SIRANA.ID
  • Home
  • Ceritarana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
    • Kalimantan Timur
    • Nasional
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Diskominfo Kukar
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Tentang Sirana
No Result
View All Result
  • Home
  • Ceritarana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
    • Kalimantan Timur
    • Nasional
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Diskominfo Kukar
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Tentang Sirana
No Result
View All Result
SIRANA.ID
No Result
View All Result
Home Ranaterkini Nasional

Pengelolaan Sampah Dinilai Perlu Dikaji Ulang

AdminSirana2 by AdminSirana2
23 January 2026
in Nasional, Ranaterkini
0
Ilustrasi pengelolaan sampah/Freepik

Ilustrasi pengelolaan sampah/Freepik

0
SHARES
20
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Aliansi Zero Waste Indonesia (AZWI) yang terdiri dari Greenpeace Indonesia, WALHI, dan Nexus3 Foundation menilai polemik terkait penggunaan teknologi termal dalam pengelolaan sampah, termasuk dorongan pengembangan proyek waste-to-energy (WTE) skala besar seperti PSEL serta kritik terhadap larangan insinerator skala kecil, mencerminkan masih lemahnya pemahaman bersama mengenai risiko lingkungan dan kesehatan dari teknologi pembakaran sampah di Indonesia.

AZWI menilai, kebijakan pengelolaan sampah nasional hingga kini masih lebih menitikberatkan penanganan di tahap hilir. Sementara itu, penguatan upaya di sektor hulu, seperti pengurangan penggunaan material sekali pakai, penerapan tanggung jawab produsen, serta pemilahan sampah sebagai skema utama pengelolaan, belum secara konsisten dijadikan fondasi kebijakan.

Zero Waste Campaigner Greenpeace Indonesia, Ibar Akbar, menyatakan bahwa insinerator dan seluruh bentuk WTE bukan solusi atas persoalan sampah. Menurutnya, pendekatan tersebut lebih berorientasi pada pemenuhan pasokan energi, bukan pada pengurangan timbulan sampah dari sumbernya. Selain itu, pembakaran sampah berpotensi menimbulkan dampak emisi dan risiko kesehatan yang besar.

Insinerator, baik berskala besar maupun kecil, dinilai memiliki potensi bahaya serius akibat emisi polutan organik persisten (persistent organic pollutants/POPs), logam berat, serta residu abu berbahaya berupa fly ash dan bottom ash (FABA). Dalam kondisi keterbatasan pengawasan, penegakan hukum, dan infrastruktur pengelolaan limbah B3 di Indonesia, penerapan teknologi pembakaran dinilai justru berpotensi meningkatkan risiko bagi kesehatan masyarakat dan lingkungan.

Meski demikian, AZWI menilai larangan insinerator skala kecil yang dikeluarkan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq bukan merupakan langkah mundur, melainkan kemajuan yang perlu diperkuat melalui instrumen hukum yang lebih solid, harmonisasi regulasi, serta kebijakan turunan yang konsisten agar tidak dilemahkan oleh kepentingan jangka pendek dan pendekatan teknologi instan.

Seiring rencana pelelangan proyek WTE skala besar (PSEL) di sejumlah daerah, AZWI mendorong adanya peninjauan ulang dan penundaan sementara proses lelang. Langkah ini dinilai penting untuk disertai evaluasi menyeluruh terhadap arah kebijakan pengelolaan sampah nasional, mengingat Indonesia telah meratifikasi Konvensi Stockholm sejak 2009 dan menyusun Rencana Implementasi Nasional yang tidak merekomendasikan teknologi termal dalam pengelolaan sampah dan limbah B3 karena berpotensi menghasilkan POPs yang dapat masuk ke rantai makanan.

Senior Advisor Nexus3 Foundation, Yuyun Ismawati, menilai kebijakan pengelolaan sampah perkotaan dan limbah B3 saat ini belum terkoordinasi dengan baik. Kondisi tersebut menyebabkan kementerian mengeluarkan kebijakan masing-masing yang justru berpotensi memperburuk situasi. Ia mendorong peran Bappenas untuk memfasilitasi dan mengoordinasikan kebijakan lintas sektor agar sejalan dengan visi pembangunan Indonesia 2030.

