SIRANA.ID
  • Home
  • Ceritarana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
    • Kalimantan Timur
    • Nasional
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Diskominfo Kukar
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Tentang Sirana
No Result
View All Result
  • Home
  • Ceritarana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
    • Kalimantan Timur
    • Nasional
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Diskominfo Kukar
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Tentang Sirana
No Result
View All Result
SIRANA.ID
No Result
View All Result
Home Ranaterkini Nasional

Perkembangan AI Melaju, Negara Berkembang Terancam Makin Tertinggal

AdminSirana2 by AdminSirana2
3 December 2025
in Nasional, Ranaterkini
0
Ilustrasi AI dan manusia/Freepik

Ilustrasi AI dan manusia/Freepik

0
SHARES
17
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

New York, 2 Desember 2025 — Teknologi kecerdasan buatan (AI) yang berkembang sangat cepat dinilai dapat memperdalam ketimpangan antar negara jika tidak dikelola dengan baik. Hal ini disampaikan dalam laporan terbaru United Nations Development Programme (UNDP) yang berjudul The Next Great Divergence: Why AI May Widen Inequality Between Countries. Laporan tersebut menjelaskan bahwa negara-negara memasuki era AI dengan tingkat kesiapan yang berbeda, sehingga tanpa kebijakan yang tepat, kesenjangan pembangunan bisa makin melebar.

Asia dan Pasifik menjadi kawasan yang berada di pusat perkembangan AI. Dengan 55% populasi dunia, wilayah ini juga menjadi rumah bagi lebih dari separuh pengguna AI global. Inovasi yang melonjak pesat terjadi berkat dominasi Tiongkok dalam 70% paten AI dan kemunculan lebih dari 3.100 perusahaan AI baru di enam negara. AI bahkan diperkirakan mampu menambah pertumbuhan PDB kawasan hingga 2 poin persentase per tahun, serta memicu peningkatan ekonomi ASEAN hampir 1 triliun dolar AS dalam sepuluh tahun mendatang.

“Perkembangan AI berlangsung sangat cepat, sementara banyak negara masih berada di tahap awal,” kata Kanni Wignaraja, Asisten Sekretaris Jenderal PBB sekaligus Direktur Regional UNDP untuk Asia dan Pasifik. Ia menegaskan bahwa contoh di kawasan ini menunjukkan bagaimana kesenjangan dapat muncul antara negara yang menguasai AI dan negara yang hanya menjadi pengguna.

Selama hampir 50 tahun, negara-negara berpenghasilan rendah telah menutup ketertinggalan dari negara maju berkat teknologi, perdagangan, dan pembangunan. Namun laporan UNDP memperingatkan bahwa tren positif ini dapat terancam jika AI tidak diiringi kebijakan yang inklusif.

Kesiapan digital pun sangat beragam. Negara seperti Singapura, Korea Selatan, dan Tiongkok sudah sangat maju dalam infrastruktur dan keterampilan AI, sementara negara lain masih berusaha memenuhi akses teknologi dasar. Perbedaan kapasitas ini diperparah oleh lemahnya literasi digital, infrastruktur terbatas, dan risiko baru seperti hilangnya pekerjaan, ketimpangan data, serta meningkatnya kebutuhan energi dan air akibat penggunaan AI.

Sara Ferrer Olivella, Kepala Perwakilan UNDP Indonesia, menekankan pentingnya penerapan AI yang sejalan dengan prinsip keberlanjutan, terutama dalam pengelolaan air, energi, dan pangan.

Laporan tersebut juga mencatat kerentanan perempuan, pemuda, penduduk desa, dan masyarakat adat terhadap risiko eksklusi digital. Meski begitu, AI tetap menawarkan peluang besar untuk meningkatkan layanan publik, seperti platform Traffy Fondue di Bangkok atau layanan Moments of Life di Singapura.

