SIRANA.ID
  • Home
  • Ceritarana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
    • Kalimantan Timur
    • Nasional
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Diskominfo Kukar
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Tentang Sirana
No Result
View All Result
  • Home
  • Ceritarana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
    • Kalimantan Timur
    • Nasional
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Diskominfo Kukar
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Tentang Sirana
No Result
View All Result
SIRANA.ID
No Result
View All Result
Home Ranaterkini Kalimantan Timur

Atas Nama Kesejahteraan dan Godaan Batu Bara di Kalimantan Timur

Sirana.id by Sirana.id
7 January 2025
in Kalimantan Timur, Ranaterkini
0
ilustrasi batu bara di Kalimantan Timur (Sirana.id)

ilustrasi batu bara di Kalimantan Timur (Sirana.id)

0
SHARES
62
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA – Kekayaan sumber daya alam, buat Kalimantan Timur jadi bulan-bulanan industri ekstraktif. Batu bara melimpah ruah di Kalimantan Timur telah memperkaya sejumlah orang di negeri ini. Tetapi, tak juga mampu bikin ratusan ribu orang di Kaltim bisa mereguk tuah cuan batu bara. 221 ribu rakyat Kaltim masih miskin. Beragam konflik agraria terjadi hingga bencana lingkungan tak bisa dihindari.

Namun, eksplorasi batu bara masih dirasa menggiurkan. Sebab, data dari Minerba One Data Indonesia (MODI) menunjukkan produksi batu bara terus digenjot. Pada 2021, produksi batu bara di Indonesia mencapai 606,28  juta ton. Kemudian, 2022 naik jadi 685,80 juta ton. Lalu 2023 tembus 770,90 juta ton. Terbaru pada 2024, produksi batu bara 830,48 juta ton.

Dari berbagai wilayah penghasil batu bara di Indonesia, Kalimantan Timur paling wahid.  Berbagai perusahaan mengeruk isu bumi Kaltim. Terbaru, ormas keagamaan juga bakal turut serta. Pemberian IUP batu bara kepada ormas keagamaan ada dalam pasal 83A, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 25 Tahun 2024 Tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batu Bara.

Lahan bekas tambang yang disiapkan untuk dikelola berbagai ormas keagamaan adalah lahan bekas Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) dari enam perusahaan besar, yaitu PT Arutmin Indonesia, PT Kendilo Coal Indonesia, PT Kaltim Prima Coal, PT Adaro Energy Tbk, PT Multi Harapan Utama, dan PT Kideco Jaya Agung.

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf mengatakan pihaknya sudah membentuk PT Berkah Usaha Muamalah Nusantara atau PT BUMN, yang akan menggarap 25 ribu – 26 ribu hektare. Yahya menyebut badan usaha ini dimiliki oleh koperasi.

“Koperasi itu milik PBNU bersama dengan pengurus dan warga,” kata dia dalam konferensi pers.

Yahya menyebut, saat ini masih ada sejumlah dokumen yang sedang diurus. Seperti dokumen studi lingkungan, juga menunggu berapa jumlah potensi batu bara dari hasil eksplorasi. Rencananya, PT BUMN milik PBNU ini akan mengeruk batu bara di eks lahan PT KPC di Kalimantan Timur.

Tidak hanya PBNU. PP Muhammadiyah juga menerima tawaran ini. Muhammadiyah juga sudah menyiapkan PT Mentari Swadaya Ecomining untuk turut menambang batu bara.

Protes Dari Benua Etam

Tak semua setuju dengan ormas turut menambang batu bara. Protes sudah bolak balik dilakukan. Misal pada (15/12/2024), Festival Ibu Bumi Menggugat digelar di Samarinda, dengan tema “Ta’awun untuk Keadilan Ekologi”.

