SIRANA.ID
  • Home
  • Ceritarana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
    • Kalimantan Timur
    • Nasional
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Diskominfo Kukar
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Tentang Sirana
No Result
View All Result
  • Home
  • Ceritarana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
    • Kalimantan Timur
    • Nasional
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Diskominfo Kukar
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Tentang Sirana
No Result
View All Result
SIRANA.ID
No Result
View All Result
Home Ceritarana

UMKM Pilihan Saat Perempuan Ingin Berdaya Namun Memikul Beban Ganda 

Sirana.id by Sirana.id
12 August 2025
in Ceritarana, Potretrana, Ranamendalam
0
ilustrasi perempuan dan UMKM di Samarinda, Kalimantan Timur (Sirana.id)

ilustrasi perempuan dan UMKM di Samarinda, Kalimantan Timur (Sirana.id)

0
SHARES
27
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Beban ganda yang masih dipikul sebagian perempuan, membuat Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) jadi opsi yang dipilih perempuan. UMKM ini umumnya bergerak di sektor perdagangan barang dan jasa. Fleksibilitas waktu bisa seiring dengan keharusan mereka mengurus rumah tangga dan domestik. Maka jangan heran jika 64 persen pelaku usaha UMKM di negeri ini adalah perempuan.

Di Kalimantan Timur, ada 450 ribuan UMKM yang tercatat. UMKM itu, banyak melibatkan perempuan. Baik sebagai pengusaha maupun pekerjanya. Contohnya, berdasarkan data SIGA DP3A Kaltim, di Kutai Timur ada 9,6 ribu UMKM dengan 6,5 ribu pelaku usahanya adalah perempuan.

ilustrasi perempuan dan UMKM di Samarinda, Kalimantan Timur (Sirana.id)
ilustrasi perempuan dan UMKM di Samarinda, Kalimantan Timur (Sirana.id)

Opsi memilih jadi pengusaha UMKM, juga banyak sebabnya. Salah satunya, akses perempuan ke pekerjaan juga masih tak seluas laki-laki. Data Badan Pusat Statistik misalnya, tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) di Kalimantan Timur misalnya cukup jomplang. Laki-laki, angkanya 83,75 persen. Sedangkan, perempuan hanya 49,07 persen.

Seperti Dwi, perempuan 30 tahun di Samarinda, yang memilih membuka usaha kuliner. Usaha ini bisa dia lakukan sembari mengurus anaknya di rumah. Dia sebenarnya ingin bekerja di kantor, seperti saat sebelum menikah. Namun, empat tahun vakum dari pekerjaan membuatnya susah mendapatkan pekerjaan lagi.

“Padahal, anak sudah cukup besar, sudah bisa ditinggal. Tetapi, enggak ada yang menerima. Karena ingin punya uang sendiri, buka usaha camilan sambil daftarin di online,” cerita dia.

Keharusan perempuan bekerja sebagian disebabkan selain ingin mandiri atau membantu ekonomi rumah tangga yang tak dapat diakomodasi sepenuhnya oleh suami, juga disebabkan karena mereka menjadi perempuan kepala keluarga. Dari data DKP3A Kaltim ada 260 ribu perempuan di Kaltim yang jadi kepala keluarga. Persentasenya, sekitar 19 persen dari total keseluruhan keluarga di Kaltim. Jumlah terbanyak ada di Samarinda dengan 60 ribu perempuan.

Beban ganda yang dipikul perempuan, membuat pekerjaan di sektor informal lebih dipilih. (Sirana.id)
Beban ganda yang dipikul perempuan, membuat pekerjaan di sektor informal lebih dipilih. (Sirana.id)

Tetapi, sayangnya perempuan tak memiliki kesempatan seluas laki-laki. Pekerja perempuan dihadapkan, pada situasi yang kerap tak menguntungkan ketika bekerja. Belum lagi, keengganan pemberi kerja membuka lowongan untuk perempuan.

