SIRANA.ID
  • Home
  • Ceritarana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
    • Kalimantan Timur
    • Nasional
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Diskominfo Kukar
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Tentang Sirana
No Result
View All Result
  • Home
  • Ceritarana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
    • Kalimantan Timur
    • Nasional
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Diskominfo Kukar
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Tentang Sirana
No Result
View All Result
SIRANA.ID
No Result
View All Result
Home Ranaterkini Kalimantan Timur

Pesut Mahakam Bernama Upin Ditemukan Mati di Sungai, Hasil Nekropsi Tunggu Laboratorium

AdminSirana2 by AdminSirana2
7 November 2025
in Kalimantan Timur, Nasional
0
Pesut Upin ditemukan mati/Dok YK RASI

Pesut Upin ditemukan mati/Dok YK RAS

0
SHARES
37
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kutai Kartanegara, Rabu, 5 November 2025 – Kabar duka kembali menyelimuti dunia konservasi Indonesia. Dari keterangan YK-RASI dalam unggahannya di Instagram, seekor Pesut Mahakam (Orcaella brevirostris) jantan bernama Upin ditemukan terdampar dalam keadaan mati di tepi Sungai Mahakam, tepatnya di Desa Kuyung, Kecamatan Muara Muntai, pada pukul 07.00 WITA. Penemian ini kembali mengingatkan betapa kritisnya populasi mamalia air langka yang menjadi ikon Kalimantan Timur tersebut.

Laporan dari warga setempat langsung ditindaklanjuti cepat oleh tim pemantau Yayasan Konservasi RASI (The Rare Aquatic Species of Indonesia). Tim RASI segera menuju lokasi untuk mengamankan bangkai pesut tersebut. Setelah dilakukan koordinasi, Tim BPSL (Balis Pengelolaan Sumber Daya Laut dan Pesisir) Pontianak bersama tim RASI melakukan evakuasi. Mereka melakukan serangkaian pemeriksaan morfometri (pengukuran tubuh) sebelum membawa bangkai pesut ke Stasiun RASI di Desa Sangkulirang untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Prosedur standar untuk mengetahui penyebab kematian satwa langka kemudian dilakukan. Pada pukul 14.25 WITA, dilakukan nekropsi (bedah bangkai) oleh dokter hewan yang dibantu oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pela, tim BPSPL, dan tim RASI. Melalui pemeriksaan ini, pesut tersebut berhasil diidentifikasi.

Pesut itu adalah jantan yang diberi nama “Upin”, diperkirakan lahir pada Juli 2022. Saat ditemukan, Upin memiliki berat badan 104 kilogram dengan panjang tubuh 174 sentimeter. Ia adalah salah satu dari sedikit individu pesut Mahakam yang dimonitori perkembangannya. Sayangnya, hidupnya harus berakhir di usia yang terbilang sangat muda, sekitar tiga tahun.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kematian Upin masih belum dapat dipastikan. Tim dokter hewan masih menunggu hasil uji laboratorium dari sampel jaringan yang diambil selama proses nekropsi. Hasil laboratorium ini diharapkan dapat mengungkap apakah kematian disebabkan oleh penyakit, keracunan, infeksi, atau faktor lain seperti trauma benturan dengan kapal atau terjerat jaring ikan.

Kematian Upin merupakan pukulan berat bagi upaya konservasi Pesut Mahakam. Populasi mamalia yang hanya hidup di Sungai Mahakam ini diperkirakan tidak lebih dari 80 individu, menjadikannya salah satu spesies mamalia air yang paling terancam punah di dunia. Setiap kematian, apalagi pada individu yang masih muda, sangat berarti bagi kelangsungan hidup spesies secara keseluruhan.