Para perwakilan organisasi membacakan deklarasi pada Festival Ibu Bumi Menggugat
Para perwakilan organisasi membacakan deklarasi pada Festival Ibu Bumi Menggugat

Festival Ibu Bumi Menggugat hadir sebagai respons terhadap kondisi ini, sekaligus sebagai upaya untuk mengkritisi dan mengajak masyarakat berdiskusi tentang dampak kebijakan pemerintah, khususnya yang tercermin dalam Peraturan Pemerintah (PP) No. 25 Tahun 2024. Salah satu pasal yang menjadi sorotan adalah Pasal 83A, yang memungkinkan ormas keagamaan menjadi prioritas dalam memperoleh izin usaha pertambangan, termasuk untuk wilayah izin usaha pertambangan khusus (WIUPK). Kebijakan ini dikhawatirkan akan membuka peluang bagi penyalahgunaan kekuasaan dan memperburuk kerusakan ekosistem, mengingat ormas keagamaan yang diberikan izin mungkin tidak memiliki pengalaman atau keahlian dalam pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan.

Dalam diskusi utama festival itu, Fahmi Ahmad Fauzan, perwakilan dari Kader Hijau Muhammadiyah, menyampaikan pandangannya tentang pentingnya gotong royong dalam menghadapi krisis ekologi yang semakin mendalam.

“Sebagai bagian dari gerakan kader hijau, kami percaya bahwa gotong royong atau ta’awun adalah jalan untuk memperjuangkan keadilan ekologi. Bumi ini adalah ibu kita, yang harus dijaga dan dirawat bersama. Sayangnya, proyek-proyek besar seperti geothermal, tambang marmer, dan tambang batubara justru merusak ibu bumi dan menghancurkan ruang hidup kita,” tegas Fahmi, yang juga aktif dalam mengkampanyekan pelestarian lingkungan melalui Muhammadiyah.

Saat itu, Aidil, Ketua Panitia Festival Ibu Bumi Menggugat, juga menjelaskan kegiatan ini memberikan kesempatan bagi semua pihak untuk mendiskusikan dan menilai kembali keputusan Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah terkait pengelolaan tambang dan sumber daya alam lainnya.

“Kami berharap, melalui kegiatan ini, anggota Muhammadiyah dapat membuka perspektif baru untuk mengevaluasi kebijakan yang ada, sehingga dapat mendorong keputusan yang lebih berpihak pada keberlanjutan lingkungan,” ujarnya pada Desember lalu. (sirana.id)

Baca Juga: Festival Ibu Bumi Menggugat di Samarinda, Ta’awun untuk Keadilan Ekologi

Tags: batu barakalimantan timurormas keagamaantambang batu bara
Sirana.id

Sirana.id

Ada beberapa alasan nama Sirana disematkan untuk portal ini. Dari selatan provinsi Kalimantan Timur yaitu Kabupaten Paser, Sirana adalah satu dari jenis anggrek yang terkenal keindahannya di Cagar Alam Teluk Adang. Lalu, Rana adalah nama yang dari berbagai bahasa, memiliki makna indah, anggun, riang, dan pemberani. Dari nama ini, Sirana bersemangat menjadi media yang memberi warna berbeda untuk Kalimantan Timur. Mungkin tidak jadi yang tercepat atau terbesar, tapi bisa menjadi oase baru di dunia jurnalistik Kalimantan Timur. Sirana akan berusaha terus berdaya dan bersuara menyajikan liputan yang nyaman dibaca untuk semua Temanrana

Related Posts

Induk pesut mahakam dan anaknya (YK-RASI)
Kalimantan Timur

Alasan Mengapa Tak Ada Penangkaran Pesut Mahakam

19 January 2026
Konferensi Pers, Indonesian Parliamentary Center (IPC) bersama Sindikasi Pemilu dan Demokrasi/Istimewa
Nasional

Pilkada Tak Langsung Dinilai Merugikan Rakyat

17 January 2026
Bandara Maratua/RA
Ceritarana

Tak Lagi Perintis, Rute Berau–Maratua Kini Terbang Komersial

16 January 2026
Next Post
Badak Pahu di Suaka Badak Kelian (Foto: BKSDA Kaltim)

Apa Kabar Badak Pahu di Suaka Badak Kelian?

peresmian kawasan lindung IKN (Humas Otorita IKN)

