SIRANA.ID
  • Home
  • Ceritarana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
    • Kalimantan Timur
    • Nasional
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Diskominfo Kukar
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Tentang Sirana
No Result
View All Result
  • Home
  • Ceritarana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
    • Kalimantan Timur
    • Nasional
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Diskominfo Kukar
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Tentang Sirana
No Result
View All Result
SIRANA.ID
No Result
View All Result
Home Advertorial

Desa Sangkuliman, Senandung Senja di Tepi Danau Semayang

Sirana.id by Sirana.id
25 March 2025
in Advertorial, Dinas Pariwisata Kukar, Ranaterkini
0
Senja di Tanjung Hallat, Desa Sangkuliman. Salah satu peluang ekowisata kalimantan timur (Pokdarwis BMT, Sangkuliman)

Senja di Tanjung Hallat, Desa Sangkuliman. Salah satu peluang ekowisata kalimantan timur (Pokdarwis BMT, Sangkuliman)

0
SHARES
14
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KUTAI Kartanegara punya surga tersembunyi. Berupa sebuah desa kecil yang menawarkan ketenangan, keindahan, dan kedekatan dengan alam yang sulit ditemukan di tempat lain. Namanya Desa Sangkuliman, letaknya di antara Kecamatan Kota Bangun, Kutai Kartanegara, berdiri anggun di antara dua lanskap air yang mendominasi wilayah itu: Sungai Mahakam dan Danau Semayang. Desa ini bukan hanya persinggahan, tapi tujuan—tempat di mana waktu melambat dan pengunjung diajak merasakan denyut kehidupan yang bersahaja dan penuh makna.

Salah satu daya tarik utama Sangkuliman adalah pemandangan matahari terbenam yang memukau di atas Danau Semayang. Ketika mentari perlahan tenggelam di balik cakrawala dan langit mulai dilukis warna-warna jingga, merah, dan ungu, danau seolah menjadi cermin alam yang sempurna. Pantulan cahaya senja di permukaan air yang tenang menciptakan suasana magis yang tak mudah dilupakan.

Menurut Ardan, dari Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) BMT Desa Sangkuliman, senja di danau ini adalah momen yang paling ditunggu-tunggu wisatawan.

“Kalau ingin benar-benar menikmati sunset, sebaiknya menginap di desa. Sore hari bisa menikmati pemandangan, lalu besoknya kita ajak keliling danau atau menjelajahi tempat lain,” jelasnya.

Menginap di Sangkuliman bukan hanya tentang menikmati senja, tetapi juga menjadi bagian dari ritme kehidupan desa yang damai. Rumah-rumah kayu berjajar rapi, dikelilingi oleh pekarangan yang ditanami pisang, mangga, kelapa, dan berbagai tanaman obat tradisional.

Perairan Danau Semayang (Nofi)
Perairan Danau Semayang (Nofi)

Pokdarwis di desa ini telah menyusun berbagai paket wisata yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Ada perjalanan singkat menyusuri Danau Semayang, menjumpai pulau-pulau kecil yang bisa dijadikan lokasi piknik atau berkemah, hingga ekspedisi lebih panjang menuju Danau Saguntur atau ke Gunung Tallo yang menyimpan kekayaan biodiversitas. Salah satu pengalaman langka yang bisa didapat adalah menyaksikan langsung kehadiran Pesut Mahakam, mamalia air endemik yang kini terancam punah. Para pemandu lokal, yang juga nelayan dan warga desa, sudah terbiasa dengan rute dan titik-titik pengamatan pesut. Mereka mengarungi danau dengan perahu kayu bermesin, sambil bercerita tentang legenda dan kehidupan di sekitar perairan itu.

Tak hanya alamnya yang memesona, Desa Sangkuliman juga menjadi contoh bagaimana desa bisa tumbuh dan tertata tanpa kehilangan identitas lokalnya. Desa ini bukan sekadar destinasi wisata. Ia adalah cermin dari masyarakat yang hidup berdampingan dengan alam dan menjaga kearifan lokalnya.

Potensinya luar biasa, namun pertumbuhan wisata dikelola secara hati-hati agar tidak merusak lingkungan maupun tatanan sosial. Dalam setiap perjalanan ke Sangkuliman, yang ditawarkan bukanlah kemewahan modern, melainkan kesederhanaan yang memulihkan—ruang bagi siapa saja untuk kembali mendengar suara alam, merasakan hangatnya perjumpaan, dan menikmati senja yang tak pernah sama setiap harinya.

