SIRANA.ID
  • Home
  • Ceritarana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
    • Kalimantan Timur
    • Nasional
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Diskominfo Kukar
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Tentang Sirana
No Result
View All Result
  • Home
  • Ceritarana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
    • Kalimantan Timur
    • Nasional
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Diskominfo Kukar
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Tentang Sirana
No Result
View All Result
SIRANA.ID
No Result
View All Result
Home Ranaterkini Kalimantan Timur

Gempa di Berau Mengguncang Lagi, Terasa Hingga Kutai Timur dan Tarakan

Sirana.id by Sirana.id
16 June 2025
in Kalimantan Timur, Ranaterkini, Uncategorized
0
ilustrasi pesisir Biduk-Biduk Berau (foto: Nofiyatul Chalimah)

ilustrasi pesisir Biduk-Biduk Berau (foto: Nofiyatul Chalimah)

0
SHARES
18
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERAU – Gempa di Berau ini berkekuatan 4,8 skala richter dengan kedalaman 10 km. Pusatnya berada di dekat Kecamatan Biduk Biduk. Kepala Stasiun Geofisika Balikpapan Rasmid, dalam keterangan resminya memaparkan, gempa terjadi pada 16 Juni 2025, sekitar pukul 11.09 wita itu.

Gempa itu dirasakan di kawasan Sandaran, Kutai Timur dan Biduk Biduk, Berau. Dia menjelaskan, Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi kedalaman dangkal akibat aktivitas Sesar Aktif.

Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi tektonik ini memiliki parameter M=4.8. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 0.73 LU dan 118.68 BT, atau tepatnya berlokasi 149 km TimurLaut BONTANG-KALTIM pada kedalaman 10 km. Gempa susulan pun terjadi.

“Hingga hari Senin, 16 Juni 2025 pukul 11:02 WIB/12.02 Wita, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock) sebanyak 2 Kali,” sambungnya.

Selain itu, berdasarkan laporan masyarakat, gempa bumi ini dirasakan di Sandaran, Kutai Timur dan Biduk-biduk, Berau dengan intensitas II-III MMI.

“Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu,” papar dia.

Selain dua wilayah itu, gempa bumi ini juga dirasakan di Gedung bertingkat di Kota Tarakan. Hingga saat ini tidak terdapat laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan gempa bumi tersebut.

Dia juga mengimbau kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Sandaran dan Biduk-biduk serta sekitarnya dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi.

Wilayah Kaltim yang Kerap Diguncang Gempa

Berau bukan pertama diguncang gempa. Beberapa catatan menunjukkan gempa dan tsunami pernah terjadi di wilayah ini. Misalnya, pada tahun lalu. Wilayah pesisir Berau diguncang gempa sejak Minggu, 15 September 2024 malam hingga Senin 16 september 2024 pagi. Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, saat itu mengatakan Gempa di Berau Kaltim mencapai magnitude 5,5.

“Tadi malam diikuti sebanyak 18 kali gempa susulan hingga pukul 7 WIB pagi ini. Semoga kondisi tektonik segera stabil dan aman kembali,” kata Daryono pada 16 September 2024 lalu.

Guncangan gempa saat itu memang tidak menyebabkan tsunami. Namun, gempa Berau kali saat itu, mengingatkan pada gempa tahun 1921 di wilayah tersebut. Gempa pada 14 Mei 1921 mencapai skala intensitas maksimum VII MMI dan  menyebabkan banyak rumah warga yang mengalami rusak berat.  Wilayah yang diguncang gempa ini mencapai radius 250 km. Terjadi 10 kali guncangan-guncangan kuat yang berulang (gempa susulan). Sehingga, menyebabkan likuifaksi atau ada rekahan-rekahan tanah sepanjang 10 m, lebar 20 cm, dengan kedalaman 2 meter dan menyemburkan air bercampur pasir dan tanah liat

Meski begitu, Kaltim memang wilayah yang cenderung lebih aman dari gempa bumi, jika dibanding Sumatera, Jawa, ataupun Sulawesi. Sebab, Kaltim jauh dari zona subduksi utama yang merupakan penyebab utama gempa bumi tektonik di Indonesia. Namun, tak berarti Kalimantan Timur bebas gempa. (ff/sirana.id)