Kawasan Lindung IKN di Samboja Lestari, Diresmikan

Mirwan (kiri) dan Arman Jais (kanan) ( Credit Foto: Nofiyatul Chalimah)

Upaya Pemuda Suku Balik Mempertahankan Eksistensi di Antara Riuh IKN

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Induk pesut mahakam dan anaknya (YK-RASI)

Alasan Mengapa Tak Ada Penangkaran Pesut Mahakam

11 hours ago
ilustrasi pesisir di Pulau Jawa

Degradasi Padang Lamun di Sumatera dan Jawa Lepaskan Karbon Lebih Besar Dibandingkan Wilayah Lain

2 days ago
Konferensi Pers, Indonesian Parliamentary Center (IPC) bersama Sindikasi Pemilu dan Demokrasi/Istimewa

Pilkada Tak Langsung Dinilai Merugikan Rakyat

2 days ago
Bandara Maratua/RA

Tak Lagi Perintis, Rute Berau–Maratua Kini Terbang Komersial

3 days ago

Kategori

  • Advertorial
  • Ceritarana
  • Dinas Pariwisata Kukar
  • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Diskominfo Kukar
  • Dispora Kukar
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Potretrana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
  • Uncategorized

Berita Populer

industri batu bara Kaltim (sirana.id)
Ceritarana

Permintaan Batu Bara Menurun, Anak Muda Kaltim Harus Bersiap

by Sirana.id
5 June 2025
0

SAMARINDA - Sejak era sebelum kemerdekaan, pertambangan dahulu jadi daya tarik Kalimantan Timur. Sisa industri pertambangan batu...

para perempuan yang memperjuangkan pemulihan ekosistem di Teluk Balikpapan, dalam sebuah aksi pad 2024 lalu. (Foto; Nofiyatul Chalimah)

Krisis Iklim dan Kerentanan Ganda Perempuan

12 June 2025
ilustrasi salah satu fakultas universitas Mulawarman/sirana.id)

Tujuh Perguruan Tinggi di Kaltim ini, Mahasiswa Barunya Tak Perlu Bayar UKT

17 June 2025
Tongkang batu bara yang melintas di perairan Kaltim (Sirana.id)

Orang Kaya di Indonesia dan 221 Ribu Rakyat Miskin Kaltim

28 September 2024
Nelayan dan kapal tongkang di Teluk Balikpapan (Foto: Nofiyatul Chalimah)

Memperjuangkan Kehidupan di Teluk Balikpapan dan Ambisi Pembangunan IKN

19 February 2025

Topik

amnesty international anak ancaman jurnalis balikpapan banjir batu bara bencana sumatera berau BMKG bps kaltim BRIN cuaca diskominfo kukar gempa ikn indonesia jurnalis kalimantan timur kaltim kekerasan kekerasan anak kekerasan perempuan kemen PPPA komnas perempuan krisis iklim KUHAP kukar Kutai Kartanegara lubang tambang maratua masyarakat adat muara badak perempuan perempuan pekerja perubahan iklim pesut pesut mahakam pilkada pulau maratua samarinda sampah sirana.id tambang wisata yayasan mitra hijau
SIRANA.ID

Sirana.id adalah media lokal di Kalimantan Timur yang hadir dengan semangat edukasi dan sumber informasi bagi publik Kalimantan Timur. Sirana berupaya memberikan ruang lebih besar bagi perempuan.

Follow sosial media kami:

Berita Terkini

  • Alasan Mengapa Tak Ada Penangkaran Pesut Mahakam
  • Degradasi Padang Lamun di Sumatera dan Jawa Lepaskan Karbon Lebih Besar Dibandingkan Wilayah Lain
  • Pilkada Tak Langsung Dinilai Merugikan Rakyat

Kategori

  • Advertorial
  • Ceritarana
  • Dinas Pariwisata Kukar
  • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Diskominfo Kukar
  • Dispora Kukar
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Potretrana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
  • Uncategorized
  • Tentang Sirana
  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi
  • Hubungi Kami

© 2025 Sirana.id . All rights reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ranamendalam
  • Ceritarana
  • Ranaterkini
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar

© 2025 Sirana.id . All rights reserved