SIRANA.ID
  • Home
  • Ceritarana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
    • Kalimantan Timur
    • Nasional
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Diskominfo Kukar
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Tentang Sirana
No Result
View All Result
  • Home
  • Ceritarana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
    • Kalimantan Timur
    • Nasional
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Diskominfo Kukar
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Tentang Sirana
No Result
View All Result
SIRANA.ID
No Result
View All Result
Home Ranaterkini Kalimantan Timur

Akademisi dan Aktivis Soroti Kian Menguatnya Peran Militer dalam Urusan Sipil

AdminSirana2 by AdminSirana2
30 November 2025
in Kalimantan Timur, Ranaterkini
0
Dok: Istimewa

Dok: Istimewa

0
SHARES
16
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Samarinda – Koalisi Masyarakat Sipil menyuarakan keprihatinan atas semakin menguatnya pengaruh dan cara-cara militer dalam kehidupan demokrasi sehari-hari. Peringatan ini disampaikan dalam sebuah diskusi publik bertajuk “Hubungan Sipil dan Militer dalam Demokrasi: Menguatnya Militerisme dan Ancaman Kebebasan” yang digelar di Fakultas Hukum Universitas Mulawarman.

Gina Sabrina, seorang tim reformasi sektor keamanan, memaparkan bahwa ancaman terhadap kebebasan berekspresi dan berpendapat semakin nyata. Ia mencontohkan, sejak tahun 2018, TNI terlibat dalam penyitaan buku, hingga penjagaan yang sangat masif dalam berbagai aksi unjuk rasa besar, seperti protes terhadap Omnibus Law dan kasus Affan. “Yang memprihatinkan, intervensi ini juga masuk ke dalam kampus, ruang yang seharusnya menjamin kebebasan akademik,” ujar Gina. Ia menambahkan, keberadaan militer di kampus dapat menimbulkan rasa takut, mendorong dosen dan mahasiswa untuk menyensor sendiri kritik-kritik yang mereka sampaikan.

Dari sudut pandang akademisi, Saiful Bahri dari FISIP UNMUL memberikan perbandingan menarik. Menurutnya, kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang berlatar belakang militer justru menjalankan pemerintahan sipil dan menjaga demokrasi. Sebaliknya, pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) yang dipimpin figur sipil justru memberi ruang besar bagi militerisme. “Kita melihat gejala Orde Baru mulai tampak lagi. Di Kalimantan Timur, misalnya, banyak tambang ilegal dan perkebunan sawit luas yang diduga kuat melibatkan oknum petinggi polisi dan militer,” kata Saiful. Ia mengingatkan agar trauma masa lalu akibat dominasi militer tidak terulang kembali.

Permasalahan lain yang disoroti adalah sistem peradilan militer yang dinilai diskriminatif. Orin Gusta Andini, Ketua Pusat Studi Anti Korupsi FH UNMUL, menjelaskan bahwa dalam negara hukum, peradilan seharusnya dipilih berdasarkan jenis tindak pidana, bukan latar belakang pekerjaan pelakunya. “Saat ini, jika seorang anggota militer melakukan pelanggaran, ia diadili di peradilan militer yang seringkali vonisnya sangat ringan. Ini menciptakan kesan bahwa mereka kebal hukum,” jelas Orin. Ia mencontohkan kasus korupsi Basarnas yang dialihkan ke peradilan militer sebagai preseden buruk bagi pemberantasan korupsi.

Sementara itu, Ardi Manto Adiputra dari Imparsial menyatakan bahwa Indonesia saat ini berada di bawah bayang-bayang ancaman militerisme. Salah satu tandanya adalah banyaknya nota kesepahaman (MoU) antara TNI dengan berbagai kementerian dan lembaga sipil. “Keterlibatan TNI dalam urusan non-pertahanan ini jelas melanggar undang-undang dan mengikis kendali sipil atas militer,” tegas Ardi. Ia juga mengkhawatirkan membengkaknya anggaran pertahanan tahun 2025 tanpa diiringi transparansi. Menurutnya, hal ini berpotensi mempersempit ruang kebebasan masyarakat dan melemahkan demokrasi yang telah dibangun sejak reformasi.

Kesimpulan dari diskusi tersebut adalah adanya kebutuhan mendesak untuk menguatkan kembali nilai-nilai sipil dan mempertegas reformasi di sektor keamanan agar demokrasi Indonesia tidak terus tergerus. (Sirana.id)

Baca juga: Castro Kritik “Kemesraan” Kampus, Pejabat, dan Militer dalam PKKMB Unmul

Tags: demokrasiunmul
AdminSirana2

AdminSirana2

Related Posts

Dokumentasi: Perempuan Mahardhika
Kalimantan Timur

Pernyataan Sikap Perempuan Mahardhika Samarinda: Wujudkan Kerja Layak untuk Perempuan, Hentikan Kekerasan dan Militerisme di Dunia Kerja

2 May 2026
Aksi Demo 214 oleh masyarakat Kaltim (foto:Nasya)
Kalimantan Timur

AMNESTY INTERNATIONAL INDONESIA: Dengarkan aspirasi masyarakat Kaltim, usut kekerasan atas peserta aksi dan jurnalis

