TENGGARONG – Pemerintah Desa Loa Sakoh, Kecamatan Kembang Janggut, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), terus berupaya mendorong penguatan kelompok usaha masyarakat, khususnya di sektor peternakan dan perikanan. Hal ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal.
Sekretaris Desa Loa Sakoh, Herdi, menjelaskan bahwa saat ini terdapat tiga kelompok usaha yang tercatat di desa tersebut. Namun, hanya dua kelompok yang masih aktif beroperasi. Kelompok yang aktif bergerak di bidang perikanan melalui Kelompok Usaha Bersama (KUB), sementara untuk peternakan kambing belum terbentuk kelompok formal.
“Sebenarnya ada tiga kelompok, tapi yang aktif tinggal dua. Untuk kambing, belum ada kelompoknya karena masyarakat masih beternak secara perorangan,” ujar Herdi pada Kamis (12/6/2025).
Lebih lanjut, Herdi memaparkan bahwa hampir di setiap RT di Desa Loa Sakoh terdapat warga yang menjalankan usaha ternak kambing atau sapi. Namun, pembentukan kelompok ternak masih terkendala beberapa faktor, salah satunya pengalaman masa lalu di mana kelompok ternak yang pernah ada kini sudah tidak aktif.
“Pada tahun 2008–2009, sempat ada kelompok ternak, tetapi sekarang sudah tidak berjalan lagi,” jelasnya.
Menurut Herdi, beternak secara kelompok memiliki tantangan tersendiri. Banyak warga yang lebih memilih beternak secara mandiri karena alasan kepraktisan, seperti penyesuaian waktu, tenaga, dan kebutuhan pribadi.
“Memelihara kambing secara kelompok itu susah karena masing-masing anggota memiliki kesibukan dan kepentingan yang berbeda. Masyarakat lebih nyaman beternak secara perorangan,” tuturnya.
Meski demikian, Pemerintah Desa Loa Sakoh menyatakan kesiapannya untuk mendampingi masyarakat jika ada keinginan membentuk kembali kelompok usaha ternak. Dukungan ini diharapkan dapat mempermudah akses bantuan, pelatihan, dan program pemberdayaan dari pemerintah.
“Kami di pemerintah desa siap mendukung jika masyarakat ingin membentuk atau mengaktifkan kembali kelompok-kelompok usaha. Ke depan, hal ini dapat mempermudah akses terhadap program bantuan, pelatihan, dan pengembangan ekonomi desa,” pungkas Herdi.
Dengan komitmen ini, Pemerintah Desa Loa Sakoh berharap dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui penguatan sektor peternakan dan perikanan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Adv/DPMD Kukar)















