SIRANA.ID
  • Home
  • Ceritarana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
    • Kalimantan Timur
    • Nasional
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Diskominfo Kukar
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Tentang Sirana
No Result
View All Result
  • Home
  • Ceritarana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
    • Kalimantan Timur
    • Nasional
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Diskominfo Kukar
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Tentang Sirana
No Result
View All Result
SIRANA.ID
No Result
View All Result
Home Ranaterkini Nasional

Peluang Bekerja Menjadi Perawat di Eropa

Sirana.id by Sirana.id
30 October 2024
in Nasional
0
diskusi BRIN soal pekerjaan perawat di Eropa (sumber: BRIN)

diskusi BRIN soal pekerjaan perawat di Eropa (sumber: BRIN)

0
SHARES
15
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Eropa menjadi tujuan migrasi internasional baru bagi pekerja migran Indonesia (PMI), khususnya pekerja di bidang kesehatan atau perawat. Menariknya, ada kekhususan tersendiri dari Eropa tentang peluang PMI untuk bekerja di sana.

Hal itu disampaikan Kepala Pusat Riset Kependudukan (PRP) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Nawawi dalam webinar tentang Migrasi Internasional PMI 2024 seri ke-4 bertema Migrasi Perawat Indonesia dan Permintaan Tenaga Kesehatan Global: Peluang dan Tantangan dalam Bekerja di Eropa, pada Selasa (29/10). Seperti melansir dari laman BRIN.

Nawawi berpendapat, masyarakat Eropa saat ini mengalami aging society, jadi peluang untuk kebutuhan tenaga perawat dan care giver menjadi sangat penting. Kebutuhan pelayanan kesehatan yang optimal dan pola hidup yang sehat di Eropa, pastinya membutuhkan pelayan kesehatan yang optimal.

“Selain itu juga adanya jaminan keamanan, kepastian hukum, dan kestabilan ekonomi. Eropa dikenal dengan negara emigran, sehingga sudah terbiasa adanya interaksi antara masyarakat lokal dengan pekerja asing,” jelasnya.

Nawawi berharap output yang akan dihasilkan berupa riset maupun publikasi terkait dinamika pekerja kesehatan di beberapa negara secara global. Baik Jepang, Arab Saudi, Jerman, Belanda dan lain-lain.

“Data dari BP2MI dan Kemenaker menunjukkan, job order dari perawat Indonesia masih sangat besar. Kurun waktu 2014 – 2022 dari sekitar 4,2 juta job order untuk perawat, kita baru memenuhi 9% dari job order tersebut,” sebutnya.

Namun demikian, ada berbagai hambatan yaitu informasi peluang kerja perawat di luar negeri. Kemudian pemahaman tentang regulasi, dan proses bekerja di luar negeri harus melalui berbagai skema. Hambatan berikutnya, keterbatasan kemampuan berbahasa di negara yang akan ditempati, serta hambatan kultural.

Sementara itu, Said Saleh Alwaini Chief Executive Officer Binawan Group menjelaskan, pada 2030 kurangnya tenaga perawat diperkirakan akan mencapai 2,5 juta di negara-negara OECD (Organization for Economic Cooperation and Development).

“Hal tersebut berkaitan dengan meningkatnya kebutuhan perawatan kesehatan pada populasi yang menua, dan berkurangnya pasokan pekerja usia produktif. Demikian juga tingginya angka putus sekolah dalam profesi ini, terutama setelah COVID-19. Selanjutnya, penurunan minat yang signifikan untuk mengejar pendidikan, dan karier keperawatan,” urainya.

Said memberikan rekomendasi, yaitu mempromosikan kesadaran akan peluang kerja internasional kepada perawat Indonesia, mempromosikan kesadaran perawat Indonesia di pasar Eropa.  “Menyubsidi program persiapan seperti pelatihan dan pendidikan, terutama untuk memenuhi tuntutan internasional, serta merekayasa ulang dan merampingkan proses penempatan khususnya untuk posisi terampil dan profesional,” terangnya.

Toary Ceacer Fransiskus Worang Koordinator Fungsi Ekonomi KJRI Frankfurt Republik Federal Jerman lebih banyak menjelaskan strategi memanfaatkan peluang pengiriman pekerja migran Indonesia ke Jerman.

