SIRANA.ID
  • Home
  • Ceritarana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
    • Kalimantan Timur
    • Nasional
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Diskominfo Kukar
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Tentang Sirana
No Result
View All Result
  • Home
  • Ceritarana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
    • Kalimantan Timur
    • Nasional
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Diskominfo Kukar
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Tentang Sirana
No Result
View All Result
SIRANA.ID
No Result
View All Result
Home Ceritarana

Sempit Susah Hidup Pesut Mahakam

Sirana.id by Sirana.id
25 October 2024
in Ceritarana
0
Induk pesut mahakam dan anaknya (YK-RASI)

Induk pesut mahakam dan anaknya (YK-RASI)

0
SHARES
19
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Sekitar tiga jam dari Samarinda, habitat Pesut Mahakam bisa dijumpai. Bukan di Sungai Mahakam yang besar, tetapi di anak sungai mahakam. Alasannya, Sungai Mahakam tak lagi ramah untuk mereka. Lalu lalang kapal besar, jadi alasan pesut makin tersingkir.

Mamalia air tawar itu, kini lebih banyak hidup di kawasan Mahakam Tengah, yaitu di Sungai Belayan, Kedang Rantau, Kedang Kepala, dan sekitar Danau Semayang – Melintang, yang ada di Kecamatan Kota Bangun, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Danielle Kreb, CO Founder Yayasan Konservasi Rare Aquatic Species of Indonesia (YK RASI) yang sudah puluhan tahun meneliti pesut mahakam menjelaskan bahwa hewan itu bergerak dengan bantuan sonar atau pantulan suara. Mereka tidak melihat, tapi memprediksi benda atau sesuatu di depannya dengan sonar. Sedangkan kapal-kapal besar yang umumnya membawa batu bara itu mengeluarkan suara yang mengganggu geraknya.  Karena ponton menghasilkan suara lebih dari 100 desibel. Sedangkan, suara 80 desibel saja, sudah membuat pesut tak bisa menebak jaraknya dengan obyek lain.

Pesut Mahakam pun kini tinggal hanya 60an ekor saja. Padahal perannya tak hanya soal keseimbangan rantai makanan di sungai-sungai, tetapi juga membantu para nelayan di desa-desa setempat.

“Keberadaan Pesut itu juga jadi pertanda keberadaan ikan,” kata Jamri, nelayan di Desa Sangkuliman.

Para nelayan memahami, jika ada banyak pesut, berarti ikan haruan, lais, dan ikan kendia yang mereka cari juga melimpah. Warga setempat pun berusaha menjaga kelestarian hewan ini. Sebab, mereka meyakini keberadaan Pesut Mahakam juga menjadi tuah bagi desa mereka. Baik soal keberadaan ikan, mengingat mayoritas warga desa adalah nelayan. Juga, tuah dari keberadaan pesut untuk mendatangkan wisatawan ke desa mereka.

Atraksi bersua pesut mahakam pun jadi destinasi wisata. Maka, untuk bertemu Pesut Mahakam,  bisa mengunjungi Desa Pela atau Desa Sangkuliman di Kecamatan Kota Bangun. Dua desa ini berada di sisi Sungai Pela yang jadi tempat Pesut Mahakam banyak mencari ikan. Selain itu, sudah tersedia penginapan dan paket wisata di desa-desa tersebut. (sirana.id)

Baca juga: Tale of The Land, Film yang Terinspirasi dari Masyarakat Kutai
Tags: Kutai Kartanegarapesutpesut mahakamsungaiYK RASI
Sirana.id

Sirana.id

Ada beberapa alasan nama Sirana disematkan untuk portal ini. Dari selatan provinsi Kalimantan Timur yaitu Kabupaten Paser, Sirana adalah satu dari jenis anggrek yang terkenal keindahannya di Cagar Alam Teluk Adang. Lalu, Rana adalah nama yang dari berbagai bahasa, memiliki makna indah, anggun, riang, dan pemberani. Dari nama ini, Sirana bersemangat menjadi media yang memberi warna berbeda untuk Kalimantan Timur. Mungkin tidak jadi yang tercepat atau terbesar, tapi bisa menjadi oase baru di dunia jurnalistik Kalimantan Timur. Sirana akan berusaha terus berdaya dan bersuara menyajikan liputan yang nyaman dibaca untuk semua Temanrana

Related Posts

Kawat Berduri di Kantor Gubernur Kaltim/RA
Ceritarana

Pemasangan Kawat Berduri di Kantor Gubernur Kaltim Berlebihan dan Ancam Nilai Demokrasi

21 April 2026
Pertemuan Pejabat Senior Sesi ke-38 Konferensi Regional FAO untuk Asia dan Pasifik (APRC38) dibuka hari ini (20/4) di Brunei Darussalam. (c)FAO/AJEEM
Ceritarana