Baca juga: Gempa Kaltim yang Bukan Kemustahilan
Tags: beraubiduk bidukBMKGgempakaltim
Sirana.id

Sirana.id

Ada beberapa alasan nama Sirana disematkan untuk portal ini. Dari selatan provinsi Kalimantan Timur yaitu Kabupaten Paser, Sirana adalah satu dari jenis anggrek yang terkenal keindahannya di Cagar Alam Teluk Adang. Lalu, Rana adalah nama yang dari berbagai bahasa, memiliki makna indah, anggun, riang, dan pemberani. Dari nama ini, Sirana bersemangat menjadi media yang memberi warna berbeda untuk Kalimantan Timur. Mungkin tidak jadi yang tercepat atau terbesar, tapi bisa menjadi oase baru di dunia jurnalistik Kalimantan Timur. Sirana akan berusaha terus berdaya dan bersuara menyajikan liputan yang nyaman dibaca untuk semua Temanrana

Related Posts

Antonio Gueterres (foto: UN)
Ranaterkini

Hari Internasional untuk Mengakhiri Impunitas Atas Kejahatan Terhadap Jurnalis 2026 – Pesan Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres

4 November 2026
Peserta menyaksikan film dokumenter Inong Peudame: Together, We Were Brave di Aceh Besar, 30 September 2026. Foto: UN Women/Riska Munawarah
Ceritarana

Meneruskan Warisan Perjuangan Perempuan Aceh: Film Inong Peudame Dorong Dialog tentang Perempuan, Perdamaian, dan Ketangguhan

1 October 2026
Petani memanen jagung (foto: Pupuk Kaltim)
Advertorial

Dorong Kemandirian Desa, Pupuk Kaltim Raih Predikat Gold pada CSR dan PDB Awards 2026

1 October 2026
Next Post
ilustrasi sampah di pesisir Kalimantan Timur (Sirana.id)

Produksi Sampah Plastik di Kaltim Meningkat, Hidup Dibayangi Mikroplastik

Wayang Kulit Semarakkan HUT ke-45 Desa Bukit Raya, Dispar Kukar Dorong Pelestarian Budaya Lokal

Wayang Kulit Semarakkan HUT ke-45 Desa Bukit Raya, Dispar Kukar Dorong Pelestarian Budaya

(Konsolidasi dan Monitoring evaluasi capaian Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting/istimewa)

Pemkab Kukar Perkuat Komitmen Penurunan Stunting Melalui Program Genting

Kategori

  • Advertorial
  • Ceritarana
  • Dinas Pariwisata Kukar
  • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Diskominfo Kukar
  • Dispora Kukar
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Potretrana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
  • Uncategorized

Topik

advertorial aji indonesia amnesty international anak banjir batu bara bencana sumatera berau BMKG bps kaltim BRIN diskominfo kukar DPR RI Gaza gempa HAM ikn indonesia jurnalis kalimantan timur kaltim kekerasan kekerasan perempuan kemen PPPA ketahanan pangan komnas perempuan krisis iklim kukar Kutai Kartanegara lubang tambang maratua masyarakat adat orangutan perempuan pesut mahakam pilkada pulau maratua pupuk kaltim samarinda sampah sirana.id tambang tambang batu bara universitas mulawarman wisata

Berita Terkini

  • Hari Internasional untuk Mengakhiri Impunitas Atas Kejahatan Terhadap Jurnalis 2026 – Pesan Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres
  • Kunjungi PKT, Anggota Komisi XII DPR RI Apresiasi Kinerja Perusahaan
  • Meneruskan Warisan Perjuangan Perempuan Aceh: Film Inong Peudame Dorong Dialog tentang Perempuan, Perdamaian, dan Ketangguhan

Kategori

  • Advertorial
  • Ceritarana
  • Dinas Pariwisata Kukar
  • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Diskominfo Kukar
  • Dispora Kukar
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Potretrana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
  • Uncategorized
  • Tentang Sirana
  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi
  • Hubungi Kami

© 2025 Sirana.id . All rights reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ranamendalam
  • Ceritarana
  • Ranaterkini
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar

© 2025 Sirana.id . All rights reserved