SIRANA.ID
  • Home
  • Ceritarana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
    • Kalimantan Timur
    • Nasional
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Diskominfo Kukar
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Tentang Sirana
No Result
View All Result
  • Home
  • Ceritarana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
    • Kalimantan Timur
    • Nasional
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Diskominfo Kukar
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Tentang Sirana
No Result
View All Result
SIRANA.ID
No Result
View All Result
Home Ranaterkini Nasional

Dari Toraja ke Bukit Tigapuluh: Tradisi dan Ekosistem Terhimpit Perubahan Zaman

Sirana.id by Sirana.id
13 September 2025
in Nasional
0
Diskusi Fesmed 2025: Dari Toraja ke Bukit Tigapuluh: Tradisi dan Ekosistem Terhimpit Perubahan Zaman

Diskusi Fesmed 2025: Dari Toraja ke Bukit Tigapuluh: Tradisi dan Ekosistem Terhimpit Perubahan Zaman

0
SHARES
10
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Makassar – Festival Media 2025 menghadirkan diskusi bertajuk “Ritual dan Rasa: Reaksi Masyarakat Adat dengan Pangan dan Energi” yang menyoroti dampak modernisasi terhadap tradisi dan ekosistem masyarakat di Indonesia. Mulai dari Pulau Sulawesi hingga Sumatera.

Diskusi ini menghadirkan Eko Rusdianto, Grantee Pulitzer Center, yang meneliti perubahan tradisi di Toraja, serta perwakilan dari Permata Bank yang memaparkan program pelestarian lingkungan.

Eko Rusdianto menjelaskan bagaimana simbolisme, pangan, dan ritual di Toraja perlahan berubah akibat modernisasi. Ia mencontohkan ukiran ayam pada Tongkonan yang sarat makna spiritual.

“Ukiran ayam di Tongkonan paling tinggi, ada yang menghadap ke barat sebagai perlambangan hubungan dengan Tuhan, sementara ayam koro menghadap ke timur sebagai perlambangan kehidupan. Lantas bagaimana modernisasi melihat hal itu?” ujarnya.

Selain itu, ia mengulas tradisi Bulu Londong atau adu ayam di Toraja yang dahulu digunakan sebagai hiburan dalam ritual kematian sekaligus media penyelesaian sengketa tanah tanpa kekerasan. Pemenang aduan menentukan pihak yang berhak, sementara ayam yang kalah kemudian dimakan bersama. Namun, tradisi ini mengalami pergeseran seiring masuknya ayam impor dari Filipina dan Peru.

“Dulu ayam lokal menjadi bagian penting dari ritual. Tapi sekarang, banyak orang beralih ke ayam ras karena lebih murah, sekitar Rp40.000–Rp50.000 per ekor. Akibatnya, ayam lokal semakin langka,” jelas Eko.

Fenomena ini terlihat jelas dalam ritual penyembelihan ayam kaliabo di Makale, Toraja. Jika dulu ayam berukuran besar dengan kaki kuning dipersembahkan, kini yang tersedia sering kali hanya ayam kecil karena keterbatasan pasokan lokal.

Diskusi juga menghadirkan perspektif lain terkait hubungan masyarakat adat dan lingkungan. Melalui inisiatif PermataHati, Permata Bank menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian ekosistem dengan melindungi habitat Gajah Sumatera di kawasan Bukit Tigapuluh.

“Gajah Sumatera adalah salah satu dari sedikit hewan liar yang terancam punah di Indonesia. Bukit Tigapuluh menjadi rumah terakhir bagi satwa langka ini bersama spesies dilindungi lainnya,” kata Head CSER Permata Bank, Hanggoro Seno.

Data menunjukkan, 70 persen hutan Sumatera hilang dalam 25 tahun terakhir, membuat populasi gajah terus menurun. Saat ini, hanya sekitar 120 ekor gajah yang tersisa di Bukit Tigapuluh. Di kawasan itu juga hidup 221 jiwa masyarakat adat yang harus berbagi ruang dengan satwa liar. Hal ini pun menunjukkan bagaimana tradisi dan ekosistem perlahan tergerus modernisasi.  (sirana.id)

Sirana.id

Sirana.id

Ada beberapa alasan nama Sirana disematkan untuk portal ini. Dari selatan provinsi Kalimantan Timur yaitu Kabupaten Paser, Sirana adalah satu dari jenis anggrek yang terkenal keindahannya di Cagar Alam Teluk Adang. Lalu, Rana adalah nama yang dari berbagai bahasa, memiliki makna indah, anggun, riang, dan pemberani. Dari nama ini, Sirana bersemangat menjadi media yang memberi warna berbeda untuk Kalimantan Timur. Mungkin tidak jadi yang tercepat atau terbesar, tapi bisa menjadi oase baru di dunia jurnalistik Kalimantan Timur. Sirana akan berusaha terus berdaya dan bersuara menyajikan liputan yang nyaman dibaca untuk semua Temanrana

Related Posts

Thumbnail Trailer Pesta Babi/Youtube Indonesia Baru
Ceritarana

Komnas HAM Soroti Intimidasi dan Pembubaran Pemutaran Film Pesta Babi

13 May 2026
Dokumentasi: Perempuan Mahardhika
Kalimantan Timur

Pernyataan Sikap Perempuan Mahardhika Samarinda: Wujudkan Kerja Layak untuk Perempuan, Hentikan Kekerasan dan Militerisme di Dunia Kerja

