SIRANA.ID
  • Home
  • Ceritarana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
    • Kalimantan Timur
    • Nasional
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Diskominfo Kukar
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Tentang Sirana
No Result
View All Result
  • Home
  • Ceritarana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
    • Kalimantan Timur
    • Nasional
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Diskominfo Kukar
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Tentang Sirana
No Result
View All Result
SIRANA.ID
No Result
View All Result
Home Advertorial

Mengunjungi Muara Kaman, Menyelami Jejak Kejayaan Kutai Kuno

Sirana.id by Sirana.id
2 November 2024
in Advertorial, Diskominfo Kukar
0
Lesong Batu di Muara Kaman (Sirana.id)

Lesong Batu di Muara Kaman (Sirana.id)

0
SHARES
28
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Muara Kaman – Dari sebuah desa di tepi Sungai Mahakam, sebuah kerajaan berdiri. Dengan raja Mulawarman yang masyhur, kerajaan ini menjadi kerajaan tertua di Indonesia. Jejak kerajaan ini tertulis pada yupa yang ditulis para brahmana tentang raja Mulawarman. Yupa-yupa itu kini ada di Museum Nasional, Jakarta. Satu tersisa sebuah yupa tak tertulis yang disebut Lesong Batu.

Kini wilayah itu dikenal dengan nama Muara Kaman. Lesong batu yang berada di Desa Muara Kaman Ulu jadi saksi bisu ribuan tahun peradaban Muara Kaman. Warga setempat menjaga keberadaan lesong batu. Lesong batu juga jadi tujuan Tirta yatra umat hindu di Kalimantan Timur. Untuk diketahui, tirtayatra adalah perjalanan umat Hindu yang bertujuan untuk menyucikan diri, memperkuat keimanan, dan mendekatkan diri kepada Tuhan. Tujuan tirta yatra adalah tempat-tempat suci seperti pura, sungai suci, atau gunung. Sementara, Lesong Batu adalah peninggalan kerajaan Hindu tertua di Indonesia dengan raja Mulawarman atau disebut para peneliti sebagai Kutai Kuno.

Bagi warga Muara Kaman, Lesong Batu ini memiliki kisahnya sendiri. Cerita warga setempat, dahulu Belanda hendak membawa Lesong batu ke Tenggarong, Kutai Kartanegara. Namun, ketika dinaikkan ke kapal, kapalnya miring. Sehingga, lesong batu ini jadi satu-satunya yupa yang tersisa di Tanah Kutai.

“Kata orang kampung, ini lesong batu. Kalau kata ahli, ini batu yupa yang belum ditulis. Kami bilang ini induk yupa. Anaknya ya 7 yupa itu. Cerita orangtua kami, zaman Belanda dulu, tahun 1930an, lesong mau dibawa ke Tenggarong. Tapi enggak bisa. Pas mau dinaikkan kapal kapalnya miring. Jadi dia (lesong) di sini terus,” papar Arsyil, tokoh masyarakat Muara Kaman, beberapa waktu lalu.

Di lokasi ini, tidak hanya ada Lesong Batu. Tetapi juga ada museum mini peninggalan pecah belah kejayaan kerajaan Kutai Kuno yang berada di kompleks yang sama. (advertorial/Diskominfo Kukar)

Tags: kutai kunomuara kamanmulawarman
Sirana.id

Sirana.id

Ada beberapa alasan nama Sirana disematkan untuk portal ini. Dari selatan provinsi Kalimantan Timur yaitu Kabupaten Paser, Sirana adalah satu dari jenis anggrek yang terkenal keindahannya di Cagar Alam Teluk Adang. Lalu, Rana adalah nama yang dari berbagai bahasa, memiliki makna indah, anggun, riang, dan pemberani. Dari nama ini, Sirana bersemangat menjadi media yang memberi warna berbeda untuk Kalimantan Timur. Mungkin tidak jadi yang tercepat atau terbesar, tapi bisa menjadi oase baru di dunia jurnalistik Kalimantan Timur. Sirana akan berusaha terus berdaya dan bersuara menyajikan liputan yang nyaman dibaca untuk semua Temanrana

Related Posts

Anggota Komisi XII DPR RI Syafruddin Saat Mengunjungi PKT dan berikan Apresiasi (Foto: PKT)
Advertorial

Kunjungi PKT, Anggota Komisi XII DPR RI Apresiasi Kinerja Perusahaan

3 November 2026
Petani memanen jagung (foto: Pupuk Kaltim)
Advertorial

Dorong Kemandirian Desa, Pupuk Kaltim Raih Predikat Gold pada CSR dan PDB Awards 2026

1 October 2026
Pelatihan pengasuhan anak oleh Pupuk Kaltim (foto: Pupuk Kaltim)
Advertorial

Dukung Program TAMASYA, Pupuk Kaltim Perkuat Kompetensi Pengasuh Tempat Penitipan Anak di Kota Bontang

20 September 2026
Next Post
replika yupa di Muara Kaman (Sirana.id)

Menikmati Wisata Sejarah di Muara Kaman Ulu

Pohon Kahoi dan Danau Siran (Sirana.id)

Muara Siran, Danau Hitam Surga Gambut

hamparan danau Kaskade Mahakam (sirana.id)

Merawat Kehidupan di Danau Kaskade Mahakam

Kategori

  • Advertorial
  • Ceritarana
  • Dinas Pariwisata Kukar
  • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Diskominfo Kukar
  • Dispora Kukar
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Potretrana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
  • Uncategorized

Topik

advertorial aji indonesia amnesty international anak banjir batu bara bencana sumatera berau BMKG bps kaltim BRIN diskominfo kukar DPR RI Gaza gempa HAM ikn indonesia jurnalis kalimantan timur kaltim kekerasan kekerasan perempuan kemen PPPA ketahanan pangan komnas perempuan krisis iklim kukar Kutai Kartanegara lubang tambang maratua masyarakat adat orangutan perempuan pesut mahakam pilkada pulau maratua pupuk kaltim samarinda sampah sirana.id tambang tambang batu bara universitas mulawarman wisata

Berita Terkini

  • Hari Internasional untuk Mengakhiri Impunitas Atas Kejahatan Terhadap Jurnalis 2026 – Pesan Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres
  • Kunjungi PKT, Anggota Komisi XII DPR RI Apresiasi Kinerja Perusahaan
  • Meneruskan Warisan Perjuangan Perempuan Aceh: Film Inong Peudame Dorong Dialog tentang Perempuan, Perdamaian, dan Ketangguhan

Kategori

  • Advertorial
  • Ceritarana
  • Dinas Pariwisata Kukar
  • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Diskominfo Kukar
  • Dispora Kukar
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Potretrana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
  • Uncategorized
  • Tentang Sirana
  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi
  • Hubungi Kami

© 2025 Sirana.id . All rights reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ranamendalam
  • Ceritarana
  • Ranaterkini
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar

© 2025 Sirana.id . All rights reserved