SIRANA.ID
  • Home
  • Ceritarana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
    • Kalimantan Timur
    • Nasional
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Diskominfo Kukar
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Tentang Sirana
No Result
View All Result
  • Home
  • Ceritarana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
    • Kalimantan Timur
    • Nasional
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Diskominfo Kukar
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Tentang Sirana
No Result
View All Result
SIRANA.ID
No Result
View All Result
Home Ranaterkini Kalimantan Timur

BRIN Dorong IKN Dibangun dengan Fondasi Sosial-Budaya dan Lingkungan yang Kuat

AdminSirana2 by AdminSirana2
15 December 2025
in Kalimantan Timur, Ranaterkini
0
Dok: Humas BRIN

Dok: Humas BRIN

0
SHARES
20
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta — Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) tidak seharusnya hanya menonjolkan kemajuan fisik dan teknologi, tetapi juga perlu menempatkan integrasi sosial dan budaya sebagai dasar utama agar kota baru ini tumbuh inklusif dan berkelanjutan. Pandangan tersebut mengemuka dalam seminar “Assembling Nusantara 2: The Collaborative and Integrative Paradigm of Indonesia’s New Capital City Toward a Global Modern City” yang diselenggarakan Pusat Riset Masyarakat dan Budaya (PMB) BRIN di Gedung Widya Graha BRIN, Jakarta, Kamis (4/12).

Seminar ini menghadirkan dua peneliti PMB-BRIN, Galuh Indraprasta dan Ari Nurlia, yang memaparkan hasil riset mengenai pentingnya pendekatan kolaboratif dan integratif dalam pembangunan IKN. Keduanya menekankan bahwa riset sosial-budaya memiliki peran penting agar pembangunan ibu kota baru selaras dengan cita-cita menjadi kota modern berkelas global tanpa kehilangan jati diri Nusantara.

Galuh Indraprasta menegaskan bahwa pembangunan IKN tidak bisa hanya berfokus pada infrastruktur dan kecanggihan teknologi. Menurutnya, identitas sosial dan budaya masyarakat Indonesia harus menjadi bagian utama dalam perencanaan kota. Ia menilai modernitas sebuah kota global tidak boleh menghapus akar budaya yang telah lama hidup di tengah masyarakat. Karena itu, IKN perlu dibangun dengan prinsip keberlanjutan sosial dan budaya, bukan semata keberlanjutan teknologi.

Ia juga menekankan pentingnya pendekatan kolaboratif dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, akademisi, pelaku industri, hingga komunitas lokal. Dengan cara ini, pembangunan IKN diharapkan tidak hanya tampak modern secara fisik, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan tetap sejalan dengan nilai-nilai sosial budaya Indonesia. Galuh berharap riset sosial-budaya PMB-BRIN dapat memberi kontribusi nyata dalam mewujudkan IKN yang mencerminkan kekayaan identitas bangsa.

Sementara itu, Ari Nurlia memaparkan konsep Smart Forest City sebagai landasan perencanaan IKN. Konsep ini menggabungkan pemanfaatan teknologi modern dengan upaya pelestarian lingkungan, sejalan dengan komitmen global terhadap pengurangan deforestasi dan pembangunan rendah karbon. Ia menegaskan bahwa pemindahan ibu kota seharusnya menjadi solusi atas persoalan kepadatan penduduk dan tekanan lingkungan di Jakarta, bukan sekadar pemindahan pusat administrasi.

Ari menjelaskan bahwa wilayah IKN memiliki luas sekitar 256.000 hektare, dengan hampir 60 persen berupa kawasan hutan. Namun, kawasan ini juga menghadapi berbagai tantangan, seperti lubang bekas tambang, risiko kerusakan ekologi, serta potensi konflik klaim lahan masyarakat adat Paser Balik, Dayak, dan Kutai. Karena itu, pembangunan IKN menargetkan 75 persen area hijau, restorasi hutan jangka panjang hingga 100 tahun, serta pencapaian emisi karbon netral pada 2045.

Ia menambahkan, enam klaster strategis mulai dari teknologi bersih, pertanian berkelanjutan, hingga pendidikan dan industri 5.0 diproyeksikan menjadi penggerak ekonomi baru di luar Jawa. Ari menegaskan perlindungan hak masyarakat lokal, pemerataan akses layanan dasar, dan keterlibatan masyarakat dalam perencanaan merupakan syarat mutlak agar pembangunan IKN tidak menimbulkan marginalisasi sosial. (Sirana.id)

Baca juga: Sinergi Otorita IKN dan BRIN Perkuat Fondasi Tata Ruang dan Sosial Ibu Kota Baru

Tags: BRINikn
AdminSirana2

AdminSirana2

Related Posts

Dokumentasi: Perempuan Mahardhika
Kalimantan Timur

Pernyataan Sikap Perempuan Mahardhika Samarinda: Wujudkan Kerja Layak untuk Perempuan, Hentikan Kekerasan dan Militerisme di Dunia Kerja

2 May 2026
Aksi Demo 214 oleh masyarakat Kaltim (foto:Nasya)
Kalimantan Timur

AMNESTY INTERNATIONAL INDONESIA: Dengarkan aspirasi masyarakat Kaltim, usut kekerasan atas peserta aksi dan jurnalis