2 May 2026
Kawat Berduri di Kantor Gubernur Kaltim/RA
Ceritarana

Pemasangan Kawat Berduri di Kantor Gubernur Kaltim Berlebihan dan Ancam Nilai Demokrasi

21 April 2026
Next Post
festival media 2025 oleh AJI di Makassar (Foto: AJI Indonesia)

Sarasehan AJI di Festival Media 2025: Dorong Liputan Indepth dan Perkuat Jejaring Alternatif

Anak Gajah Tari yang ditemukan mati (Foto: TN Tesso Nilo)

Elephant Endotheliotropic Herpes Virus yang Sebabkan si Anak Gajah Tari Mati

Lubang tambang batu bara yang merenggut nyawa (dokumentasi: Jatam Kaltim)

Kuburan Terbuka Kaltim Itu Bernama Lubang Tambang Batu Bara

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Dokumentasi Peluncuran Buku Pendidikan Lingkungan Hidup SD Pesisir

YPUI Luncurkan Buku Pendidikan Lingkungan Hidup untuk SD Pesisir di Balikpapan

7 days ago
Thumbnail Trailer Pesta Babi/Youtube Indonesia Baru

Komnas HAM Soroti Intimidasi dan Pembubaran Pemutaran Film Pesta Babi

1 week ago
Dokumentasi: Perempuan Mahardhika

Pernyataan Sikap Perempuan Mahardhika Samarinda: Wujudkan Kerja Layak untuk Perempuan, Hentikan Kekerasan dan Militerisme di Dunia Kerja

3 weeks ago
Aksi Demo 214 oleh masyarakat Kaltim (foto:Nasya)

AMNESTY INTERNATIONAL INDONESIA: Dengarkan aspirasi masyarakat Kaltim, usut kekerasan atas peserta aksi dan jurnalis

4 weeks ago

Kategori

  • Advertorial
  • Ceritarana
  • Dinas Pariwisata Kukar
  • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Diskominfo Kukar
  • Dispora Kukar
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Potretrana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
  • Uncategorized

Berita Populer

industri batu bara Kaltim (sirana.id)
Ceritarana

Permintaan Batu Bara Menurun, Anak Muda Kaltim Harus Bersiap

by Sirana.id
5 June 2025
0

SAMARINDA - Sejak era sebelum kemerdekaan, pertambangan dahulu jadi daya tarik Kalimantan Timur. Sisa industri pertambangan batu...

para perempuan yang memperjuangkan pemulihan ekosistem di Teluk Balikpapan, dalam sebuah aksi pad 2024 lalu. (Foto; Nofiyatul Chalimah)

Krisis Iklim dan Kerentanan Ganda Perempuan

12 June 2025
ilustrasi salah satu fakultas universitas Mulawarman/sirana.id)

Tujuh Perguruan Tinggi di Kaltim ini, Mahasiswa Barunya Tak Perlu Bayar UKT

17 June 2025
Tongkang batu bara yang melintas di perairan Kaltim (Sirana.id)

Orang Kaya di Indonesia dan 221 Ribu Rakyat Miskin Kaltim

28 September 2024
Nelayan dan kapal tongkang di Teluk Balikpapan (Foto: Nofiyatul Chalimah)

Memperjuangkan Kehidupan di Teluk Balikpapan dan Ambisi Pembangunan IKN

19 February 2025

Topik

aji indonesia amnesty international anak banjir batu bara bencana sumatera berau BMKG bps kaltim BRIN cuaca diskominfo kukar Gaza gempa HAM ikn indonesia jurnalis kalimantan timur kaltim kebebasan pers kekerasan kekerasan perempuan kemen PPPA ketahanan pangan komnas perempuan krisis iklim kukar Kutai Kartanegara lubang tambang maratua masyarakat adat perempuan pers pertambangan pesut mahakam pilkada pulau maratua samarinda sampah sirana.id tambang tambang batu bara universitas mulawarman wisata
SIRANA.ID

Sirana.id adalah media lokal di Kalimantan Timur yang hadir dengan semangat edukasi dan sumber informasi bagi publik Kalimantan Timur. Sirana berupaya memberikan ruang lebih besar bagi perempuan.

Follow sosial media kami:

Berita Terkini

  • YPUI Luncurkan Buku Pendidikan Lingkungan Hidup untuk SD Pesisir di Balikpapan
  • Komnas HAM Soroti Intimidasi dan Pembubaran Pemutaran Film Pesta Babi
  • Pernyataan Sikap Perempuan Mahardhika Samarinda: Wujudkan Kerja Layak untuk Perempuan, Hentikan Kekerasan dan Militerisme di Dunia Kerja

Kategori

  • Advertorial
  • Ceritarana
  • Dinas Pariwisata Kukar
  • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Diskominfo Kukar
  • Dispora Kukar
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Potretrana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
  • Uncategorized
  • Tentang Sirana
  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi
  • Hubungi Kami

© 2025 Sirana.id . All rights reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ranamendalam
  • Ceritarana
  • Ranaterkini
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar

© 2025 Sirana.id . All rights reserved