Sebagai penutup, pihak RASI dan BPSPL mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta menjaga kelestarian Sungai Mahakam. “Selamat jalan Upin. Mari jaga Mahakam, rumah terakhir mereka,” demikian pesan yang disampaikan. Masyarakat juga diimbau jika menemukan pesut dalam kondisi terdampar, baik hidup maupun mati, untuk segera menghubungi Tim RASI atau hotline BPSPL Pontianak di nomor 0811-5747-701. Respon yang cepat dari masyarakat sangat dibutuhkan untuk memberikan pertolongan pertama atau untuk kepentingan dokumentasi dan penelitian guna mencegah kematian serupa di masa depan. (Sirana.id)

Baca juga: Menuntut Hak Rumah yang Ramah untuk Pesut Mahakam

 

Tags: kalimantan timurpesut mahakamsungai mahakamyayasan konservasi RASI
AdminSirana2

AdminSirana2

Related Posts

Peserta menyaksikan film dokumenter Inong Peudame: Together, We Were Brave di Aceh Besar, 30 September 2026. Foto: UN Women/Riska Munawarah
Ceritarana

Meneruskan Warisan Perjuangan Perempuan Aceh: Film Inong Peudame Dorong Dialog tentang Perempuan, Perdamaian, dan Ketangguhan

1 October 2026
Petani memanen jagung (foto: Pupuk Kaltim)
Advertorial

Dorong Kemandirian Desa, Pupuk Kaltim Raih Predikat Gold pada CSR dan PDB Awards 2026

1 October 2026
Pelatihan pengasuhan anak oleh Pupuk Kaltim (foto: Pupuk Kaltim)
Advertorial

Dukung Program TAMASYA, Pupuk Kaltim Perkuat Kompetensi Pengasuh Tempat Penitipan Anak di Kota Bontang

20 September 2026
Next Post
Ilustrasi perempuan pekerja/Freepik

Riset Buktikan UU Cipta Kerja Ancam Kesejahteraan Pekerja, Perempuan Paling Terdampak

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kaltim, Noryani Sorayalita dalam Rapat Persiapan Rakor Percepatan Penurunan Stunting Kalimantan Timur (foto: Pemprov Kaltim)

Mahakam Ulu dan Samarinda Jadi Sorotan, Kasus Stunting Melonjak

Poster Marsinah dan Soeharto pada Aksi Kamisan di Jakarta 8 Mei 2025/Toto Santiko Budi via Shutterstock

YLBHI Kecam Pemberian Gelar Pahlawan kepada Soeharto: Sebuah Pengkhianatan terhadap Reformasi dan Korban

Kategori

  • Advertorial
  • Ceritarana
  • Dinas Pariwisata Kukar
  • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Diskominfo Kukar
  • Dispora Kukar
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Potretrana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
  • Uncategorized

Topik

advertorial aji indonesia amnesty international anak banjir batu bara bencana sumatera berau BMKG bps kaltim BRIN diskominfo kukar DPR RI Gaza gempa HAM ikn indonesia jurnalis kalimantan timur kaltim kekerasan kekerasan perempuan kemen PPPA ketahanan pangan komnas perempuan krisis iklim kukar Kutai Kartanegara lubang tambang maratua masyarakat adat orangutan perempuan pesut mahakam pilkada pulau maratua pupuk kaltim samarinda sampah sirana.id tambang tambang batu bara universitas mulawarman wisata

Berita Terkini

  • Hari Internasional untuk Mengakhiri Impunitas Atas Kejahatan Terhadap Jurnalis 2026 – Pesan Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres
  • Kunjungi PKT, Anggota Komisi XII DPR RI Apresiasi Kinerja Perusahaan
  • Meneruskan Warisan Perjuangan Perempuan Aceh: Film Inong Peudame Dorong Dialog tentang Perempuan, Perdamaian, dan Ketangguhan

Kategori

  • Advertorial
  • Ceritarana
  • Dinas Pariwisata Kukar
  • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Diskominfo Kukar
  • Dispora Kukar
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Potretrana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
  • Uncategorized
  • Tentang Sirana
  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi
  • Hubungi Kami

© 2025 Sirana.id . All rights reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ranamendalam
  • Ceritarana
  • Ranaterkini
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar

© 2025 Sirana.id . All rights reserved