SIRANA.ID
  • Home
  • Ceritarana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
    • Kalimantan Timur
    • Nasional
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Diskominfo Kukar
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Tentang Sirana
No Result
View All Result
  • Home
  • Ceritarana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
    • Kalimantan Timur
    • Nasional
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Diskominfo Kukar
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Tentang Sirana
No Result
View All Result
SIRANA.ID
No Result
View All Result
Home Ranaterkini Nasional

Amnesty Desak Pembebasan Aktivis Morowali dan Hentikan Tindakan Represif Aparat

AdminSirana2 by AdminSirana2
8 January 2026
in Nasional, Ranaterkini
0
Ilustrasi dibalik jeruji/Freepik

Ilustrasi dibalik jeruji/Freepik

0
SHARES
23
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Amnesty International Indonesia menyoroti keras penangkapan paksa terhadap aktivis lingkungan serta tindakan aparat yang dinilai sewenang-wenang terhadap warga yang mempertahankan tanah mereka dalam konflik lahan tambang di Morowali, Sulawesi Tengah. Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid, menyatakan bahwa kekhawatiran masyarakat sipil terhadap potensi penyalahgunaan kewenangan aparat pasca pemberlakuan KUHAP baru kini mulai terbukti.

Menurut Usman, cara kepolisian menangani konflik agraria di Morowali menunjukkan lemahnya negara dalam menghadapi kepentingan korporasi yang diduga melanggar hak atas tanah warga. Sebaliknya, negara justru tampil represif terhadap masyarakat yang berupaya melindungi lingkungan dan ruang hidup mereka. Amnesty mengecam keras praktik penangkapan dan penahanan sewenang-wenang terhadap aktivis lingkungan, serta menegaskan bahwa warga yang memperjuangkan hak atas tanah dan lingkungan tidak boleh dikriminalisasi.

Penangkapan aktivis berinisial AD pada 3 Januari 2026 disebut memicu eskalasi konflik. Tuduhan diskriminasi ras dan etnis yang dilaporkan oleh pihak perusahaan tambang dinilai patut dipertanyakan, mengingat AD dikenal vokal mengkritik dugaan penyerobotan lahan dan perusakan mangrove. Amnesty menilai kriminalisasi semacam ini mencerminkan praktik Strategic Lawsuit Against Public Participation (SLAPP), yakni penggunaan hukum pidana untuk membungkam partisipasi publik yang sah dan dilindungi konstitusi. Padahal, perjuangan warga mempertahankan tanah dan lingkungan hidup termasuk dalam perlindungan hukum anti-SLAPP.

Respons aparat setelah insiden pembakaran kantor perusahaan tambang semakin memperkuat kesan represif. Pengerahan aparat bersenjata ke permukiman warga serta penangkapan tanpa prosedur yang jelas dinilai melanggar prinsip due process of law dan bertentangan dengan Kovenan Internasional Hak-Hak Sipil dan Politik (ICCPR) yang telah diratifikasi Indonesia.

Amnesty juga menyinggung dugaan penganiayaan terhadap seorang nenek di Pasaman, Sumatra Barat, yang menolak aktivitas tambang emas ilegal di lahannya. Kasus tersebut dinilai mencerminkan pola serupa, di mana warga yang mempertahankan ruang hidup justru menjadi korban kekerasan.

Insiden Morowali, menurut Amnesty, menunjukkan kecenderungan negara bertindak layaknya pelindung kepentingan korporasi ekstraktif, alih-alih melindungi hak asasi warga. Amnesty menegaskan bahwa investasi tidak boleh dijalankan dengan mengorbankan HAM.

Amnesty International Indonesia mendesak pembebasan aktivis AD, menuntut investigasi independen atas tindakan aparat terhadap warga Desa Torete, serta meminta penegakan hukum yang mengedepankan prinsip HAM. Negara juga diminta menjamin kebebasan berekspresi dan berkumpul, serta memastikan pembangunan dilakukan dengan partisipasi bermakna dan persetujuan masyarakat terdampak sebagai langkah minimum memulihkan keadilan dan kepercayaan publik. (Sirana.id)

Tags: amnesty internationalaparat
AdminSirana2

AdminSirana2

Related Posts

Antonio Gueterres (foto: UN)
Ranaterkini

Hari Internasional untuk Mengakhiri Impunitas Atas Kejahatan Terhadap Jurnalis 2026 – Pesan Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres

4 November 2026
Peserta menyaksikan film dokumenter Inong Peudame: Together, We Were Brave di Aceh Besar, 30 September 2026. Foto: UN Women/Riska Munawarah
Ceritarana

Meneruskan Warisan Perjuangan Perempuan Aceh: Film Inong Peudame Dorong Dialog tentang Perempuan, Perdamaian, dan Ketangguhan

1 October 2026
Petani memanen jagung (foto: Pupuk Kaltim)
Advertorial

Dorong Kemandirian Desa, Pupuk Kaltim Raih Predikat Gold pada CSR dan PDB Awards 2026

1 October 2026
Next Post
Sidang Dewan HAM PBB di Jenewa, Swiss, 24/02/2025 (© Joan Sutter via Shutterstock)

Jangan Terjebak Euforia Jabatan Presiden Dewan HAM PBB

Yuliana Wetuq yang akrab disapa Ming, tanpa lelah menjaga Hutan Lindung Wehea. Foto: Akun Facebook Yuli Wetuq

Yuliana Wetuq, Perempuan yang Menjaga Hutan Wehea

Mentri ESDM targetkan Indonesia stop impor solar/Kementrian ESDM

Bahlil: Kalau Kilang Balikpapan Jalan, Impor Solar Tak Diperlukan

Kategori

  • Advertorial
  • Ceritarana
  • Dinas Pariwisata Kukar
  • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Diskominfo Kukar
  • Dispora Kukar
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Potretrana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
  • Uncategorized

Topik

advertorial aji indonesia amnesty international anak banjir batu bara bencana sumatera berau BMKG bps kaltim BRIN diskominfo kukar DPR RI Gaza gempa HAM ikn indonesia jurnalis kalimantan timur kaltim kekerasan kekerasan perempuan kemen PPPA ketahanan pangan komnas perempuan krisis iklim kukar Kutai Kartanegara lubang tambang maratua masyarakat adat orangutan perempuan pesut mahakam pilkada pulau maratua pupuk kaltim samarinda sampah sirana.id tambang tambang batu bara universitas mulawarman wisata

Berita Terkini

  • Hari Internasional untuk Mengakhiri Impunitas Atas Kejahatan Terhadap Jurnalis 2026 – Pesan Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres
  • Kunjungi PKT, Anggota Komisi XII DPR RI Apresiasi Kinerja Perusahaan
  • Meneruskan Warisan Perjuangan Perempuan Aceh: Film Inong Peudame Dorong Dialog tentang Perempuan, Perdamaian, dan Ketangguhan

Kategori

  • Advertorial
  • Ceritarana
  • Dinas Pariwisata Kukar
  • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Diskominfo Kukar
  • Dispora Kukar
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Potretrana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
  • Uncategorized
  • Tentang Sirana
  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi
  • Hubungi Kami

© 2025 Sirana.id . All rights reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ranamendalam
  • Ceritarana
  • Ranaterkini
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar

© 2025 Sirana.id . All rights reserved