SIRANA.ID
  • Home
  • Ceritarana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
    • Kalimantan Timur
    • Nasional
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Diskominfo Kukar
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Tentang Sirana
No Result
View All Result
  • Home
  • Ceritarana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
    • Kalimantan Timur
    • Nasional
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Diskominfo Kukar
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Tentang Sirana
No Result
View All Result
SIRANA.ID
No Result
View All Result
Home Ranaterkini Kalimantan Timur

Menuntut Kontrasepsi Laki-Laki, Agar Tak Melulu Tubuh Perempuan yang Berkorban

Sirana.id by Sirana.id
3 October 2025
in Kalimantan Timur, Ranamendalam, Uncategorized
0
ilustrasi keluarga (freepik)

ilustrasi keluarga (freepik)

0
SHARES
8
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Samarinda – Rinda (bukan nama sebenarnya) galau, perempuan 32 tahun itu tak ingin pasang kontrasepsi. Dia takut untuk pasang IUD, sementara kontrasepsi hormonal seperti pil, suntik, hingga implan, memengaruhi siklus menstruasi dan berat badan tubuhnya. Sementara, menuntut kontrasepsi laki-laki dianggap bukan hal lumrah.

“Pengin minta suami yang vasektomi. Tapi sepertinya agak susah sekali ya kalau minta laki-laki yang KB (memakai kontrasepsi),” kata Rinda.

Meski opsinya tak sebanyak perempuan, kontrasepsi untuk laki-laki sudah ada. Selain kondom, laki-laki bisa melakukan vasektomi atau metode operasi pria (MOP). Bahkan, belakangan kontrasepsi berupa gel, pil, dan suntik untuk laki-laki lagi dikembangkan.

Beberapa menyebut kontrasepsi laki-laki minim risiko dibandingkan kontrasepsi untuk perempuan. Namun, sayangnya kontrasepsi masih dianggap urusan perempuan. Padahal kontrasepsi ini bisa jadi salah satu komitmen rumah tangga. Agar, beban tak melulu ditanggung perempuan. Salah satu pelaku vasektomi di Samarinda adalah Suyono. Dia berusia 41 tahun saat melakukan vasektomi. Tindakan vasektomi itu, dia ingat tak sampai setengah jam. Alasan dia vasektomi, karena dia melihat istrinya yang kerap tak cocok pakai berbagai jenis kontrasepsi. Hingga, dia konsultasi kesana kemari, dan memutuskan dialah yang bertanggung jawab pada urusan kontrasepsi.

“Istri saya sudah hamil dan melahirkan tiga kali. Setelahnya menyusui. Sementara, KB (kontrasepsi) juga banyak yang tak cocok,” ceritanya. Usai vasektomi, tak banyak yang berubah dari performanya. Menurutnya, sama saja.

Namun, melibatkan laki-laki dalam kontrasepsi bakal jadi pekerjaan besar. Pasalnya, untuk beberapa indikator capaian program keluarga berencana (KB) belum memberikan sinyal positif. Misalnya saja persentase unmet need KB (kebutuhan KB yang belum terlayani) masih sebesar 11,5 persen, jauh dari target 7,4 persen. Muaranya, kontrasepsi adalah membangun keluarga yang sejahtera.  Maka dari itu, pengetahuan dan wawasan masyarakat di semua lini yang terkait pelayanan kontrasepsi dan kesehatan reproduksi yang berkualitas juga harus ditingkatkan.

“Dulu, kampanye KB slogannya dua anak cukup. Sekarang kita geser, tidak hanya soal angka tapi kualitas dan perencanaan keluarga. Dengan perencanaan yang baik, kita bisa membaca masa depan dengan baik. Investasi apa yang dibutuhkan penduduk 12 tahun ke depan bisa kita baca dengan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK),”  kata  Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji pada Diskusi Pakar: Investasi Pembangunan Manusia untuk Indonesia Emas 2045.

Dia melanjutkan, pemerintah harus tetap memastikan pembiayaan KB yang berkelanjutan, khususnya untuk yang paling membutuhkan. Hasil analisis biaya-manfaat program KB di Indonesia dari tahun 1970 hingga 2025 menunjukkan rasio manfaat-biaya sebesar 98. Sehingga bisa dipastikan investasi KB adalah intervensi yang sangat efektif dan efisien dari sisi anggaran.

Kemampuan untuk merencanakan kehamilan, termasuk memilih metode kontrasepsi, adalah hak asasi manusia.

“Setiap perempuan berhak untuk memutuskan kapan ia ingin punya anak, dan berapa anak yang ia inginkan. Peran kita adalah menyediakan informasi dan layanan bagi perempuan, termasuk layanan kontrasepsi, sehingga mereka bisa membuat keputusan tentang fertilitas mereka,” kata Kepala Perwakilan Dana Kependudukan Perserikatan Bangsa-bangsa (UNFPA) di Indonesia Hassan Mohtashami.

