SIRANA.ID
  • Home
  • Ceritarana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
    • Kalimantan Timur
    • Nasional
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Diskominfo Kukar
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Tentang Sirana
No Result
View All Result
  • Home
  • Ceritarana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
    • Kalimantan Timur
    • Nasional
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Diskominfo Kukar
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Tentang Sirana
No Result
View All Result
SIRANA.ID
No Result
View All Result
Home Ranaterkini Kalimantan Timur

BEM FKIP Unmul Gelar Aksi Simbolik di Hardiknas, Soroti Ketimpangan Pendidikan di Kaltim

AdminSirana2 by AdminSirana2
5 May 2025
in Kalimantan Timur, Nasional, Ranamendalam
0
BEM FKIP Unmul Gelar Aksi Simbolik di Hardiknas, Soroti Ketimpangan Pendidikan di Kaltim
0
SHARES
33
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Samarinda – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mulawarman (Unmul) bersama Aliansi SISMA Kaltim menggelar aksi memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Kamis (2/5). Aksi ini bukan sekadar aksi simbolik, melainkan bentuk protes terhadap kondisi pendidikan yang dinilai semakin terpinggirkan oleh kepentingan politik serta bukti keprihatinan pendidik terhadap pendidikan di Indonesia, khususnya di Kalimantan Timur.

“Aksi ini dilakukan untuk menyuarakan keresahan mahasiswa dan pelajar terhadap kebijakan pendidikan yang tidak sesuai dengan amanat Pembukaan UUD 1945, khususnya poin ‘Mencerdaskan Kehidupan Bangsa’,” ungkap AR, salah satu perwakilan BEM FKIP.

Selain itu, pendidikan adalah kunci untuk memutus rantai kemiskinan, mengurangi ketimpangan, dan menciptakan masyarakat yang lebih kritis dan kreatif. Tanpa pendidikan yang baik, sulit bagi suatu bangsa untuk bersaing di dunia yang semakin kompleks.

“Pendidikan hari ini justru mencederai tujuan bangsa. Kami ingin mengingatkan bahwa pendidikan seharusnya menjadi alat untuk memajukan masyarakat, bukan dikendalikan oleh kepentingan politik, mengutip pernyataan Nelson Mandela, ‘Pendidikan adalah senjata paling ampuh untuk mengubah dunia’,” ujar AR.

Dalam aksi ini, BEM FKIP Unmul dan Aliansi SISMA Kaltim menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah dan pemangku kebijakan, antara lain:
1. Menyoroti rencana pembangunan pemerintah tingkat menengah, serta mempertanyakan aktualisasi program pendidikan di Kaltim, terutama yang berkaitan dengan visi gubernur Kaltim.
2. Menuntut perlindungan hak guru serta tindak tegas terhadap segala bentuk pelecehan di lingkungan pendidikan.
3. Mendesak pemerintah untuk mengutamakan kebebasan berpendapat bagi pelajar.
4. Menuntut gaji yang layak bagi guru honorer.
5. Meminta kejelasan dan jaminan kesejahteraan terkait perumahan guru honorer, sebagaimana diatur dalam UU ASN.
6. Dari elemen BK, disampaikan pula desakan untuk menurunkan atau meniadakan pajak buku sebagai bentuk dukungan terhadap literasi dan akses ilmu pengetahuan.

“Serta saya menegaskan bahwa aksi bukan hanya milik kawan-kawan mahasiswa ataupun kelompok tertentu tetapi aksi ini adalah untuk kita bersama yang menuntut hak kita, menuntut kesejahteraan sebagai tenaga pendidikan Indonesia. Saya juga berharap masyarakat dan pemangku kebijakan dapat membuka mata terhadap kondisi pendidikan kita hari ini,” tambah AR.

Aksi ini dilakukan dengan memasang spanduk berisi pesan kritis di tujuh lokasi strategis di Samarinda, yaitu:
• Flyover Jalan Juanda
• Tugu Pesut
• Depan Kantor Gubernur Kaltim
• Simpang Tiga Jalan Pahlawan
• Depan Dekanat FKIP Gunung Kelua
• Depan Gedung Rektorat Unmul
• Gerbang Utama Unmul
Pemilihan lokasi ini didasarkan pada nilai simbolik dan visibilitas tinggi agar pesan mereka terdengar oleh pemangku kebijakan. Aksi ini diikuti beberapa lembaga, terkhususnya lembaga dari FKIP, dan juga BEM KM Unmul.

AR berharap pemerintah dan masyarakat membuka mata terhadap kondisi pendidikan saat ini. “Pendidikan dapat menjadi lebih inklusif, adil, dan manusiawi, terutama di daerah seperti Kaltim yang masih memiliki tantangan geografis dan sosial,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa pemerintah daerah dan pusat harus serius mengaktualisasikan visi pembangunan pendidikan yang telah dicanangkan, bukan hanya sebagai janji politik, tetapi sebagai komitmen terhadap masa depan generasi bangsa. Hak guru harus dilindungi sepenuhnya, termasuk dari segala bentuk kekerasan dan pelecehan di lingkungan pendidikan. Guru honorer layak mendapatkan penghasilan yang manusiawi serta jaminan kesejahteraan, seperti akses terhadap perumahan yang layak sebagaimana tertuang dalam UU ASN.