“Di Jerman sejak 1970 telah terjadi pertumbuhan penduduk yang negatif dan diproyeksikan berlanjut hingga 2060. Proyeksi keperluan pasokan tenaga kesehatan yakni perawat sebanyak 3 juta orang hingga 2060,” ucapnya.

Menurutnya, langkah yang diambil Pemerintah Jerman untuk menarik masuknya pekerja migran, antara lain pembentukan kerja sama G-to-G oleh Pemerintah Jerman dengan negara lain. Misalnya di Indonesia melalui program Triple Win, dan Jerman juga membuka peluang kerja sama dengan banyak negara seperti Turki dan India,” ulasnya.

Direktur Penempatan Pemerintah Kawasan Eropa dan Timur Tengah Kementerian/Badan P2MI Dyah Rejekiningrum menyoroti peluang dan tantangan bekerja di Eropa. Kebutuhan perawat di Jerman terus meningkat, yang diperkirakan dari 1,94 juta orang pada 2024 menjadi 2,09 juta orang pada 2030.

Adapun strategi yang sudah dilakukan oleh BP2MI selama ini adalah kolaborasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan untuk memfasilitasi proses pelatihan bahasa Jerman. “Selain itu, kolaborasi dengan lembaga pendidikan untuk insert kurikulum seperti di Poltekkes 3 Jakarta, Bandung, dan Semarang. Kami juga mengevaluasi hasil pemeriksaan psikologi dengan tingkat keberhasilan pembelajaran bahasa Jerman,” tutupnya. (sirana.id)

baca juga: PHK di Kalimantan Timur dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan
Tags: BRINEropapekerjapekerja migranperawat
Sirana.id

Sirana.id

Ada beberapa alasan nama Sirana disematkan untuk portal ini. Dari selatan provinsi Kalimantan Timur yaitu Kabupaten Paser, Sirana adalah satu dari jenis anggrek yang terkenal keindahannya di Cagar Alam Teluk Adang. Lalu, Rana adalah nama yang dari berbagai bahasa, memiliki makna indah, anggun, riang, dan pemberani. Dari nama ini, Sirana bersemangat menjadi media yang memberi warna berbeda untuk Kalimantan Timur. Mungkin tidak jadi yang tercepat atau terbesar, tapi bisa menjadi oase baru di dunia jurnalistik Kalimantan Timur. Sirana akan berusaha terus berdaya dan bersuara menyajikan liputan yang nyaman dibaca untuk semua Temanrana

Related Posts

Aksi Masyarakat adat di sekitar IKN saat hari laut pada Juni 2024 (Sirana.id)
Nasional

RUU Reforma Agraria Masuk Prolegnas Prioritas 2026

25 August 2026
Saat masyarakat adat berkomunikasi untuk percepatan penetapan hutan adat (foto: istimewa)
Kalimantan Timur

Masyarakat Long Isun dan Long Pahangai I Tuntut Penetapan Hutan Adat Bahau Umaq Suling

11 August 2026
Kepala Badan Karantina Indonesia Abdul Kadir Karding dan Perwakilan FAO di Indonesia dan Timor-Leste Rajendra Aryal bersama perwakilan dari berbagai kementerian dan lembaga dalam peluncuran program senilai USD 200.000 untuk memperkuat manajemen risiko sistem perkarantinaan hewan di Indonesia pada Selasa (7/7) di Jakarta. ©️Badan Karantina Indonesia
Nasional

Barantin dan FAO Perkuat Biosekuriti Nasional Hadapi Ancaman Penyakit Hewan Lintas Batas

7 July 2026
Next Post
Deretan industri di wilayah Balikpapan (sirana.id)

Balikpapan Jadi Magnet Investasi di Kaltim

industri batu bara Kaltim (sirana.id)

Cita-Cita Penuhi Energi dengan Gasifikasi Batu Bara

WBP yang akan dimutasikan Rutan Kelas IIA Samarinda (sumber: Rutan Kelas IIA Samarinda)

Realita Over Kapasitas Penjara di Samarinda

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Aksi Masyarakat adat di sekitar IKN saat hari laut pada Juni 2024 (Sirana.id)