Namun, keterlibatan laki-laki dalam urusan kontrasepsi juga penting. Sehingga, beban fisiologi perempuan  memastikan konsep keluarga berencana, juga dapat terbagi. (sirana.id)

baca juga: Beban Berlapis Perempuan dan Alasan Angka Pernikahan Menurun

Tags: bkkbnkalimantan timurkontrasepsilaki-laki
Sirana.id

Sirana.id

Ada beberapa alasan nama Sirana disematkan untuk portal ini. Dari selatan provinsi Kalimantan Timur yaitu Kabupaten Paser, Sirana adalah satu dari jenis anggrek yang terkenal keindahannya di Cagar Alam Teluk Adang. Lalu, Rana adalah nama yang dari berbagai bahasa, memiliki makna indah, anggun, riang, dan pemberani. Dari nama ini, Sirana bersemangat menjadi media yang memberi warna berbeda untuk Kalimantan Timur. Mungkin tidak jadi yang tercepat atau terbesar, tapi bisa menjadi oase baru di dunia jurnalistik Kalimantan Timur. Sirana akan berusaha terus berdaya dan bersuara menyajikan liputan yang nyaman dibaca untuk semua Temanrana

Related Posts

Kawat Berduri di Kantor Gubernur Kaltim/RA
Ceritarana

Pemasangan Kawat Berduri di Kantor Gubernur Kaltim Berlebihan dan Ancam Nilai Demokrasi

21 April 2026
Ilustrasi Devil/Magdalene
Ceritarana

Bahas Kasus Andrie Yunus, Akses Magdalene Dibatasi, AJI Angkat Suara

8 April 2026
Aktivis KontraS Andrie Yunus (© AI Indonesia)
Ceritarana

Mahasiswa FH Unmul Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

7 April 2026
Next Post
ilustrasi

DPMD Kukar Perketat Administrasi Kerja Sama Desa untuk Hindari Masalah Hukum

Wilayah hilir Sungai Mahakam yang sarat aktivitas industri

Melindungi Benteng Kehidupan di Hulu Mahakam yang Tersisa

ilustrasi sungai mahakam di wilayah Samarinda

Sampah, Mikroplastik, dan Sungai Mahakam

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Kawat Berduri di Kantor Gubernur Kaltim/RA

Pemasangan Kawat Berduri di Kantor Gubernur Kaltim Berlebihan dan Ancam Nilai Demokrasi

23 hours ago
Pertemuan Pejabat Senior Sesi ke-38 Konferensi Regional FAO untuk Asia dan Pasifik (APRC38) dibuka hari ini (20/4) di Brunei Darussalam. (c)FAO/AJEEM

Pejabat Senior Pertanian Asia-Pasifik Berkumpul di Tengah Tekanan Ketahanan Pangan yang Meningkat

23 hours ago
Dok: Istimewa

Menanti Surat Presiden untuk RUU PPRT

7 days ago
Ilustrasi Tikus/Freepiik

BRIN Ingatkan Potensi Kembalinya Wabah Pes di Indonesia

1 week ago

Kategori

  • Advertorial
  • Ceritarana
  • Dinas Pariwisata Kukar
  • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Diskominfo Kukar
  • Dispora Kukar
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Potretrana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
  • Uncategorized

Berita Populer

industri batu bara Kaltim (sirana.id)
Ceritarana

Permintaan Batu Bara Menurun, Anak Muda Kaltim Harus Bersiap

by Sirana.id
5 June 2025
0

SAMARINDA - Sejak era sebelum kemerdekaan, pertambangan dahulu jadi daya tarik Kalimantan Timur. Sisa industri pertambangan batu...

para perempuan yang memperjuangkan pemulihan ekosistem di Teluk Balikpapan, dalam sebuah aksi pad 2024 lalu. (Foto; Nofiyatul Chalimah)

Krisis Iklim dan Kerentanan Ganda Perempuan

12 June 2025
ilustrasi salah satu fakultas universitas Mulawarman/sirana.id)

Tujuh Perguruan Tinggi di Kaltim ini, Mahasiswa Barunya Tak Perlu Bayar UKT

17 June 2025
Tongkang batu bara yang melintas di perairan Kaltim (Sirana.id)

Orang Kaya di Indonesia dan 221 Ribu Rakyat Miskin Kaltim

28 September 2024
Nelayan dan kapal tongkang di Teluk Balikpapan (Foto: Nofiyatul Chalimah)

Memperjuangkan Kehidupan di Teluk Balikpapan dan Ambisi Pembangunan IKN

19 February 2025

Topik

AJI aji indonesia amnesty international anak banjir batu bara bencana sumatera berau BMKG bps kaltim BRIN diskominfo kukar Gaza gempa HAM ikn indonesia jurnalis kalimantan timur kaltim kebebasan pers kekerasan kekerasan anak kekerasan perempuan kemen PPPA ketahanan pangan komnas perempuan krisis iklim kukar Kutai Kartanegara lubang tambang maratua masyarakat adat perempuan pers pesut mahakam pilkada pulau maratua samarinda sampah sirana.id tambang tambang batu bara universitas mulawarman wisata
SIRANA.ID

Sirana.id adalah media lokal di Kalimantan Timur yang hadir dengan semangat edukasi dan sumber informasi bagi publik Kalimantan Timur. Sirana berupaya memberikan ruang lebih besar bagi perempuan.

Follow sosial media kami:

Berita Terkini

  • Pemasangan Kawat Berduri di Kantor Gubernur Kaltim Berlebihan dan Ancam Nilai Demokrasi
  • Pejabat Senior Pertanian Asia-Pasifik Berkumpul di Tengah Tekanan Ketahanan Pangan yang Meningkat
  • Menanti Surat Presiden untuk RUU PPRT

Kategori

  • Advertorial
  • Ceritarana
  • Dinas Pariwisata Kukar
  • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Diskominfo Kukar
  • Dispora Kukar
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Potretrana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
  • Uncategorized
  • Tentang Sirana
  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi
  • Hubungi Kami

© 2025 Sirana.id . All rights reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ranamendalam
  • Ceritarana
  • Ranaterkini
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar

© 2025 Sirana.id . All rights reserved