Aksi ini menjadi pengingat bahwa pendidikan adalah fondasi kemajuan bangsa. Pemerintah diharapkan merealisasikan janji-janji pembangunan pendidikan, bukan hanya sebagai wacana politik, melainkan komitmen nyata untuk masa depan generasi muda. Karena dengan pembangunan pendidikan yang adil, merata dan berpihak pada rakyat, akan membawa pendidikan yang bermutu untuk anak-anak bangsa demi mewujudkan masa depan yang cerah untuk bangsa. (RA)

AdminSirana2

AdminSirana2

Related Posts

Induk pesut mahakam dan anaknya (YK-RASI)
Kalimantan Timur

Alasan Mengapa Tak Ada Penangkaran Pesut Mahakam

19 January 2026
Konferensi Pers, Indonesian Parliamentary Center (IPC) bersama Sindikasi Pemilu dan Demokrasi/Istimewa
Nasional

Pilkada Tak Langsung Dinilai Merugikan Rakyat

17 January 2026
Bandara Maratua/RA
Ceritarana

Tak Lagi Perintis, Rute Berau–Maratua Kini Terbang Komersial

16 January 2026
Next Post
Ilustrasi profesi jurnalis

Temuan AJI: 75 Persen Jurnalis Indonesia Pernah Alami Kekerasan

sertifikasi videografi oleh Dispar Kukar

Gelar Sertifikasi Videografi, Dispar Kukar Dorong Pemberdayaan Pekerja Kreatif

Arianto (kanan) saat memberikan cenderamata ke narasumber sertifikasi videografi di Kukar

Dispar Upayakan Skill Videografer di Tiap Kecamatan Kukar, Makin Hebat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Induk pesut mahakam dan anaknya (YK-RASI)

Alasan Mengapa Tak Ada Penangkaran Pesut Mahakam

10 hours ago
ilustrasi pesisir di Pulau Jawa

Degradasi Padang Lamun di Sumatera dan Jawa Lepaskan Karbon Lebih Besar Dibandingkan Wilayah Lain

2 days ago
Konferensi Pers, Indonesian Parliamentary Center (IPC) bersama Sindikasi Pemilu dan Demokrasi/Istimewa

Pilkada Tak Langsung Dinilai Merugikan Rakyat

2 days ago
Bandara Maratua/RA

Tak Lagi Perintis, Rute Berau–Maratua Kini Terbang Komersial

3 days ago

Kategori

  • Advertorial
  • Ceritarana
  • Dinas Pariwisata Kukar
  • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Diskominfo Kukar
  • Dispora Kukar
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Potretrana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
  • Uncategorized

Berita Populer

industri batu bara Kaltim (sirana.id)
Ceritarana

Permintaan Batu Bara Menurun, Anak Muda Kaltim Harus Bersiap

by Sirana.id
5 June 2025
0

SAMARINDA - Sejak era sebelum kemerdekaan, pertambangan dahulu jadi daya tarik Kalimantan Timur. Sisa industri pertambangan batu...

para perempuan yang memperjuangkan pemulihan ekosistem di Teluk Balikpapan, dalam sebuah aksi pad 2024 lalu. (Foto; Nofiyatul Chalimah)

Krisis Iklim dan Kerentanan Ganda Perempuan

12 June 2025
ilustrasi salah satu fakultas universitas Mulawarman/sirana.id)

Tujuh Perguruan Tinggi di Kaltim ini, Mahasiswa Barunya Tak Perlu Bayar UKT

17 June 2025
Tongkang batu bara yang melintas di perairan Kaltim (Sirana.id)

Orang Kaya di Indonesia dan 221 Ribu Rakyat Miskin Kaltim

28 September 2024
Nelayan dan kapal tongkang di Teluk Balikpapan (Foto: Nofiyatul Chalimah)

Memperjuangkan Kehidupan di Teluk Balikpapan dan Ambisi Pembangunan IKN

19 February 2025

Topik

amnesty international anak ancaman jurnalis balikpapan banjir batu bara bencana sumatera berau BMKG bps kaltim BRIN cuaca diskominfo kukar gempa ikn indonesia jurnalis kalimantan timur kaltim kekerasan kekerasan anak kekerasan perempuan kemen PPPA komnas perempuan krisis iklim KUHAP kukar Kutai Kartanegara lubang tambang maratua masyarakat adat muara badak perempuan perempuan pekerja perubahan iklim pesut pesut mahakam pilkada pulau maratua samarinda sampah sirana.id tambang wisata yayasan mitra hijau
SIRANA.ID

Sirana.id adalah media lokal di Kalimantan Timur yang hadir dengan semangat edukasi dan sumber informasi bagi publik Kalimantan Timur. Sirana berupaya memberikan ruang lebih besar bagi perempuan.

Follow sosial media kami:

Berita Terkini

  • Alasan Mengapa Tak Ada Penangkaran Pesut Mahakam
  • Degradasi Padang Lamun di Sumatera dan Jawa Lepaskan Karbon Lebih Besar Dibandingkan Wilayah Lain
  • Pilkada Tak Langsung Dinilai Merugikan Rakyat

Kategori

  • Advertorial
  • Ceritarana
  • Dinas Pariwisata Kukar
  • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Diskominfo Kukar
  • Dispora Kukar
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Potretrana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
  • Uncategorized
  • Tentang Sirana
  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi
  • Hubungi Kami

© 2025 Sirana.id . All rights reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ranamendalam
  • Ceritarana
  • Ranaterkini
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar

© 2025 Sirana.id . All rights reserved