisi, bahan peledak, dan kejahatan yang membahayakan keamanan umum.

Selama masa penahanan, kondisi Alfarisi terus memburuk. Berat badannya turun drastis hingga diperkirakan mencapai 30–40 kilogram dan ia diduga mengalami tekanan psikologis berat. Rekan satu selnya menyebutkan bahwa sebelum meninggal dunia, Alfarisi sempat mengalami kejang-kejang.

Kematian Alfarisi terjadi saat proses persidangan masih berlangsung. Berdasarkan Sistem Informasi Penelusuran Perkara Pengadilan Negeri Surabaya, sidang lanjutan dijadwalkan berlangsung pada 5 Januari 2026 dengan agenda pemeriksaan saksi. (Sirana.id)

Baca juga: Amnesty International Indonesia Kecam Pelabelan Aksi Demonstrasi dengan Tuduhan Makar dan Terorisme

Tags: aksi demodemo
AdminSirana2

AdminSirana2

Related Posts

Dokumentasi: Perempuan Mahardhika
Kalimantan Timur

Pernyataan Sikap Perempuan Mahardhika Samarinda: Wujudkan Kerja Layak untuk Perempuan, Hentikan Kekerasan dan Militerisme di Dunia Kerja

2 May 2026
Aksi Demo 214 oleh masyarakat Kaltim (foto:Nasya)
Kalimantan Timur

AMNESTY INTERNATIONAL INDONESIA: Dengarkan aspirasi masyarakat Kaltim, usut kekerasan atas peserta aksi dan jurnalis

22 April 2026
Aksi Demo 214 oleh masyarakat Kaltim (foto:Nasya)
Kalimantan Timur

Empat Jurnalis Kaltim Jadi Korban Represi Saat Aksi Demo 214, Koalisi Pers Kaltim: Halangi Kerja Pers Bisa Dipidana

22 April 2026
Next Post
(© Tangkapan cuplikan layar Official iNews via YouTube)

Amnesty: Prajurit TNI Tidak Berwenang Mengamankan Sidang Pengadilan

Ilustrasi dibalik jeruji/Freepik

Amnesty Desak Pembebasan Aktivis Morowali dan Hentikan Tindakan Represif Aparat

Sidang Dewan HAM PBB di Jenewa, Swiss, 24/02/2025 (© Joan Sutter via Shutterstock)

Jangan Terjebak Euforia Jabatan Presiden Dewan HAM PBB

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Dokumentasi: Perempuan Mahardhika

Pernyataan Sikap Perempuan Mahardhika Samarinda: Wujudkan Kerja Layak untuk Perempuan, Hentikan Kekerasan dan Militerisme di Dunia Kerja

5 days ago
Aksi Demo 214 oleh masyarakat Kaltim (foto:Nasya)

AMNESTY INTERNATIONAL INDONESIA: Dengarkan aspirasi masyarakat Kaltim, usut kekerasan atas peserta aksi dan jurnalis

2 weeks ago
Aksi Demo 214 oleh masyarakat Kaltim (foto:Nasya)

Empat Jurnalis Kaltim Jadi Korban Represi Saat Aksi Demo 214, Koalisi Pers Kaltim: Halangi Kerja Pers Bisa Dipidana

2 weeks ago
Kawat Berduri di Kantor Gubernur Kaltim/RA

Pemasangan Kawat Berduri di Kantor Gubernur Kaltim Berlebihan dan Ancam Nilai Demokrasi

2 weeks ago

Kategori

  • Advertorial
  • Ceritarana
  • Dinas Pariwisata Kukar
  • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Diskominfo Kukar
  • Dispora Kukar
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Potretrana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
  • Uncategorized

Berita Populer

industri batu bara Kaltim (sirana.id)
Ceritarana

Permintaan Batu Bara Menurun, Anak Muda Kaltim Harus Bersiap

by Sirana.id
5 June 2025
0

SAMARINDA - Sejak era sebelum kemerdekaan, pertambangan dahulu jadi daya tarik Kalimantan Timur. Sisa industri pertambangan batu...

para perempuan yang memperjuangkan pemulihan ekosistem di Teluk Balikpapan, dalam sebuah aksi pad 2024 lalu. (Foto; Nofiyatul Chalimah)

Krisis Iklim dan Kerentanan Ganda Perempuan

12 June 2025
ilustrasi salah satu fakultas universitas Mulawarman/sirana.id)

Tujuh Perguruan Tinggi di Kaltim ini, Mahasiswa Barunya Tak Perlu Bayar UKT

17 June 2025
Tongkang batu bara yang melintas di perairan Kaltim (Sirana.id)

Orang Kaya di Indonesia dan 221 Ribu Rakyat Miskin Kaltim

28 September 2024
Nelayan dan kapal tongkang di Teluk Balikpapan (Foto: Nofiyatul Chalimah)

Memperjuangkan Kehidupan di Teluk Balikpapan dan Ambisi Pembangunan IKN

19 February 2025

Topik

aji indonesia amnesty international anak badan otorita IKN balikpapan banjir batu bara bencana sumatera berau BMKG bps kaltim BRIN diskominfo kukar Gaza gempa HAM ikn indonesia jurnalis kalimantan timur kaltim kekerasan kekerasan anak kekerasan perempuan kemen PPPA ketahanan pangan komnas perempuan krisis iklim kukar Kutai Kartanegara lubang tambang maratua masyarakat adat perempuan pertambangan pesut mahakam pilkada pulau maratua samarinda sampah sirana.id tambang tambang batu bara universitas mulawarman wisata
SIRANA.ID

Sirana.id adalah media lokal di Kalimantan Timur yang hadir dengan semangat edukasi dan sumber informasi bagi publik Kalimantan Timur. Sirana berupaya memberikan ruang lebih besar bagi perempuan.

Follow sosial media kami:

Berita Terkini

  • Pernyataan Sikap Perempuan Mahardhika Samarinda: Wujudkan Kerja Layak untuk Perempuan, Hentikan Kekerasan dan Militerisme di Dunia Kerja
  • AMNESTY INTERNATIONAL INDONESIA: Dengarkan aspirasi masyarakat Kaltim, usut kekerasan atas peserta aksi dan jurnalis
  • Empat Jurnalis Kaltim Jadi Korban Represi Saat Aksi Demo 214, Koalisi Pers Kaltim: Halangi Kerja Pers Bisa Dipidana

Kategori

  • Advertorial
  • Ceritarana
  • Dinas Pariwisata Kukar
  • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Diskominfo Kukar
  • Dispora Kukar
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Potretrana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
  • Uncategorized
  • Tentang Sirana
  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi
  • Hubungi Kami

© 2025 Sirana.id . All rights reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ranamendalam
  • Ceritarana
  • Ranaterkini
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar

© 2025 Sirana.id . All rights reserved