SIRANA.ID
  • Home
  • Ceritarana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
    • Kalimantan Timur
    • Nasional
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Diskominfo Kukar
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Tentang Sirana
No Result
View All Result
  • Home
  • Ceritarana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
    • Kalimantan Timur
    • Nasional
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Diskominfo Kukar
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Tentang Sirana
No Result
View All Result
SIRANA.ID
No Result
View All Result
Home Ranamendalam

Child Grooming yang Merugikan Hidup Seorang Anak

Sirana.id by Sirana.id
26 September 2024
in Ranamendalam
0
ilustrasi anak-anak (generated by AI)

ilustrasi anak-anak (generated by AI)

0
SHARES
17
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KASUS viral murid perempuan dengan gurunya di Gorontalo, berkaitan dengan dugaan child grooming. Bukanlah hubungan suka sama suka selayaknya dua manusia dewasa. Polres Gorontalo pun sudah menahan guru yang merupakan tersangka pada kasus ini.

Kapolres Gorontalo AKBP Deddy Herman, menyampaikan bahwa saat ini pihaknya (Polres Gorontalo) tengah menerima dan menangani kasus tersebut dengan laporan Polisi Nomor : LP/B/199/IX/2024/SPKT/Polres Gorontalo/Polda Gorontalo, tanggal 23 September 2024.

“Mereka melakukan pemeriksaan saksi-saksi sebanyak 8 orang, termasuk pelapor serta terlapor. Dan kami telah menetapkan status tersangka inisial DH dengan pasal yang dipersangkakan yakni pasal 81 ayat (3) Undang-Undang RI Nomor 17 tahun 2016 tentang perlindungan anak, diancam dengan penjaranya ditambah 1/3 (sepertiga) dari ancaman pidana sebagaimana dimaksud pada ayat (1) yakni paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun,” ujar Kapolres.

Lebih lanjut, Kapolres Gorontalo menguraikan bahwa kronologis kejadian yaitu pada awal tahun 2022, korban memang mulai dekat dengan tersangka DH. Sehingga pada bulan September keduanya sudah menjalin asmara. Sedangkan perbuatan persetubuhan pertama kali dilakukan sekitar bulan Januari 2024, dan terakhir pada bulan September 2024 dilakukan di salah satu rumah teman korban di wilayah Kecamatan Limboto Barat. Perbuatan itu sempat direkam menggunakan Handphone oleh teman korban, tanpa sepengetahuan dari korban dan tersangka.
Kapolres juga menambahkan bahwa pihaknya telah menyita beberapa barang bukti terkait dengan perkara tersebut, serta melakukan penahanan terhadap tersangka di rumah tahanan Polres Gorontalo.
“Terkait kasus ini, kami juga sudah menyita beberapa barang bukti dan melakukan penahanan terhadap tersangka di rutan Polres Gorontalo,” jelasnya.

Dugaan grooming pun mencuat. Soal grooming, Beberapa waktu lalu Deputi Perlindungan Khusus Anak Kemen PPPA, Nahar menjelaskan lebih lanjut seorang anak dapat menjadi korban child grooming yaitu pada kondisi ketika seseorang mencoba membangun hubungan saling percaya dengan anak-anak dengan tujuan untuk melecehkan korban.

“Korban seringkali tidak sadar telah menjadi korban grooming,”  jelasnya.

Melansir laman Halodoc, istilah child grooming mengacu pada keadaan ketika seseorang mencoba membangun hubungan saling percaya dengan seorang anak (yang bukan darah dagingnya). Bagi para pelaku tindakan tersebut, hal ini bertujuan agar pada nantinya, pelaku dapat melakukan tindak pelecehan seksual terhadap anak tersebut.

Child grooming dapat terjadi dalam berbagai bentuk dan bisa dilakukan oleh siapa saja. Mulai dari guru, pelatih olahraga, hingga orang tak dikenal. Selain memanipulasi untuk tujuan seksual, pelaku tindakan ini juga umumnya secara sengaja memainkan emosi anak atau melakukan kekerasan psikis. Hal ini pada akhirnya dapat membuat si anak terpuruk secara mental.

Perlu diketahui bahwa pelaku child grooming dapat membangun koneksi dan kepercayaan dengan anak dan keluarganya dalam rentang waktu yang lama. Mulai dari berminggu-minggu hingga bahkan bertahun-tahun.

Sebagai contoh, hal ini mungkin dapat terjadi, jika seorang pelaku child grooming berteman dengan sebuah keluarga, dan memiliki hubungan yang luar biasa dengan anak tersebut. Nantinya, pelaku tindakan ini mungkin akan bertahap menghabiskan lebih banyak waktu dengan anak tersebut.

