SIRANA.ID
  • Home
  • Ceritarana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
    • Kalimantan Timur
    • Nasional
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Diskominfo Kukar
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Tentang Sirana
No Result
View All Result
  • Home
  • Ceritarana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
    • Kalimantan Timur
    • Nasional
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Diskominfo Kukar
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Tentang Sirana
No Result
View All Result
SIRANA.ID
No Result
View All Result
Home Ranaterkini Nasional

Empat Kabupaten di Sumatera Utara Dilanda Bencana Banjir dan Longsor Secara Bersamaan

AdminSirana2 by AdminSirana2
27 November 2025
in Nasional
0
Foto: Kondisi jembatan yang terputus akibat banjir di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatra Utara, Selasa (25/11). (BPBD Kabupaten Tapanuli Utara)

Foto: Kondisi jembatan yang terputus akibat banjir di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatra Utara, Selasa (25/11). (BPBD Kabupaten Tapanuli Utara)

0
SHARES
10
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Empat wilayah kabupaten di Provinsi Sumatera Utara, yang meliputi Sibolga, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan, dilanda bencana banjir dan tanah longsor secara bersamaan akibat cuaca ekstrem pada Senin (24/11) dan Selasa (25/11). Bencana ini tidak hanya menimbulkan korban jiwa tetapi juga mengganggu aktivitas kehidupan dan penghidupan masyarakat secara signifikan.

Berdasarkan laporan sementara yang dihimpun Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB per Rabu (26/11) pukul 07.00 WIB, cuaca ekstrem di Kabupaten Sibolga yang ditandai hujan deras lebih dari dua hari memicu bencana banjir dan tanah longsor. Wilayah terdampak banjir meliputi Kelurahan Angin Nauli di Kecamatan Sibolga Utara, Kelurahan Aek Muara Pinang dan Aek Habil di Kecamatan Sibolga Selatan, serta Kelurahan Pasar Belakang dan Pasar Baru di Kecamatan Sibolga Kota.

Dari laporan visual terlihat banjir mengalir cukup deras menghantam rumah-rumah warga, menyeret kendaraan, dan merusak infrastruktur lainnya. Arus air banjir membawa material lumpur, batang pohon, puing bangunan, dan sampah rumah tangga yang memperparah kondisi. Sementara untuk tanah longsor, wilayah terdampak meliputi setidaknya 13 kelurahan yang tersebar di empat kecamatan berbeda. Akibat bencana ini, satu warga mengalami luka-luka dan telah mendapatkan perawatan medis, dengan kerugian material mencakup 3 unit rumah termasuk 1 ruko, serta terganggunya beberapa akses jalan vital.

Di Kabupaten Tapanuli Selatan, situasi bencana menunjukkan dampak lebih parah dengan korban 8 warga meninggal dunia, 58 luka-luka, dan 2.851 warga terpaksa mengungsi. Berdasarkan hasil kaji cepat sementara, kedua bencana ini telah berdampak pada 11 kecamatan, termasuk Sipirok, Marancar, Batangtoru, dan kecamatan lainnya. Sementara di Kabupaten Tapanuli Utara, tercatat 50 unit rumah terdampak dan dua jembatan terputus akibat banjir dan tanah longsor. BPBD dan tim gabungan telah melakukan pendataan dan merekomendasikan jalur alternatif Pangaribuan-Silantom sebagai akses jalan sementara.

Beralih ke wilayah Tapanuli Tengah, sebanyak 1.902 unit rumah terdampak banjir yang tersebar di 9 kecamatan, antara lain Pandan, Sarudik, Badiri, dan Kolang. BPBD Tapanuli Tengah bersama tim gabungan telah mendirikan tenda pengungsi dan mendistribusikan bantuan sembako kepada warga terdampak. Seluruh data yang tercatat masih bersifat sementara dan berpotensi berkembang sesuai hasil kaji cepat lanjutan di lapangan.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta mengidentifikasi dua sistem cuaca signifikan yang memicu cuaca ekstrem ini, yaitu Siklon Tropis KOTO yang berkembang di Laut Sulu dan Bibit Siklon 95B yang terpantau di Selat Malaka. Kedua sistem ini memengaruhi peningkatan curah hujan dan angin kencang di Sumatera bagian utara. Bibit Siklon 95B memicu pembentukan awan konvektif yang meluas, sementara Siklon Tropis KOTO meningkatkan pertumbuhan awan hujan melalui pola belokan angin dan penarikan massa udara basah.

BMKG memperingatkan potensi dampak langsung maupun tidak langsung terhadap kondisi cuaca ekstrem dan perairan dalam 24 jam ke depan. Bibit Siklon 95B berpotensi memicu hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang di beberapa provinsi, serta menimbulkan gelombang tinggi di berbagai perairan. Sementara Siklon Tropis KOTO berpotensi menyebabkan hujan sedang-lebat dan gelombang tinggi di wilayah lain termasuk Kalimantan Barat dan Kepulauan Riau.