Pejabat Senior Pertanian Asia-Pasifik Berkumpul di Tengah Tekanan Ketahanan Pangan yang Meningkat

21 April 2026
Ilustrasi Tikus/Freepiik
Ceritarana

BRIN Ingatkan Potensi Kembalinya Wabah Pes di Indonesia

13 April 2026
Next Post
ilustrasi penyakit jantung (Freepik)

Penyakit Paling Mematikan dari Gaya Hidup Kita

ilustrasi cuaca panas di Kaltim (sirana.id)

Ini Sebab Suhu Panas di Kaltim Beberapa Hari Belakangan

ilustrasi ibu hamil (freepik)

Dianjurkan Ibu Hamil Skrining Kesehatan Jiwa Tiga Kali

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Kawat Berduri di Kantor Gubernur Kaltim/RA

Pemasangan Kawat Berduri di Kantor Gubernur Kaltim Berlebihan dan Ancam Nilai Demokrasi

18 hours ago
Pertemuan Pejabat Senior Sesi ke-38 Konferensi Regional FAO untuk Asia dan Pasifik (APRC38) dibuka hari ini (20/4) di Brunei Darussalam. (c)FAO/AJEEM

Pejabat Senior Pertanian Asia-Pasifik Berkumpul di Tengah Tekanan Ketahanan Pangan yang Meningkat

18 hours ago
Dok: Istimewa

Menanti Surat Presiden untuk RUU PPRT

7 days ago
Ilustrasi Tikus/Freepiik

BRIN Ingatkan Potensi Kembalinya Wabah Pes di Indonesia

1 week ago

Kategori

  • Advertorial
  • Ceritarana
  • Dinas Pariwisata Kukar
  • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Diskominfo Kukar
  • Dispora Kukar
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Potretrana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
  • Uncategorized

Berita Populer

industri batu bara Kaltim (sirana.id)
Ceritarana

Permintaan Batu Bara Menurun, Anak Muda Kaltim Harus Bersiap

by Sirana.id
5 June 2025
0

SAMARINDA - Sejak era sebelum kemerdekaan, pertambangan dahulu jadi daya tarik Kalimantan Timur. Sisa industri pertambangan batu...

para perempuan yang memperjuangkan pemulihan ekosistem di Teluk Balikpapan, dalam sebuah aksi pad 2024 lalu. (Foto; Nofiyatul Chalimah)

Krisis Iklim dan Kerentanan Ganda Perempuan

12 June 2025
ilustrasi salah satu fakultas universitas Mulawarman/sirana.id)

Tujuh Perguruan Tinggi di Kaltim ini, Mahasiswa Barunya Tak Perlu Bayar UKT

17 June 2025
Tongkang batu bara yang melintas di perairan Kaltim (Sirana.id)

Orang Kaya di Indonesia dan 221 Ribu Rakyat Miskin Kaltim

28 September 2024
Nelayan dan kapal tongkang di Teluk Balikpapan (Foto: Nofiyatul Chalimah)

Memperjuangkan Kehidupan di Teluk Balikpapan dan Ambisi Pembangunan IKN

19 February 2025

Topik

AJI aji indonesia amnesty international anak banjir batu bara bencana sumatera berau BMKG bps kaltim BRIN diskominfo kukar Gaza gempa HAM ikn indonesia jurnalis kalimantan timur kaltim kebebasan pers kekerasan kekerasan anak kekerasan perempuan kemen PPPA ketahanan pangan komnas perempuan krisis iklim kukar Kutai Kartanegara lubang tambang maratua masyarakat adat perempuan pers pesut mahakam pilkada pulau maratua samarinda sampah sirana.id tambang tambang batu bara universitas mulawarman wisata
SIRANA.ID

Sirana.id adalah media lokal di Kalimantan Timur yang hadir dengan semangat edukasi dan sumber informasi bagi publik Kalimantan Timur. Sirana berupaya memberikan ruang lebih besar bagi perempuan.

Follow sosial media kami:

Berita Terkini

  • Pemasangan Kawat Berduri di Kantor Gubernur Kaltim Berlebihan dan Ancam Nilai Demokrasi
  • Pejabat Senior Pertanian Asia-Pasifik Berkumpul di Tengah Tekanan Ketahanan Pangan yang Meningkat
  • Menanti Surat Presiden untuk RUU PPRT

Kategori

  • Advertorial
  • Ceritarana
  • Dinas Pariwisata Kukar
  • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Diskominfo Kukar
  • Dispora Kukar
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Potretrana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
  • Uncategorized
  • Tentang Sirana
  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi
  • Hubungi Kami

© 2025 Sirana.id . All rights reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ranamendalam
  • Ceritarana
  • Ranaterkini
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar

© 2025 Sirana.id . All rights reserved