SIRANA.ID
  • Home
  • Ceritarana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
    • Kalimantan Timur
    • Nasional
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Diskominfo Kukar
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Tentang Sirana
No Result
View All Result
  • Home
  • Ceritarana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
    • Kalimantan Timur
    • Nasional
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Diskominfo Kukar
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Tentang Sirana
No Result
View All Result
SIRANA.ID
No Result
View All Result
Home Ranaterkini Kalimantan Timur

Memperjuangkan Kehidupan di Teluk Balikpapan dan Ambisi Pembangunan IKN

Sirana.id by Sirana.id
19 February 2025
in Kalimantan Timur, Ranamendalam, Ranaterkini
0
Nelayan dan kapal tongkang di Teluk Balikpapan (Foto: Nofiyatul Chalimah)

Nelayan dan kapal tongkang di Teluk Balikpapan (Foto: Nofiyatul Chalimah)

0
SHARES
295
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

GERBANG perairan ibu kota nusantara (IKN) yaitu Teluk Balikpapan, adalah ekosistem yang kaya akan flora dan faunanya.  Namun, pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur telah membawa dampak besar terhadap lingkungan, sosial, serta sumber daya alam di sekitarnya. Termasuk Teluk Balikpapan.

Teluk Balikpapan, memang sarat perusahaan. Di wilayah ini, berbagai industri besar berdiri. Misal di hilirnya, ada proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan yang disebut menjadi proyek terbesar sepanjang sejarah Pertamina. RDMP Balikpapan yang masuk dalam proyek strategis nasional (PSN) itu, akan meningkatkan kapasitas pengolahan kilang Pertamina sebanyak 100 ribu barrel per hari. Naik ke hulu, ada Terminal Batu Bara milik Bayan. Selain itu, ada pula smelter nikel, aneka perusahaan pengolahan minyak sawit, atau perusahaan lain di Kawasan Industri Kariangau.  Kini, di atas teluk terbentang jembatan pulau balang dan beberapa pelabuhan untuk suplai material ke IKN.

Padahal, Teluk Balikpapan bukan ruang kosong. Ekosistem ini telah hidup masyarakat di sekitarnya. Isi perairan Teluk Balikpapan telah menjadi sumber hidup masyarakat sejak berabad lalu. Juga, tepi Teluk Balikpapan menjadi rumah mereka. Tetapi tidak hanya manusia. Wilayah ini juga tempat hidup pesut, bekantan, mangrove, dan berbagai spesies lainnya. IKN yang terus dikebut, rupanya memiliki sisi lain dan menimbulkan potensi kerusakan lingkungan yang serius.

Hal ini disampaikan Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Kalimantan Timur, Fathur Roziqin Fen. Dalam diskusi yang diselenggarakan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Samarinda pada awal Februari lalu, dia menyoroti soal dampak pembangunan IKN, yang menjadi ancaman serius bagi kawasan ekologis Teluk Balikpapan.

“Keanekaragaman hayati di lanskap Teluk Balikpapan terancam karena pembangunan IKN,” tegas Fathur.

Ia menjelaskan, setidaknya lebih dari empat hektare mangrove di Teluk Balikpapan, dibahas habis untuk dijadikan akses jalur perairan untuk alat-alat berat. Hal ini menyebabkan terganggunya ekosistem fauna sehingga, akibat penghancuran mangrove yang cukup luas.

“Habitat pesut, duyung, dan binatang laut lainnya tentu menjadi terganggu dengan kehadiran IKN itu sendiri,” sebutnya.

Tak hanya Walhi, Badan Riset dan Inovasi Nasional telah memberi peringatan soal keberadaan Teluk Balikpapan dan kaitannya dengan Ibu Kota Nusantara (IKN), sejak akhir 2022 lalu. Saat itu, dalam pemaparan secara daring, Imam Syafi’i, Peneliti PRP BRIN yang merupakan anggota pengkaji IKN mengatakan konsep kota hutan yang menjadi dasar IKN Nusantara telah diatur dalam Undang-Undang IKN Nomor 3 tahun 2022 dan Peraturan Presiden Nomor 64 tahun 2022.

Namun, regulasi tentang konsep green-blue city menjadi bias daratan karena Teluk Balikpapan tidak masuk dalam wilayah perairan IKN jika dilihat dari peta pembagian wilayahnya.