22 April 2026
Aksi Demo 214 oleh masyarakat Kaltim (foto:Nasya)
Kalimantan Timur

Empat Jurnalis Kaltim Jadi Korban Represi Saat Aksi Demo 214, Koalisi Pers Kaltim: Halangi Kerja Pers Bisa Dipidana

22 April 2026
Next Post
ilustrasi judol (freepik)

Riset BRIN: Anak Muda Jadi Sasaran Empuk Iklan Judol

Maria Ulfah Anshor, Ketua Komnas Perempuan

Perempuan Pembela HAM dan Lingkungan: Berjuang di Tengah Krisis Iklim dan Ancaman

Greenpeace Indonesia bersama KSPPM–organisasi masyarakat sipil di Sumatera Utara–menggelar aksi bentang banner di Danau Toba

Banjir Sumatera Bukti Krisis Iklim dan Perusakan Hutan Tak Bisa Diabaikan Lagi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Dokumentasi: Perempuan Mahardhika

Pernyataan Sikap Perempuan Mahardhika Samarinda: Wujudkan Kerja Layak untuk Perempuan, Hentikan Kekerasan dan Militerisme di Dunia Kerja

6 days ago
Aksi Demo 214 oleh masyarakat Kaltim (foto:Nasya)

AMNESTY INTERNATIONAL INDONESIA: Dengarkan aspirasi masyarakat Kaltim, usut kekerasan atas peserta aksi dan jurnalis

2 weeks ago
Aksi Demo 214 oleh masyarakat Kaltim (foto:Nasya)

Empat Jurnalis Kaltim Jadi Korban Represi Saat Aksi Demo 214, Koalisi Pers Kaltim: Halangi Kerja Pers Bisa Dipidana

2 weeks ago
Kawat Berduri di Kantor Gubernur Kaltim/RA

Pemasangan Kawat Berduri di Kantor Gubernur Kaltim Berlebihan dan Ancam Nilai Demokrasi

2 weeks ago

Kategori

  • Advertorial
  • Ceritarana
  • Dinas Pariwisata Kukar
  • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Diskominfo Kukar
  • Dispora Kukar
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Potretrana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
  • Uncategorized

Berita Populer

industri batu bara Kaltim (sirana.id)
Ceritarana

Permintaan Batu Bara Menurun, Anak Muda Kaltim Harus Bersiap

by Sirana.id
5 June 2025
0

SAMARINDA - Sejak era sebelum kemerdekaan, pertambangan dahulu jadi daya tarik Kalimantan Timur. Sisa industri pertambangan batu...

para perempuan yang memperjuangkan pemulihan ekosistem di Teluk Balikpapan, dalam sebuah aksi pad 2024 lalu. (Foto; Nofiyatul Chalimah)

Krisis Iklim dan Kerentanan Ganda Perempuan

12 June 2025
ilustrasi salah satu fakultas universitas Mulawarman/sirana.id)

Tujuh Perguruan Tinggi di Kaltim ini, Mahasiswa Barunya Tak Perlu Bayar UKT

17 June 2025
Tongkang batu bara yang melintas di perairan Kaltim (Sirana.id)

Orang Kaya di Indonesia dan 221 Ribu Rakyat Miskin Kaltim

28 September 2024
Nelayan dan kapal tongkang di Teluk Balikpapan (Foto: Nofiyatul Chalimah)

Memperjuangkan Kehidupan di Teluk Balikpapan dan Ambisi Pembangunan IKN

19 February 2025

Topik

aji indonesia amnesty international anak badan otorita IKN balikpapan banjir batu bara bencana sumatera berau BMKG bps kaltim BRIN diskominfo kukar Gaza gempa HAM ikn indonesia jurnalis kalimantan timur kaltim kekerasan kekerasan anak kekerasan perempuan kemen PPPA ketahanan pangan komnas perempuan krisis iklim kukar Kutai Kartanegara lubang tambang maratua masyarakat adat perempuan pertambangan pesut mahakam pilkada pulau maratua samarinda sampah sirana.id tambang tambang batu bara universitas mulawarman wisata
SIRANA.ID

Sirana.id adalah media lokal di Kalimantan Timur yang hadir dengan semangat edukasi dan sumber informasi bagi publik Kalimantan Timur. Sirana berupaya memberikan ruang lebih besar bagi perempuan.

Follow sosial media kami:

Berita Terkini

  • Pernyataan Sikap Perempuan Mahardhika Samarinda: Wujudkan Kerja Layak untuk Perempuan, Hentikan Kekerasan dan Militerisme di Dunia Kerja
  • AMNESTY INTERNATIONAL INDONESIA: Dengarkan aspirasi masyarakat Kaltim, usut kekerasan atas peserta aksi dan jurnalis
  • Empat Jurnalis Kaltim Jadi Korban Represi Saat Aksi Demo 214, Koalisi Pers Kaltim: Halangi Kerja Pers Bisa Dipidana

Kategori

  • Advertorial
  • Ceritarana
  • Dinas Pariwisata Kukar
  • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Diskominfo Kukar
  • Dispora Kukar
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Potretrana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
  • Uncategorized
  • Tentang Sirana
  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi
  • Hubungi Kami

© 2025 Sirana.id . All rights reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ranamendalam
  • Ceritarana
  • Ranaterkini
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar

© 2025 Sirana.id . All rights reserved