KOTA BANGUN DARAT – Pemerintah Desa Kota Bangun 2, Kecamatan Kota Bangun Darat, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus berinovasi dalam meningkatkan mutu pelayanan publik. Tahun depan, desa ini menargetkan penerapan sistem layanan digital yang memungkinkan masyarakat mengurus berbagai dokumen administrasi cukup melalui ponsel.
Kepala Desa Kota Bangun 2, Joko Purnomo, menjelaskan bahwa digitalisasi menjadi langkah strategis menuju pelayanan yang cepat, efisien, dan transparan. Program ini juga merupakan tindak lanjut dari upaya desa mendukung visi Kukar Idaman Terbaik yang digagas pemerintah kabupaten.
“Kalau sistem digital ini sudah berjalan, warga tak perlu lagi antre di kantor desa. Semua bisa dilakukan dari rumah, cukup lewat telepon genggam,” kata Joko, belum lama ini.
Menurut Joko, layanan digital ini nantinya akan mencakup pembuatan surat keterangan, pengajuan dokumen administrasi kependudukan, hingga pengurusan surat pengantar ke kepolisian seperti SKCK.
Ia menegaskan, perubahan sistem pelayanan ini bukan hanya untuk kemudahan administrasi, tetapi juga sebagai bentuk peningkatan kepercayaan publik terhadap pemerintahan desa.
“Pelayanan yang cepat dan terbuka akan meningkatkan kepercayaan masyarakat. Kami ingin warga benar-benar merasakan manfaat langsung dari kemajuan teknologi,” jelasnya.
Joko juga mengapresiasi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, yang selama ini memberikan pendampingan serta pelatihan kepada aparatur desa dalam menghadapi transformasi digital.
Dukungan tersebut, menurutnya, menjadi modal penting dalam memperkuat kesiapan sumber daya manusia di tingkat desa.
“Mereka (DPMD Kukar) mendorong agar desa-desa bisa menyesuaikan diri dengan era digital, dan kami merasa sangat terbantu,” ungkapnya.
Selain itu, pemerintah desa juga tengah berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika untuk memastikan jaringan internet dan infrastruktur digital dapat mendukung program ini secara menyeluruh.
“Target kami bukan hanya mempermudah pelayanan, tapi juga menunjukkan bahwa desa bisa modern tanpa kehilangan kedekatannya dengan masyarakat,” pungkasnya. (Adv/DPMD Kukar)