RUU Reforma Agraria Masuk Prolegnas Prioritas 2026

2 days ago
Revamping Ammonia Pabrik-2 Pupuk Kaltim Siap Beroperasi Penuh (foto; istimewa)

Selesaikan Uji Kinerja 168 Jam, Revamping Ammonia Pabrik-2 Pupuk Kaltim Siap Beroperasi Penuh dan Pangkas Emisi 110 Ribu Ton CO2

2 days ago
Petugas padamkan karhutla (dok: BPBD Kaltim)

Awal Agustus, Hotspot di Kaltim Capai 4,7 ribu Titik

2 weeks ago
Manfaatkan Limbah Organik untuk Pertanian Berkelanjutan (foto: Istimewa)

Pupuk Kaltim Dorong Pemanfaatan Limbah Organik untuk Pertanian Berkelanjutan

2 weeks ago

Kategori

  • Advertorial
  • Ceritarana
  • Dinas Pariwisata Kukar
  • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Diskominfo Kukar
  • Dispora Kukar
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Potretrana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
  • Uncategorized

Berita Populer

industri batu bara Kaltim (sirana.id)
Ceritarana

Permintaan Batu Bara Menurun, Anak Muda Kaltim Harus Bersiap

by Sirana.id
5 June 2025
0

SAMARINDA - Sejak era sebelum kemerdekaan, pertambangan dahulu jadi daya tarik Kalimantan Timur. Sisa industri pertambangan batu...

para perempuan yang memperjuangkan pemulihan ekosistem di Teluk Balikpapan, dalam sebuah aksi pad 2024 lalu. (Foto; Nofiyatul Chalimah)

Krisis Iklim dan Kerentanan Ganda Perempuan

12 June 2025
ilustrasi salah satu fakultas universitas Mulawarman/sirana.id)

Tujuh Perguruan Tinggi di Kaltim ini, Mahasiswa Barunya Tak Perlu Bayar UKT

17 June 2025
Tongkang batu bara yang melintas di perairan Kaltim (Sirana.id)

Orang Kaya di Indonesia dan 221 Ribu Rakyat Miskin Kaltim

28 September 2024
Nelayan dan kapal tongkang di Teluk Balikpapan (Foto: Nofiyatul Chalimah)

Memperjuangkan Kehidupan di Teluk Balikpapan dan Ambisi Pembangunan IKN

19 February 2025

Topik

aji indonesia amnesty international anak banjir batu bara bencana sumatera berau BMKG bps kaltim BRIN cuaca diskominfo kukar Gaza gempa HAM ikn indonesia jurnalis kalimantan timur kaltim kekerasan kekerasan anak kekerasan perempuan kemen PPPA ketahanan pangan komnas perempuan krisis iklim kukar Kutai Kartanegara lubang tambang maratua masyarakat adat orangutan perempuan pesut mahakam pilkada pulau maratua samarinda sampah sirana.id tambang tambang batu bara universitas mulawarman unmul wisata
SIRANA.ID

Sirana.id adalah media lokal di Kalimantan Timur yang hadir dengan semangat edukasi dan sumber informasi bagi publik Kalimantan Timur. Sirana berupaya memberikan ruang lebih besar bagi perempuan.

Follow sosial media kami:

Berita Terkini

  • RUU Reforma Agraria Masuk Prolegnas Prioritas 2026
  • Selesaikan Uji Kinerja 168 Jam, Revamping Ammonia Pabrik-2 Pupuk Kaltim Siap Beroperasi Penuh dan Pangkas Emisi 110 Ribu Ton CO2
  • Awal Agustus, Hotspot di Kaltim Capai 4,7 ribu Titik

Kategori

  • Advertorial
  • Ceritarana
  • Dinas Pariwisata Kukar
  • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Diskominfo Kukar
  • Dispora Kukar
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Potretrana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
  • Uncategorized
  • Tentang Sirana
  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi
  • Hubungi Kami

© 2025 Sirana.id . All rights reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ranamendalam
  • Ceritarana
  • Ranaterkini
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar

© 2025 Sirana.id . All rights reserved