Selain itu, AZWI juga menyoroti Dokumen Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2026 yang mencatat berbagai keterbatasan proyek PSEL, mulai dari teknologi, tingginya biaya operasional, belum adanya standar biaya layanan pengolahan sampah, hingga potensi dampak lingkungan. Pendekatan pembakaran sampah campuran organik dan plastik juga dinilai berisiko menghasilkan emisi tinggi. Studi cepat WALHI bahkan menunjukkan proyek PSEL tidak ekonomis karena tingginya biaya investasi dan panjangnya masa pengembalian modal.

Pengkampanye Urban Berkeadilan WALHI Nasional, Wahyu Eka Setyawan, menyebut bahwa dengan investasi sekitar Rp3 triliun dan harga jual listrik Rp3.200 per kWh, PLTSa berkapasitas 20 MW hanya menghasilkan pendapatan sekitar Rp101 miliar per tahun, sehingga waktu pengembalian investasi dapat mencapai sekitar 30 tahun.

Dalam pernyataannya, AZWI mendorong pemerintah untuk menunda sementara lelang proyek WTE, menyinkronkan kebijakan pengelolaan sampah dengan regulasi yang ada dan Jakstranas, menyusun peta jalan pengelolaan sampah nasional berbasis ekonomi sirkular dan pendekatan 7R, meningkatkan kualitas pengelolaan TPA, serta memperkuat pengawasan limbah B3, termasuk pengelolaan FABA.

AZWI juga menekankan bahwa solusi pengelolaan sampah berkelanjutan sebenarnya telah tersedia dan terbukti efektif. Melalui pengelolaan berbasis sumber, pemilahan rumah tangga, pengolahan sampah organik di luar TPA, serta penguatan sistem daur ulang berbasis masyarakat, sejumlah inisiatif di berbagai kota sejak 2017 mampu menurunkan residu ke TPA hingga 30–50 persen.

Namun, capaian tersebut dinilai belum menjadi arus utama kebijakan nasional akibat minimnya dukungan regulasi dan lemahnya konsistensi implementasi di tingkat pemerintah daerah. AZWI menegaskan bahwa pengelolaan sampah bukan semata persoalan teknologi, melainkan juga tata kelola, kesehatan publik, dan keadilan lingkungan. (Sirana.id)

Tags: pengelolaan sampahsampah
AdminSirana2

AdminSirana2

Related Posts

Kepala Badan Karantina Indonesia Abdul Kadir Karding dan Perwakilan FAO di Indonesia dan Timor-Leste Rajendra Aryal bersama perwakilan dari berbagai kementerian dan lembaga dalam peluncuran program senilai USD 200.000 untuk memperkuat manajemen risiko sistem perkarantinaan hewan di Indonesia pada Selasa (7/7) di Jakarta. ©️Badan Karantina Indonesia
Nasional

Barantin dan FAO Perkuat Biosekuriti Nasional Hadapi Ancaman Penyakit Hewan Lintas Batas

7 July 2026
Misran dan tim takar di depan Komnas HAM
Kalimantan Timur

Perjuangan Misran Toni dan Pekerjaan Rumah Perlindungan Masyarakat Adat

1 July 2026
ilustrasi judol (freepik)
Kalimantan Timur

236 Serangan Judol Sempat Mampir ke Website Pemda di Kaltim

30 May 2026
Next Post
Ilustrasi mengkritik/Freepik

Amnesty Desak Pemerintah Hentikan RUU Disinformasi: Dinilai Ancam Kebebasan Berekspresi

Ilustrasi Pnggunaan QRIS/Freepik

QRIS Makin Meningkat di Kaltim, Pengguna Tembus 841 Ribu

Para WNI menanti di depan KBRI Phnom Penh, Kamboja. (© Kemlu.go.id/phnompenh)