“Padahal ini merupakan pintu gerbang utama IKN melalui Pelabuhan Semayang dan Terminal Kariangau. Teluk Balikpapan juga menjadi pusat pengembangan kelautan dan perikanan di Kecamatan Muara Jawa (RT/RW IKN),” tuturnya.

Ia menjabarkan kondisi eksisting di Teluk Balikpapan saat ini memiliki habitat satwa yang dilindungi seperti bekantan, pesut pesisir, dan dugong atau duyung serta spesies satwa penting lainnya seperti penyu dan buaya. Kemudian di wilayah tepi Teluk Balikpapan kini telah menjadi Kawasan Industri Kariangau dan Kawasan Industri Buluminung.

“Konsep Kota Hutan IKN ini mengasingkan Teluk Balikpapan sebagai bagian dari perencanaan pembangunan wilayah hijau,” jabarnya saat itu.

Di sisi lain, Direktur Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana, Otorita Ibu Kota Nusantara, Onesimus Patiung mengatakan bahwa seluruh pihak terlibat dalam penyelematan Teluk Balikpapan, agar keanegaragaman hayati di sana bisa tetap dilestarikan.

“Tidak hanya tanggung jawab pemerintah saja, melainkan masyarakat bahkan dunia juga concern dalam pelestarian Teluk Balikpapan ini,” ungkap Onesimus dalam acara diskusi yang sama dengan Fathur Roziqin Fen.

Dirinya mengaku bahwa pembangunan IKN memiliki dampak khusus terhadap teluk tersebut. OIKN juga berkomitmen dalam meminimalisir kerusakan-kerusakan yang terjadi di area Teluk Balikpapan.

“Saat ini kami sudah evaluasi khususnya dalam mengurangi pemanfaatan garis pantai. Itu salah satu upaya kami,” pungkasnya. (Sirana.id)

Tags: iknkalimantan timurteluk balikpapanwalhi kaltim
Sirana.id

Sirana.id

Ada beberapa alasan nama Sirana disematkan untuk portal ini. Dari selatan provinsi Kalimantan Timur yaitu Kabupaten Paser, Sirana adalah satu dari jenis anggrek yang terkenal keindahannya di Cagar Alam Teluk Adang. Lalu, Rana adalah nama yang dari berbagai bahasa, memiliki makna indah, anggun, riang, dan pemberani. Dari nama ini, Sirana bersemangat menjadi media yang memberi warna berbeda untuk Kalimantan Timur. Mungkin tidak jadi yang tercepat atau terbesar, tapi bisa menjadi oase baru di dunia jurnalistik Kalimantan Timur. Sirana akan berusaha terus berdaya dan bersuara menyajikan liputan yang nyaman dibaca untuk semua Temanrana

Related Posts

Aksi Demo 214 oleh masyarakat Kaltim (foto:Nasya)
Kalimantan Timur

AMNESTY INTERNATIONAL INDONESIA: Dengarkan aspirasi masyarakat Kaltim, usut kekerasan atas peserta aksi dan jurnalis

22 April 2026
Aksi Demo 214 oleh masyarakat Kaltim (foto:Nasya)
Kalimantan Timur

Empat Jurnalis Kaltim Jadi Korban Represi Saat Aksi Demo 214, Koalisi Pers Kaltim: Halangi Kerja Pers Bisa Dipidana

22 April 2026
Kawat Berduri di Kantor Gubernur Kaltim/RA
Ceritarana

Pemasangan Kawat Berduri di Kantor Gubernur Kaltim Berlebihan dan Ancam Nilai Demokrasi

21 April 2026
Next Post
Pemaparan indeks keselamatan jurnalis 2024 (doc: Panitia)

Pelarangan Liputan Jadi Bayang-Bayang Kekerasan Jurnalis Dalam Lima Tahun Mendatang

illustrasi demonstrasi di Samarinda (Sirana.id)

Tips Keamanan Bagi Demonstran Saat Unjuk Rasa

Acara haul akbar di TPU Sukamulya Palaran (doc.Panitia)

Sambut Ramadan, Ratusan Warga Palaran Ikut Haul Akbar di TPU Sukamulya

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Aksi Demo 214 oleh masyarakat Kaltim (foto:Nasya)

AMNESTY INTERNATIONAL INDONESIA: Dengarkan aspirasi masyarakat Kaltim, usut kekerasan atas peserta aksi dan jurnalis