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) dan Microsave (MSC) Consulting Indonesia pada 2024 telah mempublikasi penelitian soal pekerja perempuan. Dari penelitian ini, ditemukan sekitar 66% atau 54,5 juta pekerja informal di Indonesia adalah perempuan. Alasan tingginya persentase perempuan pekerja dalam sektor informal, cukup memprihatinkan. Perempuan umumnya lebih termotivasi memasuki dunia kerja informal dengan pertimbangan jam kerja yang fleksibel dan cepat memperoleh pendapatan. Karena harus meluangkan waktu untuk memenuhi tanggung jawab melakukan pekerjaan rumah tangga dan mengasuh anak.

Digitalisasi ekonomi informal pun meningkatkan peluang untuk memasuki sektor kerja informal. Namun, pada akhirnya, fleksibilitas waktu kerja dalam sektor informal justru mengakibatkan perempuan memiliki jam kerja yang lebih panjang dengan pendapatan yang lebih rendah.

Senior Manager Gender Equality & Social Inclusion (GESI), MSC Indonesia Consulting, Putu Monica Christy memaparkan temuan kunci dan rekomendasi dari hasil studi dimana pekerja informal perempuan memiliki jam kerja yang panjang tetapi pendapatan yang rendah.

“Sebagian besar pekerja informal perempuan bekerja lebih dari 40 jam per minggu,” terangnya dalam rilis tersebut.

Sektor kuliner kerap jadi andalan usaha yang dipilih perempuan (Sirana.id)
Sektor kuliner kerap jadi andalan usaha yang dipilih perempuan (Sirana.id)

Akan tetapi, lebih dari 70 persen perempuan di sektor informal hanya memiliki pendapatan di bawah tiga juta rupiah per bulan. Perempuan juga menanggung beban ganda karena tetap bertanggung jawab mengurus rumah tangga dan mengasuh anak. Lebih dari 60 persen pekerja informal perempuan menghabiskan lebih dari 10 jam per minggu untuk melakukan pekerjaan rumah tangga atau pengasuhan. (sirana.id)

Baca juga: Beban Berlapis Perempuan dan Alasan Angka Pernikahan Menurun

Tags: beban gandaperempuanperempuan kepala keluargaumkm
Sirana.id

Sirana.id

Ada beberapa alasan nama Sirana disematkan untuk portal ini. Dari selatan provinsi Kalimantan Timur yaitu Kabupaten Paser, Sirana adalah satu dari jenis anggrek yang terkenal keindahannya di Cagar Alam Teluk Adang. Lalu, Rana adalah nama yang dari berbagai bahasa, memiliki makna indah, anggun, riang, dan pemberani. Dari nama ini, Sirana bersemangat menjadi media yang memberi warna berbeda untuk Kalimantan Timur. Mungkin tidak jadi yang tercepat atau terbesar, tapi bisa menjadi oase baru di dunia jurnalistik Kalimantan Timur. Sirana akan berusaha terus berdaya dan bersuara menyajikan liputan yang nyaman dibaca untuk semua Temanrana

Related Posts

Kawat Berduri di Kantor Gubernur Kaltim/RA
Ceritarana

Pemasangan Kawat Berduri di Kantor Gubernur Kaltim Berlebihan dan Ancam Nilai Demokrasi

21 April 2026
Pertemuan Pejabat Senior Sesi ke-38 Konferensi Regional FAO untuk Asia dan Pasifik (APRC38) dibuka hari ini (20/4) di Brunei Darussalam. (c)FAO/AJEEM
Ceritarana

Pejabat Senior Pertanian Asia-Pasifik Berkumpul di Tengah Tekanan Ketahanan Pangan yang Meningkat

21 April 2026
Dok: Istimewa
Nasional

Menanti Surat Presiden untuk RUU PPRT

15 April 2026
Next Post
Gajah Kalimantan di Area Perkebunan Sawit (Foto: Koenbetjes/iNaturalist)

Gajah Kalimantan, Gajah Paling “imut” Se-Dunia

istana negara di IKN (sirana.id)

Upacara Kembali ke Istana Negara di Jakarta, Ini yang Akan Digelar Saat HUT RI ke-80 IKN

ilustrasi sampah di pesisir Kalimantan Timur (Sirana.id)