BNPB terus memonitor perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk percepatan penanganan darurat. Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berlangsung, memantau informasi prakiraan cuaca secara berkala, dan mengikuti instruksi resmi dari petugas di lapangan. Khususnya warga yang tinggal di sekitar lereng perbukitan, bantaran sungai, dan wilayah rawan longsor disarankan melakukan evakuasi mandiri ke tempat lebih aman jika hujan lebat berlangsung lebih dari satu jam. (Sirana.id)

Tags: banjir besarbpbd
AdminSirana2

AdminSirana2

Related Posts

Kawat Berduri di Kantor Gubernur Kaltim/RA
Ceritarana

Pemasangan Kawat Berduri di Kantor Gubernur Kaltim Berlebihan dan Ancam Nilai Demokrasi

21 April 2026
Pertemuan Pejabat Senior Sesi ke-38 Konferensi Regional FAO untuk Asia dan Pasifik (APRC38) dibuka hari ini (20/4) di Brunei Darussalam. (c)FAO/AJEEM
Ceritarana

Pejabat Senior Pertanian Asia-Pasifik Berkumpul di Tengah Tekanan Ketahanan Pangan yang Meningkat

21 April 2026
Dok: Istimewa
Nasional

Menanti Surat Presiden untuk RUU PPRT

15 April 2026
Next Post
Badan pusat statistik provinsi Kalimantan Timur

Indeks Pembangunan Manusia Kalimantan Timur Tunjukkan Peningkatan pada Tahun 2025

IMPACT Signing Ceremony

Program Baru Dicanangkan untuk Kurangi Kematian Ibu Melahirkan di Indonesia

Salah satu lahan tambang di Kaltim/Sirana.id

Desak Moratorium Izin Tambang, Krisis Lingkungan Makin Parah!

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Kawat Berduri di Kantor Gubernur Kaltim/RA

Pemasangan Kawat Berduri di Kantor Gubernur Kaltim Berlebihan dan Ancam Nilai Demokrasi

18 hours ago
Pertemuan Pejabat Senior Sesi ke-38 Konferensi Regional FAO untuk Asia dan Pasifik (APRC38) dibuka hari ini (20/4) di Brunei Darussalam. (c)FAO/AJEEM

Pejabat Senior Pertanian Asia-Pasifik Berkumpul di Tengah Tekanan Ketahanan Pangan yang Meningkat

18 hours ago
Dok: Istimewa

Menanti Surat Presiden untuk RUU PPRT

7 days ago
Ilustrasi Tikus/Freepiik

BRIN Ingatkan Potensi Kembalinya Wabah Pes di Indonesia

1 week ago

Kategori

  • Advertorial
  • Ceritarana
  • Dinas Pariwisata Kukar
  • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Diskominfo Kukar
  • Dispora Kukar
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Potretrana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
  • Uncategorized

Berita Populer

industri batu bara Kaltim (sirana.id)
Ceritarana

Permintaan Batu Bara Menurun, Anak Muda Kaltim Harus Bersiap

by Sirana.id
5 June 2025
0

SAMARINDA - Sejak era sebelum kemerdekaan, pertambangan dahulu jadi daya tarik Kalimantan Timur. Sisa industri pertambangan batu...

para perempuan yang memperjuangkan pemulihan ekosistem di Teluk Balikpapan, dalam sebuah aksi pad 2024 lalu. (Foto; Nofiyatul Chalimah)

Krisis Iklim dan Kerentanan Ganda Perempuan

12 June 2025
ilustrasi salah satu fakultas universitas Mulawarman/sirana.id)

Tujuh Perguruan Tinggi di Kaltim ini, Mahasiswa Barunya Tak Perlu Bayar UKT

17 June 2025
Tongkang batu bara yang melintas di perairan Kaltim (Sirana.id)

Orang Kaya di Indonesia dan 221 Ribu Rakyat Miskin Kaltim

28 September 2024
Nelayan dan kapal tongkang di Teluk Balikpapan (Foto: Nofiyatul Chalimah)

Memperjuangkan Kehidupan di Teluk Balikpapan dan Ambisi Pembangunan IKN

19 February 2025

Topik

AJI aji indonesia amnesty international anak banjir batu bara bencana sumatera berau BMKG bps kaltim BRIN diskominfo kukar Gaza gempa HAM ikn indonesia jurnalis kalimantan timur kaltim kebebasan pers kekerasan kekerasan anak kekerasan perempuan kemen PPPA ketahanan pangan komnas perempuan krisis iklim kukar Kutai Kartanegara lubang tambang maratua masyarakat adat perempuan pers pesut mahakam pilkada pulau maratua samarinda sampah sirana.id tambang tambang batu bara universitas mulawarman wisata
SIRANA.ID

Sirana.id adalah media lokal di Kalimantan Timur yang hadir dengan semangat edukasi dan sumber informasi bagi publik Kalimantan Timur. Sirana berupaya memberikan ruang lebih besar bagi perempuan.

Follow sosial media kami:

Berita Terkini

  • Pemasangan Kawat Berduri di Kantor Gubernur Kaltim Berlebihan dan Ancam Nilai Demokrasi
  • Pejabat Senior Pertanian Asia-Pasifik Berkumpul di Tengah Tekanan Ketahanan Pangan yang Meningkat
  • Menanti Surat Presiden untuk RUU PPRT

Kategori

  • Advertorial
  • Ceritarana
  • Dinas Pariwisata Kukar
  • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Diskominfo Kukar
  • Dispora Kukar
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Potretrana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
  • Uncategorized
  • Tentang Sirana
  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi
  • Hubungi Kami

© 2025 Sirana.id . All rights reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ranamendalam
  • Ceritarana
  • Ranaterkini
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar

© 2025 Sirana.id . All rights reserved