1 week ago
Aksi Demo 214 oleh masyarakat Kaltim (foto:Nasya)

Empat Jurnalis Kaltim Jadi Korban Represi Saat Aksi Demo 214, Koalisi Pers Kaltim: Halangi Kerja Pers Bisa Dipidana

1 week ago
Kawat Berduri di Kantor Gubernur Kaltim/RA

Pemasangan Kawat Berduri di Kantor Gubernur Kaltim Berlebihan dan Ancam Nilai Demokrasi

1 week ago
Pertemuan Pejabat Senior Sesi ke-38 Konferensi Regional FAO untuk Asia dan Pasifik (APRC38) dibuka hari ini (20/4) di Brunei Darussalam. (c)FAO/AJEEM

Pejabat Senior Pertanian Asia-Pasifik Berkumpul di Tengah Tekanan Ketahanan Pangan yang Meningkat

1 week ago

Kategori

  • Advertorial
  • Ceritarana
  • Dinas Pariwisata Kukar
  • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Diskominfo Kukar
  • Dispora Kukar
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Potretrana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
  • Uncategorized

Berita Populer

industri batu bara Kaltim (sirana.id)
Ceritarana

Permintaan Batu Bara Menurun, Anak Muda Kaltim Harus Bersiap

by Sirana.id
5 June 2025
0

SAMARINDA - Sejak era sebelum kemerdekaan, pertambangan dahulu jadi daya tarik Kalimantan Timur. Sisa industri pertambangan batu...

para perempuan yang memperjuangkan pemulihan ekosistem di Teluk Balikpapan, dalam sebuah aksi pad 2024 lalu. (Foto; Nofiyatul Chalimah)

Krisis Iklim dan Kerentanan Ganda Perempuan

12 June 2025
ilustrasi salah satu fakultas universitas Mulawarman/sirana.id)

Tujuh Perguruan Tinggi di Kaltim ini, Mahasiswa Barunya Tak Perlu Bayar UKT

17 June 2025
Tongkang batu bara yang melintas di perairan Kaltim (Sirana.id)

Orang Kaya di Indonesia dan 221 Ribu Rakyat Miskin Kaltim

28 September 2024
Nelayan dan kapal tongkang di Teluk Balikpapan (Foto: Nofiyatul Chalimah)

Memperjuangkan Kehidupan di Teluk Balikpapan dan Ambisi Pembangunan IKN

19 February 2025

Topik

aji indonesia amnesty international anak ancaman jurnalis banjir batu bara bencana sumatera berau BMKG bps kaltim BRIN diskominfo kukar Gaza gempa HAM ikn indonesia jatam kaltim jurnalis kalimantan timur kaltim kebebasan pers kekerasan kekerasan anak kekerasan perempuan kemen PPPA ketahanan pangan komnas perempuan krisis iklim kukar Kutai Kartanegara lubang tambang maratua masyarakat adat perempuan pesut mahakam pilkada pulau maratua samarinda sampah sirana.id tambang tambang batu bara universitas mulawarman wisata
SIRANA.ID

Sirana.id adalah media lokal di Kalimantan Timur yang hadir dengan semangat edukasi dan sumber informasi bagi publik Kalimantan Timur. Sirana berupaya memberikan ruang lebih besar bagi perempuan.

Follow sosial media kami:

Berita Terkini

  • AMNESTY INTERNATIONAL INDONESIA: Dengarkan aspirasi masyarakat Kaltim, usut kekerasan atas peserta aksi dan jurnalis
  • Empat Jurnalis Kaltim Jadi Korban Represi Saat Aksi Demo 214, Koalisi Pers Kaltim: Halangi Kerja Pers Bisa Dipidana
  • Pemasangan Kawat Berduri di Kantor Gubernur Kaltim Berlebihan dan Ancam Nilai Demokrasi

Kategori

  • Advertorial
  • Ceritarana
  • Dinas Pariwisata Kukar
  • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Diskominfo Kukar
  • Dispora Kukar
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Potretrana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
  • Uncategorized
  • Tentang Sirana
  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi
  • Hubungi Kami

© 2025 Sirana.id . All rights reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ranamendalam
  • Ceritarana
  • Ranaterkini
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar

© 2025 Sirana.id . All rights reserved