UNDP menilai bahwa kemampuan suatu negara dalam membangun keterampilan, komputasi, dan tata kelola akan menentukan siapa yang maju dan siapa yang tertinggal dalam era AI. (Sirana.id)

Baca juga: Orang Kaya di Indonesia dan 221 Ribu Rakyat Miskin Kaltim

AdminSirana2

AdminSirana2

Related Posts

Dok: Istimewa
Nasional

Menanti Surat Presiden untuk RUU PPRT

15 April 2026
Ilustrasi Tikus/Freepiik
Ceritarana

BRIN Ingatkan Potensi Kembalinya Wabah Pes di Indonesia

13 April 2026
Ilustrasi Devil/Magdalene
Ceritarana

Bahas Kasus Andrie Yunus, Akses Magdalene Dibatasi, AJI Angkat Suara

8 April 2026
Next Post
Humas otorita IKN

Satgas Pasang Papan Larangan Aktivitas Ilegal di Tahura Bukit Soeharto

ANTARA FOTO/Beni Wijaya

Banjir Besar Sumatra Dianggap Akibat Krisis Agraria dan Ekologis yang Dibiarkan

Cuplikan film “Bubble Trouble” karya sutradara Fala Pratika dari OMG Film asal Yogyakarta yang ditayangkan pada UNiTE 2025

Lima Film Pendek Bersuara, Serukan Akhiri Kekerasan pada Perempuan dan Anak Perempuan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Dok: Istimewa

Menanti Surat Presiden untuk RUU PPRT

3 days ago
Ilustrasi Tikus/Freepiik

BRIN Ingatkan Potensi Kembalinya Wabah Pes di Indonesia

5 days ago
Ilustrasi Devil/Magdalene

Bahas Kasus Andrie Yunus, Akses Magdalene Dibatasi, AJI Angkat Suara

1 week ago
Aktivis KontraS Andrie Yunus (© AI Indonesia)

Mahasiswa FH Unmul Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

2 weeks ago

Kategori

  • Advertorial
  • Ceritarana
  • Dinas Pariwisata Kukar
  • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Diskominfo Kukar
  • Dispora Kukar
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Potretrana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
  • Uncategorized

Berita Populer

industri batu bara Kaltim (sirana.id)
Ceritarana

Permintaan Batu Bara Menurun, Anak Muda Kaltim Harus Bersiap

by Sirana.id
5 June 2025
0

SAMARINDA - Sejak era sebelum kemerdekaan, pertambangan dahulu jadi daya tarik Kalimantan Timur. Sisa industri pertambangan batu...

para perempuan yang memperjuangkan pemulihan ekosistem di Teluk Balikpapan, dalam sebuah aksi pad 2024 lalu. (Foto; Nofiyatul Chalimah)

Krisis Iklim dan Kerentanan Ganda Perempuan

12 June 2025
ilustrasi salah satu fakultas universitas Mulawarman/sirana.id)

Tujuh Perguruan Tinggi di Kaltim ini, Mahasiswa Barunya Tak Perlu Bayar UKT

17 June 2025
Tongkang batu bara yang melintas di perairan Kaltim (Sirana.id)

Orang Kaya di Indonesia dan 221 Ribu Rakyat Miskin Kaltim

28 September 2024
Nelayan dan kapal tongkang di Teluk Balikpapan (Foto: Nofiyatul Chalimah)

Memperjuangkan Kehidupan di Teluk Balikpapan dan Ambisi Pembangunan IKN

19 February 2025

Topik

aji indonesia amnesty international anak badan otorita IKN banjir batu bara bencana sumatera berau BMKG bps kaltim BRIN diskominfo kukar DPR RI Gaza gempa HAM ikn indonesia jurnalis kalimantan timur kaltim kekerasan kekerasan perempuan kemen PPPA komnas perempuan krisis iklim kukar Kutai Kartanegara lubang tambang maratua masyarakat adat muara badak orangutan pendidikan perempuan pesut mahakam pilkada pulau maratua samarinda sampah sirana.id tambang tambang batu bara universitas mulawarman wisata
SIRANA.ID

Sirana.id adalah media lokal di Kalimantan Timur yang hadir dengan semangat edukasi dan sumber informasi bagi publik Kalimantan Timur. Sirana berupaya memberikan ruang lebih besar bagi perempuan.

Follow sosial media kami:

Berita Terkini

  • Menanti Surat Presiden untuk RUU PPRT
  • BRIN Ingatkan Potensi Kembalinya Wabah Pes di Indonesia
  • Bahas Kasus Andrie Yunus, Akses Magdalene Dibatasi, AJI Angkat Suara

Kategori

  • Advertorial
  • Ceritarana
  • Dinas Pariwisata Kukar
  • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Diskominfo Kukar
  • Dispora Kukar
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Potretrana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
  • Uncategorized
  • Tentang Sirana
  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi
  • Hubungi Kami

© 2025 Sirana.id . All rights reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ranamendalam
  • Ceritarana
  • Ranaterkini
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar

© 2025 Sirana.id . All rights reserved