Bagi siapa saja yang rindu akan keaslian dan keheningan, Desa Sangkuliman menyambut dengan tangan terbuka. Ia bukan hanya tempat untuk dikunjungi, tapi untuk dihayati. (Advertorial/Dinas Pariwisata Kukar)

Sirana.id

Sirana.id

Ada beberapa alasan nama Sirana disematkan untuk portal ini. Dari selatan provinsi Kalimantan Timur yaitu Kabupaten Paser, Sirana adalah satu dari jenis anggrek yang terkenal keindahannya di Cagar Alam Teluk Adang. Lalu, Rana adalah nama yang dari berbagai bahasa, memiliki makna indah, anggun, riang, dan pemberani. Dari nama ini, Sirana bersemangat menjadi media yang memberi warna berbeda untuk Kalimantan Timur. Mungkin tidak jadi yang tercepat atau terbesar, tapi bisa menjadi oase baru di dunia jurnalistik Kalimantan Timur. Sirana akan berusaha terus berdaya dan bersuara menyajikan liputan yang nyaman dibaca untuk semua Temanrana

Related Posts

Antonio Gueterres (foto: UN)
Ranaterkini

Hari Internasional untuk Mengakhiri Impunitas Atas Kejahatan Terhadap Jurnalis 2026 – Pesan Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres

4 November 2026
Anggota Komisi XII DPR RI Syafruddin Saat Mengunjungi PKT dan berikan Apresiasi (Foto: PKT)
Advertorial

Kunjungi PKT, Anggota Komisi XII DPR RI Apresiasi Kinerja Perusahaan

3 November 2026
Peserta menyaksikan film dokumenter Inong Peudame: Together, We Were Brave di Aceh Besar, 30 September 2026. Foto: UN Women/Riska Munawarah
Ceritarana

Meneruskan Warisan Perjuangan Perempuan Aceh: Film Inong Peudame Dorong Dialog tentang Perempuan, Perdamaian, dan Ketangguhan

1 October 2026
Next Post
(Sekda Menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban/Istimewa)

Pemkab Kukar Sampaikan LKPJ 2024 di Hadapan DPRD

(Run Street Ramadhan 2025 Kukar/Istimewa)

Run Street Ramadan 2025 Sukses Gaungkan Semangat Olahraga dan Dongkrak Ekonomi Kreatif di Kukar

(Sekda Kukar Monitoring Harga Bahan Pokok/Istimewa)

Pemkab Kukar Pantau Ketersediaan dan Harga Kebutuhan Pokok Jelang Lebaran

Kategori

  • Advertorial
  • Ceritarana
  • Dinas Pariwisata Kukar
  • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Diskominfo Kukar
  • Dispora Kukar
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Potretrana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
  • Uncategorized

Topik

advertorial aji indonesia amnesty international anak banjir batu bara bencana sumatera berau BMKG bps kaltim BRIN diskominfo kukar DPR RI Gaza gempa HAM ikn indonesia jurnalis kalimantan timur kaltim kekerasan kekerasan perempuan kemen PPPA ketahanan pangan komnas perempuan krisis iklim kukar Kutai Kartanegara lubang tambang maratua masyarakat adat orangutan perempuan pesut mahakam pilkada pulau maratua pupuk kaltim samarinda sampah sirana.id tambang tambang batu bara universitas mulawarman wisata

Berita Terkini

  • Hari Internasional untuk Mengakhiri Impunitas Atas Kejahatan Terhadap Jurnalis 2026 – Pesan Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres
  • Kunjungi PKT, Anggota Komisi XII DPR RI Apresiasi Kinerja Perusahaan
  • Meneruskan Warisan Perjuangan Perempuan Aceh: Film Inong Peudame Dorong Dialog tentang Perempuan, Perdamaian, dan Ketangguhan

Kategori

  • Advertorial
  • Ceritarana
  • Dinas Pariwisata Kukar
  • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Diskominfo Kukar
  • Dispora Kukar
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Potretrana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
  • Uncategorized
  • Tentang Sirana
  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi
  • Hubungi Kami

© 2025 Sirana.id . All rights reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ranamendalam
  • Ceritarana
  • Ranaterkini
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar

© 2025 Sirana.id . All rights reserved