TENGGARONG – Pemerintah Desa Loa Ulung di Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mengoptimalkan peran Posyandu dalam upaya pencegahan stunting. Dengan komitmen kuat, desa ini menargetkan tidak ada lagi kasus stunting baru pada tahun 2025-2026.
Kepala Desa Loa Ulung, Hermi Kuaria, menjelaskan bahwa Posyandu di desanya telah berjalan aktif dengan pemeriksaan rutin setiap bulan. “Kami bersyukur kader-kader kesehatan kami sangat aktif bekerja. Target kami jelas, tahun ini dan tahun depan harus bebas dari kasus stunting baru,” ujar Hermi, Kamis (26/6/2025).
Pada tahun 2024 lalu, tercatat ada dua kasus stunting di Desa Loa Ulung. Untuk tahun 2025, meskipun belum ditemukan kasus baru, terdapat beberapa balita yang masuk dalam kategori berisiko dan sedang dipantau secara intensif oleh kader Posyandu. “Kami sangat serius menangani ini karena stunting berdampak panjang pada masa depan anak,” tegas Hermi.
Pemerintah Desa telah mengaktifkan sistem pemantauan yang melibatkan kader kesehatan dan ketua RT untuk memastikan seluruh balita terdaftar dan hadir dalam pemeriksaan bulanan di Posyandu. Ketika ditemukan tanda-tanda keterlambatan pertumbuhan, intervensi segera dilakukan melalui edukasi gizi, pola asuh, dan bantuan pangan jika diperlukan.
“Kami terus menekankan bahwa makanan bergizi tidak harus mahal. Kader kami memberikan contoh konkret bagaimana mengolah bahan pangan lokal yang terjangkau menjadi makanan bernutrisi tinggi,” jelas Hermi. Pendekatan ini diharapkan dapat mengubah pola pikir orang tua yang sering menganggap makanan sehat itu mahal.
Tantangan terbesar yang dihadapi adalah mengubah kebiasaan dan pemahaman masyarakat tentang gizi dan pola asuh anak. Untuk itu, kader Posyandu tidak hanya memberikan penyuluhan, tetapi juga pendampingan langsung kepada keluarga yang memiliki balita berisiko stunting.
“Kami berharap dengan kerja keras semua pihak, termasuk dukungan aktif masyarakat, target zero stunting di Desa Loa Ulung dapat tercapai. Ini investasi penting untuk masa depan anak-anak kami,” pungkas Hermi dengan penuh harap. (Adv/DPMD Kukar)