Nasib WNI di Kamboja Disorot, Amnesty Minta Negara Lebih Peka pada Korban

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Kepala Badan Karantina Indonesia Abdul Kadir Karding dan Perwakilan FAO di Indonesia dan Timor-Leste Rajendra Aryal bersama perwakilan dari berbagai kementerian dan lembaga dalam peluncuran program senilai USD 200.000 untuk memperkuat manajemen risiko sistem perkarantinaan hewan di Indonesia pada Selasa (7/7) di Jakarta. ©️Badan Karantina Indonesia

Barantin dan FAO Perkuat Biosekuriti Nasional Hadapi Ancaman Penyakit Hewan Lintas Batas

1 week ago
Misran dan tim takar di depan Komnas HAM

Perjuangan Misran Toni dan Pekerjaan Rumah Perlindungan Masyarakat Adat

2 weeks ago
ilustrasi judol (freepik)

236 Serangan Judol Sempat Mampir ke Website Pemda di Kaltim

2 months ago
Induk Orangutan yang berjalan bersama anaknya di jalan hauling tambang Kutim/Istimewa

Viral di Media Sosial, Orangutan Malnutrisi Dievakuasi dari Kawasan Tambang

2 months ago

Kategori

  • Advertorial
  • Ceritarana
  • Dinas Pariwisata Kukar
  • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Diskominfo Kukar
  • Dispora Kukar
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Potretrana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
  • Uncategorized

Berita Populer

industri batu bara Kaltim (sirana.id)
Ceritarana

Permintaan Batu Bara Menurun, Anak Muda Kaltim Harus Bersiap

by Sirana.id
5 June 2025
0

SAMARINDA - Sejak era sebelum kemerdekaan, pertambangan dahulu jadi daya tarik Kalimantan Timur. Sisa industri pertambangan batu...

para perempuan yang memperjuangkan pemulihan ekosistem di Teluk Balikpapan, dalam sebuah aksi pad 2024 lalu. (Foto; Nofiyatul Chalimah)

Krisis Iklim dan Kerentanan Ganda Perempuan

12 June 2025
ilustrasi salah satu fakultas universitas Mulawarman/sirana.id)

Tujuh Perguruan Tinggi di Kaltim ini, Mahasiswa Barunya Tak Perlu Bayar UKT

17 June 2025
Tongkang batu bara yang melintas di perairan Kaltim (Sirana.id)

Orang Kaya di Indonesia dan 221 Ribu Rakyat Miskin Kaltim

28 September 2024
Nelayan dan kapal tongkang di Teluk Balikpapan (Foto: Nofiyatul Chalimah)

Memperjuangkan Kehidupan di Teluk Balikpapan dan Ambisi Pembangunan IKN

19 February 2025

Topik

aji indonesia amnesty international anak banjir batu bara bencana sumatera berau BMKG bps kaltim BRIN cuaca diskominfo kukar Gaza gempa HAM ikn indonesia jurnalis kalimantan timur kaltim kekerasan kekerasan perempuan kemen PPPA kementerian esdm ketahanan pangan komnas perempuan krisis iklim kukar Kutai Kartanegara lubang tambang maratua masyarakat adat orangutan Otorita IKN perempuan pesut mahakam pilkada pulau maratua samarinda sampah sirana.id tambang tambang batu bara universitas mulawarman wisata
SIRANA.ID

Sirana.id adalah media lokal di Kalimantan Timur yang hadir dengan semangat edukasi dan sumber informasi bagi publik Kalimantan Timur. Sirana berupaya memberikan ruang lebih besar bagi perempuan.

Follow sosial media kami:

Berita Terkini

  • Barantin dan FAO Perkuat Biosekuriti Nasional Hadapi Ancaman Penyakit Hewan Lintas Batas
  • Perjuangan Misran Toni dan Pekerjaan Rumah Perlindungan Masyarakat Adat
  • 236 Serangan Judol Sempat Mampir ke Website Pemda di Kaltim

Kategori

  • Advertorial
  • Ceritarana
  • Dinas Pariwisata Kukar
  • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Diskominfo Kukar
  • Dispora Kukar
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Potretrana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
  • Uncategorized
  • Tentang Sirana
  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi
  • Hubungi Kami

© 2025 Sirana.id . All rights reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ranamendalam
  • Ceritarana
  • Ranaterkini
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar

© 2025 Sirana.id . All rights reserved