SIRANA.ID
  • Home
  • Ceritarana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
    • Kalimantan Timur
    • Nasional
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Diskominfo Kukar
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Tentang Sirana
No Result
View All Result
  • Home
  • Ceritarana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
    • Kalimantan Timur
    • Nasional
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Diskominfo Kukar
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Tentang Sirana
No Result
View All Result
SIRANA.ID
No Result
View All Result
Home Advertorial

UMKM Margahayu Bersandar pada Olahan Singkong, Hadapi Kendala Pasar dan Perlunya Pendampingan Berkelanjutan

AdminSirana2 by AdminSirana2
16 July 2025
in Advertorial, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
0
(Ilustrrasi singkong/Freepik)

(Ilustrrasi singkong/Freepik)

0
SHARES
60
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Margahayu, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), terus berupaya mengembangkan potensi ekonomi lokal meski menghadapi sejumlah tantangan, terutama dalam hal akses pasar dan pendampingan berkelanjutan. Produk unggulan masyarakat desa ini adalah olahan makanan berbahan dasar singkong dan tepung tapioka, yang telah memiliki pangsa pasar hingga ke luar daerah.

Kepala Desa Margahayu, Rusdi, mengungkapkan bahwa UMKM di desanya mayoritas dikelola secara mandiri oleh warga dan telah menjalin kerja sama dengan pihak luar. “Produk olahan singkong dan tapioka kami sudah memiliki pasar tersendiri, bahkan ada yang terjual hingga ke luar desa,” ujarnya. Namun, ia mengakui bahwa pengembangan UMKM di Kalimantan tidak semudah di Pulau Jawa, mengingat jumlah penduduk yang lebih sedikit dan jarak antardaerah yang cukup jauh, sehingga pasar terbatas menjadi tantangan utama.

Selain kendala pasar, Rusdi juga menyoroti pentingnya pendampingan berkelanjutan bagi para pelaku UMKM, khususnya kelompok ibu rumah tangga yang telah menerima pelatihan pengolahan makanan. “Mereka sudah dilatih, tetapi saat memasarkan produk, kendala muncul. Jangan hanya memberikan pelatihan sekali lalu ditinggalkan. Pendampingan rutin sangat dibutuhkan agar produk dapat berkembang dan menembus pasar yang lebih luas,” tegasnya.

Kehadiran perusahaan seperti PT MHU yang memindahkan sebagian kegiatan ke desa sempat memunculkan peluang usaha bagi warga, namun belum semua kelompok masyarakat dapat memanfaatkannya secara optimal. Rusdi berharap adanya perhatian lebih besar dari pemerintah dan pihak swasta untuk memberikan pembinaan berkelanjutan, sehingga UMKM Desa Margahayu dapat terus tumbuh dan berkontribusi terhadap perekonomian desa.

Dengan dukungan yang tepat, produk olahan singkong dan tapioka khas Margahayu memiliki potensi untuk tidak hanya memenuhi pasar lokal, tetapi juga bersaing di tingkat regional bahkan nasional, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. (Adv/DPMD Kukar)

 

AdminSirana2

AdminSirana2

Related Posts

Anggota Komisi XII DPR RI Syafruddin Saat Mengunjungi PKT dan berikan Apresiasi (Foto: PKT)
Advertorial

Kunjungi PKT, Anggota Komisi XII DPR RI Apresiasi Kinerja Perusahaan

3 November 2026
Petani memanen jagung (foto: Pupuk Kaltim)
Advertorial

Dorong Kemandirian Desa, Pupuk Kaltim Raih Predikat Gold pada CSR dan PDB Awards 2026

1 October 2026
Pelatihan pengasuhan anak oleh Pupuk Kaltim (foto: Pupuk Kaltim)
Advertorial

Dukung Program TAMASYA, Pupuk Kaltim Perkuat Kompetensi Pengasuh Tempat Penitipan Anak di Kota Bontang

20 September 2026
Next Post
UNICEF/Mohammed Nateel Child malnutrition is on the rise in Gaza 'especially since March' when the Israeli near-total aid blockade began, says the the UN agency for Palestinians, UNRWA.

875 Warga Gaza Tewas Saat Mencari Makanan dalam Beberapa Pekan Terakhir

(Ilustrasi cegah stunting/Istimewa)

Desa Sumber Sari Komitmen Tekan Angka Stunting dengan Perkuat Layanan Kesehatan

(Ilustrasi ketahanan pangan/Freepik)

Desa Sumber Sari Kukar Kukuh Sebagai Lumbung Pangan dengan Sistem Pertanian Mandiri

Kategori

  • Advertorial
  • Ceritarana
  • Dinas Pariwisata Kukar
  • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Diskominfo Kukar
  • Dispora Kukar
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Potretrana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
  • Uncategorized

Topik

advertorial aji indonesia amnesty international anak banjir batu bara bencana sumatera berau BMKG bps kaltim BRIN diskominfo kukar DPR RI Gaza gempa HAM ikn indonesia jurnalis kalimantan timur kaltim kekerasan kekerasan perempuan kemen PPPA ketahanan pangan komnas perempuan krisis iklim kukar Kutai Kartanegara lubang tambang maratua masyarakat adat orangutan perempuan pesut mahakam pilkada pulau maratua pupuk kaltim samarinda sampah sirana.id tambang tambang batu bara universitas mulawarman wisata

Berita Terkini

  • Hari Internasional untuk Mengakhiri Impunitas Atas Kejahatan Terhadap Jurnalis 2026 – Pesan Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres
  • Kunjungi PKT, Anggota Komisi XII DPR RI Apresiasi Kinerja Perusahaan
  • Meneruskan Warisan Perjuangan Perempuan Aceh: Film Inong Peudame Dorong Dialog tentang Perempuan, Perdamaian, dan Ketangguhan

Kategori

  • Advertorial
  • Ceritarana
  • Dinas Pariwisata Kukar
  • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Diskominfo Kukar
  • Dispora Kukar
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Potretrana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
  • Uncategorized
  • Tentang Sirana
  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi
  • Hubungi Kami

© 2025 Sirana.id . All rights reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ranamendalam
  • Ceritarana
  • Ranaterkini
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar

© 2025 Sirana.id . All rights reserved