Ancaman Tersembunyi Sampah di Desa

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Kawat Berduri di Kantor Gubernur Kaltim/RA

Pemasangan Kawat Berduri di Kantor Gubernur Kaltim Berlebihan dan Ancam Nilai Demokrasi

15 hours ago
Pertemuan Pejabat Senior Sesi ke-38 Konferensi Regional FAO untuk Asia dan Pasifik (APRC38) dibuka hari ini (20/4) di Brunei Darussalam. (c)FAO/AJEEM

Pejabat Senior Pertanian Asia-Pasifik Berkumpul di Tengah Tekanan Ketahanan Pangan yang Meningkat

15 hours ago
Dok: Istimewa

Menanti Surat Presiden untuk RUU PPRT

6 days ago
Ilustrasi Tikus/Freepiik

BRIN Ingatkan Potensi Kembalinya Wabah Pes di Indonesia

1 week ago

Kategori

  • Advertorial
  • Ceritarana
  • Dinas Pariwisata Kukar
  • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Diskominfo Kukar
  • Dispora Kukar
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Potretrana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
  • Uncategorized

Berita Populer

industri batu bara Kaltim (sirana.id)
Ceritarana

Permintaan Batu Bara Menurun, Anak Muda Kaltim Harus Bersiap

by Sirana.id
5 June 2025
0

SAMARINDA - Sejak era sebelum kemerdekaan, pertambangan dahulu jadi daya tarik Kalimantan Timur. Sisa industri pertambangan batu...

para perempuan yang memperjuangkan pemulihan ekosistem di Teluk Balikpapan, dalam sebuah aksi pad 2024 lalu. (Foto; Nofiyatul Chalimah)

Krisis Iklim dan Kerentanan Ganda Perempuan

12 June 2025
ilustrasi salah satu fakultas universitas Mulawarman/sirana.id)

Tujuh Perguruan Tinggi di Kaltim ini, Mahasiswa Barunya Tak Perlu Bayar UKT

17 June 2025
Tongkang batu bara yang melintas di perairan Kaltim (Sirana.id)

Orang Kaya di Indonesia dan 221 Ribu Rakyat Miskin Kaltim

28 September 2024
Nelayan dan kapal tongkang di Teluk Balikpapan (Foto: Nofiyatul Chalimah)

Memperjuangkan Kehidupan di Teluk Balikpapan dan Ambisi Pembangunan IKN

19 February 2025

Topik

AJI aji indonesia amnesty international anak banjir batu bara bencana sumatera berau BMKG bps kaltim BRIN diskominfo kukar Gaza gempa HAM ikn indonesia jurnalis kalimantan timur kaltim kebebasan pers kekerasan kekerasan anak kekerasan perempuan kemen PPPA ketahanan pangan komnas perempuan krisis iklim kukar Kutai Kartanegara lubang tambang maratua masyarakat adat perempuan pers pesut mahakam pilkada pulau maratua samarinda sampah sirana.id tambang tambang batu bara universitas mulawarman wisata
SIRANA.ID

Sirana.id adalah media lokal di Kalimantan Timur yang hadir dengan semangat edukasi dan sumber informasi bagi publik Kalimantan Timur. Sirana berupaya memberikan ruang lebih besar bagi perempuan.

Follow sosial media kami:

Berita Terkini

  • Pemasangan Kawat Berduri di Kantor Gubernur Kaltim Berlebihan dan Ancam Nilai Demokrasi
  • Pejabat Senior Pertanian Asia-Pasifik Berkumpul di Tengah Tekanan Ketahanan Pangan yang Meningkat
  • Menanti Surat Presiden untuk RUU PPRT

Kategori

  • Advertorial
  • Ceritarana
  • Dinas Pariwisata Kukar
  • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Diskominfo Kukar
  • Dispora Kukar
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Potretrana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
  • Uncategorized
  • Tentang Sirana
  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi
  • Hubungi Kami

© 2025 Sirana.id . All rights reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ranamendalam
  • Ceritarana
  • Ranaterkini
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar

© 2025 Sirana.id . All rights reserved