22 April 2026
Aksi Demo 214 oleh masyarakat Kaltim (foto:Nasya)
Kalimantan Timur

Empat Jurnalis Kaltim Jadi Korban Represi Saat Aksi Demo 214, Koalisi Pers Kaltim: Halangi Kerja Pers Bisa Dipidana

22 April 2026
Next Post
Karya instalasi “Not For Sale” dan senimannya, I Wayan “Nano” Sudarna Putra

Pameran Seni Nasional Menyorot Dampak Tambang di Kalimantan Timur

Potret Nelayan dan Salah Satu Ikan Kerapu © YLBKD/GC

Dukungan Budidaya Kerapu Berkelanjutan Dorong Ekonomi Nelayan dan Jaga Laut Maratua

Dok: Istimewa

Serikat Petani Indonesia Desak Presiden Prabowo Tetapkan Banjir Sumatra sebagai Bencana Nasional

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Dokumentasi: Perempuan Mahardhika

Pernyataan Sikap Perempuan Mahardhika Samarinda: Wujudkan Kerja Layak untuk Perempuan, Hentikan Kekerasan dan Militerisme di Dunia Kerja

2 days ago
Aksi Demo 214 oleh masyarakat Kaltim (foto:Nasya)

AMNESTY INTERNATIONAL INDONESIA: Dengarkan aspirasi masyarakat Kaltim, usut kekerasan atas peserta aksi dan jurnalis

2 weeks ago
Aksi Demo 214 oleh masyarakat Kaltim (foto:Nasya)

Empat Jurnalis Kaltim Jadi Korban Represi Saat Aksi Demo 214, Koalisi Pers Kaltim: Halangi Kerja Pers Bisa Dipidana

2 weeks ago
Kawat Berduri di Kantor Gubernur Kaltim/RA

Pemasangan Kawat Berduri di Kantor Gubernur Kaltim Berlebihan dan Ancam Nilai Demokrasi

2 weeks ago

Kategori

  • Advertorial
  • Ceritarana
  • Dinas Pariwisata Kukar
  • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Diskominfo Kukar
  • Dispora Kukar
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Potretrana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
  • Uncategorized

Berita Populer

industri batu bara Kaltim (sirana.id)
Ceritarana

Permintaan Batu Bara Menurun, Anak Muda Kaltim Harus Bersiap

by Sirana.id
5 June 2025
0

SAMARINDA - Sejak era sebelum kemerdekaan, pertambangan dahulu jadi daya tarik Kalimantan Timur. Sisa industri pertambangan batu...

para perempuan yang memperjuangkan pemulihan ekosistem di Teluk Balikpapan, dalam sebuah aksi pad 2024 lalu. (Foto; Nofiyatul Chalimah)

Krisis Iklim dan Kerentanan Ganda Perempuan

12 June 2025
ilustrasi salah satu fakultas universitas Mulawarman/sirana.id)

Tujuh Perguruan Tinggi di Kaltim ini, Mahasiswa Barunya Tak Perlu Bayar UKT

17 June 2025
Tongkang batu bara yang melintas di perairan Kaltim (Sirana.id)

Orang Kaya di Indonesia dan 221 Ribu Rakyat Miskin Kaltim

28 September 2024
Nelayan dan kapal tongkang di Teluk Balikpapan (Foto: Nofiyatul Chalimah)

Memperjuangkan Kehidupan di Teluk Balikpapan dan Ambisi Pembangunan IKN

19 February 2025

Topik

aji indonesia amnesty international anak badan otorita IKN balikpapan banjir batu bara bencana sumatera berau BMKG bps kaltim BRIN diskominfo kukar Gaza gempa HAM ikn indonesia jurnalis kalimantan timur kaltim kekerasan kekerasan anak kekerasan perempuan kemen PPPA ketahanan pangan komnas perempuan krisis iklim kukar Kutai Kartanegara lubang tambang maratua masyarakat adat perempuan pertambangan pesut mahakam pilkada pulau maratua samarinda sampah sirana.id tambang tambang batu bara universitas mulawarman wisata
SIRANA.ID

Sirana.id adalah media lokal di Kalimantan Timur yang hadir dengan semangat edukasi dan sumber informasi bagi publik Kalimantan Timur. Sirana berupaya memberikan ruang lebih besar bagi perempuan.

Follow sosial media kami:

Berita Terkini

  • Pernyataan Sikap Perempuan Mahardhika Samarinda: Wujudkan Kerja Layak untuk Perempuan, Hentikan Kekerasan dan Militerisme di Dunia Kerja
  • AMNESTY INTERNATIONAL INDONESIA: Dengarkan aspirasi masyarakat Kaltim, usut kekerasan atas peserta aksi dan jurnalis
  • Empat Jurnalis Kaltim Jadi Korban Represi Saat Aksi Demo 214, Koalisi Pers Kaltim: Halangi Kerja Pers Bisa Dipidana

Kategori

  • Advertorial
  • Ceritarana
  • Dinas Pariwisata Kukar
  • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Diskominfo Kukar
  • Dispora Kukar
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Potretrana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
  • Uncategorized
  • Tentang Sirana
  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi
  • Hubungi Kami

© 2025 Sirana.id . All rights reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ranamendalam
  • Ceritarana
  • Ranaterkini
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar

© 2025 Sirana.id . All rights reserved