Hal ini bertujuan untuk membangun pondasi kepercayaan yang kuat pada sang anak. Dengan demikian, pelaku dapat leluasa melakukan pelecehan seksual di kemudian hari. (Sirana.id)

 

Tags: anakchild groominggroomingkekerasan anak
Sirana.id

Sirana.id

Ada beberapa alasan nama Sirana disematkan untuk portal ini. Dari selatan provinsi Kalimantan Timur yaitu Kabupaten Paser, Sirana adalah satu dari jenis anggrek yang terkenal keindahannya di Cagar Alam Teluk Adang. Lalu, Rana adalah nama yang dari berbagai bahasa, memiliki makna indah, anggun, riang, dan pemberani. Dari nama ini, Sirana bersemangat menjadi media yang memberi warna berbeda untuk Kalimantan Timur. Mungkin tidak jadi yang tercepat atau terbesar, tapi bisa menjadi oase baru di dunia jurnalistik Kalimantan Timur. Sirana akan berusaha terus berdaya dan bersuara menyajikan liputan yang nyaman dibaca untuk semua Temanrana

Related Posts

Induk pesut mahakam dan anaknya (YK-RASI)
Kalimantan Timur

Alasan Mengapa Tak Ada Penangkaran Pesut Mahakam

19 January 2026
ilustrasi sungai mahakam di wilayah Samarinda
Kalimantan Timur

Sampah, Mikroplastik, dan Sungai Mahakam

6 October 2025
Wilayah hilir Sungai Mahakam yang sarat aktivitas industri
Kalimantan Timur

Melindungi Benteng Kehidupan di Hulu Mahakam yang Tersisa

5 October 2025
Next Post
Smelter nikel di Kaltim. (Dok: Tim KJI Samarinda)

Cita-Cita Tinggi Bahlil Soal EBT di Smelter Nikel

paus terdampar yang terekam dalam gadget warga (source: Sosial media)

Paus Terdampar di Balikpapan, Ingatkan Efek Perubahan Lingkungan

Ilustrasi makanan dari hasil laut (Sirana.id)

Jika Laut Tercemar, Makanan Kita Pun Tercemar

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Induk pesut mahakam dan anaknya (YK-RASI)

Alasan Mengapa Tak Ada Penangkaran Pesut Mahakam

10 hours ago
ilustrasi pesisir di Pulau Jawa

Degradasi Padang Lamun di Sumatera dan Jawa Lepaskan Karbon Lebih Besar Dibandingkan Wilayah Lain

2 days ago
Konferensi Pers, Indonesian Parliamentary Center (IPC) bersama Sindikasi Pemilu dan Demokrasi/Istimewa

Pilkada Tak Langsung Dinilai Merugikan Rakyat

2 days ago
Bandara Maratua/RA

Tak Lagi Perintis, Rute Berau–Maratua Kini Terbang Komersial

3 days ago

Kategori

  • Advertorial
  • Ceritarana
  • Dinas Pariwisata Kukar
  • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Diskominfo Kukar
  • Dispora Kukar
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Potretrana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
  • Uncategorized

Berita Populer

industri batu bara Kaltim (sirana.id)
Ceritarana

Permintaan Batu Bara Menurun, Anak Muda Kaltim Harus Bersiap

by Sirana.id
5 June 2025
0

SAMARINDA - Sejak era sebelum kemerdekaan, pertambangan dahulu jadi daya tarik Kalimantan Timur. Sisa industri pertambangan batu...

para perempuan yang memperjuangkan pemulihan ekosistem di Teluk Balikpapan, dalam sebuah aksi pad 2024 lalu. (Foto; Nofiyatul Chalimah)

Krisis Iklim dan Kerentanan Ganda Perempuan

12 June 2025
ilustrasi salah satu fakultas universitas Mulawarman/sirana.id)

Tujuh Perguruan Tinggi di Kaltim ini, Mahasiswa Barunya Tak Perlu Bayar UKT

17 June 2025
Tongkang batu bara yang melintas di perairan Kaltim (Sirana.id)

Orang Kaya di Indonesia dan 221 Ribu Rakyat Miskin Kaltim

28 September 2024
Nelayan dan kapal tongkang di Teluk Balikpapan (Foto: Nofiyatul Chalimah)

Memperjuangkan Kehidupan di Teluk Balikpapan dan Ambisi Pembangunan IKN

19 February 2025

Topik

amnesty international anak ancaman jurnalis balikpapan banjir batu bara bencana sumatera berau BMKG bps kaltim BRIN cuaca diskominfo kukar gempa ikn indonesia jurnalis kalimantan timur kaltim kekerasan kekerasan anak kekerasan perempuan kemen PPPA komnas perempuan krisis iklim KUHAP kukar Kutai Kartanegara lubang tambang maratua masyarakat adat muara badak perempuan perempuan pekerja perubahan iklim pesut pesut mahakam pilkada pulau maratua samarinda sampah sirana.id tambang wisata yayasan mitra hijau
SIRANA.ID

Sirana.id adalah media lokal di Kalimantan Timur yang hadir dengan semangat edukasi dan sumber informasi bagi publik Kalimantan Timur. Sirana berupaya memberikan ruang lebih besar bagi perempuan.

Follow sosial media kami:

Berita Terkini

  • Alasan Mengapa Tak Ada Penangkaran Pesut Mahakam
  • Degradasi Padang Lamun di Sumatera dan Jawa Lepaskan Karbon Lebih Besar Dibandingkan Wilayah Lain
  • Pilkada Tak Langsung Dinilai Merugikan Rakyat

Kategori

  • Advertorial
  • Ceritarana
  • Dinas Pariwisata Kukar
  • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Diskominfo Kukar
  • Dispora Kukar
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Potretrana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
  • Uncategorized
  • Tentang Sirana
  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi
  • Hubungi Kami

© 2025 Sirana.id . All rights reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ranamendalam
  • Ceritarana
  • Ranaterkini
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar

© 2025 Sirana.id . All rights reserved