TENGGARONG – Semangat masyarakat dalam mengembangkan potensi wisata lokal terus mendapat perhatian dan dukungan dari Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Salah satu destinasi baru yang menjanjikan adalah Tanjung Tamannoh, kawasan wisata yang dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) P3 di Desa Pela, Kecamatan Kota Bangun.
Plt. Kepala Bidang Pemasaran Dispar Kukar, Awang Ahmad Ivan, mengungkapkan pihaknya menyambut positif kehadiran destinasi baru ini dan telah mengambil sejumlah langkah strategis dalam mendukung proses promosi.
“Tanjung Tamannoh adalah salah satu potensi wisata yang dikelola dengan baik oleh masyarakat setempat, khususnya Pokdarwis P3. Mereka memiliki rekam jejak prestasi yang luar biasa, mulai dari tingkat regional, nasional, hingga internasional,” ujarnya.
Desa Pela sendiri telah dikenal luas sebagai salah satu desa wisata andalan Kukar, terutama karena keberadaan habitat pesut Mahakam, mamalia air langka yang menjadi daya tarik ekowisata. Keberadaan Tanjung Tamannoh semakin memperkaya tawaran wisata di wilayah tersebut, memberikan pilihan baru bagi wisatawan yang ingin mengeksplorasi alam dan budaya lokal.
Menanggapi potensi tersebut, Dispar Kukar telah memproduksi video promosi khusus untuk destinasi wisata di Desa Pela, termasuk Tanjung Tamannoh. Video ini telah dipublikasikan melalui kanal media sosial resmi Dispar Kukar guna menjangkau audiens yang lebih luas.
“Tahun ini kami memang menetapkan Desa Pela sebagai lokasi prioritas untuk produksi video promosi objek wisata. Ini sejalan dengan upaya kami dalam memperkuat citra wisata berbasis komunitas di Kukar,” tuturnya.
Dispar Kukar juga memberikan dukungan dalam bentuk fasilitasi pendanaan kegiatan promosi, khususnya untuk Festival Danau Semayang, sebuah agenda tahunan yang rutin diselenggarakan di Desa Pela setiap bulan Desember. Festival ini menjadi salah satu media utama promosi budaya dan pariwisata di kawasan Danau Semayang, sekaligus memperkuat posisi Desa Pela sebagai destinasi unggulan.
“Kami melihat Festival Danau Semayang sebagai bentuk kreativitas masyarakat yang patut diapresiasi dan didukung secara berkelanjutan. Oleh karena itu, setiap tahun kami bantu dari sisi pembiayaan event tersebut. Ini adalah wujud apresiasi kami terhadap kinerja dan kontribusi Desa Pela dalam memajukan pariwisata Kukar,” tambahnya.
Selain itu, penguatan promosi destinasi berbasis komunitas menjadi salah satu fokus dalam strategi pemasaran pariwisata daerah. Dispar Kukar berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan pelaku wisata lokal, termasuk Pokdarwis dan pelaku UMKM, agar destinasi yang berkembang benar-benar mencerminkan kearifan lokal dan mampu memberikan dampak ekonomi yang merata bagi masyarakat.
Tanjung Tamannoh dinilai sebagai salah satu contoh nyata keberhasilan partisipasi masyarakat dalam menciptakan destinasi wisata baru yang memiliki daya saing tinggi. (Adv/Dinas Pariwisata Kukar)















