SIRANA.ID
  • Home
  • Ceritarana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
    • Kalimantan Timur
    • Nasional
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Diskominfo Kukar
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Tentang Sirana
No Result
View All Result
  • Home
  • Ceritarana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
    • Kalimantan Timur
    • Nasional
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Diskominfo Kukar
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Tentang Sirana
No Result
View All Result
SIRANA.ID
No Result
View All Result
Home Ceritarana

Hari Kebangkitan Masyarakat Adat, Segera Sahkan UU Masyarakat Adat!

AdminSirana2 by AdminSirana2
19 March 2026
in Ceritarana, Nasional, Ranaterkini
0
Masyarakat Adat Toraya menggelar ritual adat Ma’ Karerang/Aliansi Masyarakat Adat Nusantara

Masyarakat Adat Toraya menggelar ritual adat Ma’ Karerang/Aliansi Masyarakat Adat Nusantara

0
SHARES
8
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, 17 Maret 2026 – Peringatan Hari Kebangkitan Masyarakat Adat Nusantara (HKMAN) kembali menjadi ruang untuk memperkuat perjuangan pengakuan dan perlindungan hak-hak Masyarakat Adat. Diperingati setiap 17 Maret, momentum ini tidak sekadar seremonial, tetapi mencerminkan semangat kolektif yang lahir dari sejarah panjang marginalisasi.

Dalam peringatan tahun ini, dorongan utama yang disuarakan adalah percepatan pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Masyarakat Adat. Pengakuan yang nyata, dinilai tidak cukup hanya melalui simbol atau penetapan hari nasional, melainkan harus diwujudkan melalui kebijakan konkret yang melindungi hak-hak Masyarakat Adat, termasuk dari perampasan sumber daya alam.

Abah Yoyo Yohenda, Pemangku Adat Kesatuan Sesepuh Cisitu, Lebak, Banten Kidul, menyampaikan bahwa HKMAN yang diperingati sejak 17 Maret 1999 menjadi wadah pemersatu sekaligus sarana komunikasi antar komunitas Masyarakat Adat di Nusantara. Momentum ini juga menjadi dasar untuk menyampaikan sikap kepada pemerintah terkait implementasi nilai Bhinneka Tunggal Ika yang tidak hanya berhenti pada hukum formal, tetapi juga berakar pada konstitusi.

Ia menambahkan bahwa pengakuan terhadap Masyarakat Adat telah diatur dalam berbagai regulasi, seperti Undang-Undang Hak Asasi Manusia dan Undang-Undang Pemajuan Kebudayaan. Namun, hingga kini, perlindungan menyeluruh dinilai belum terwujud tanpa adanya payung hukum khusus melalui UU Masyarakat Adat.

Pandangan serupa disampaikan Wilhelmina Seni, Perempuan Adat dari Tana Bu Wolo One, Ende. Ia menilai HKMAN sebagai pengingat tahunan bagi Masyarakat Adat untuk terus bersuara melawan ketidakadilan serta menghidupkan kembali amanat konstitusi. Ia juga menekankan bahwa lambannya pengesahan RUU Masyarakat Adat berdampak langsung pada kehidupan komunitas, terutama perempuan dan anak-anak, serta keberlangsungan ekosistem.

Menurutnya, RUU tersebut penting sebagai payung hukum untuk mencegah diskriminasi, kekerasan, serta memastikan keterlibatan Masyarakat Adat dalam kehidupan bernegara.

Sementara itu, Romba’ Marannu Sombolinggi dari AMAN Toraya menegaskan bahwa HKMAN bukan sekadar perayaan, melainkan momentum konsolidasi dan solidaritas. Ia menyoroti berbagai proyek pembangunan yang dinilai kerap mengorbankan wilayah adat dan menempatkan masyarakat dalam posisi rentan, termasuk kriminalisasi.

Melalui peringatan ini, komunitas Masyarakat Adat di seluruh Nusantara kembali menyerukan kepada DPR RI untuk segera membahas dan mengesahkan UU Masyarakat Adat pada 2026, sebagai bentuk nyata pengakuan dan perlindungan terhadap hak-hak mereka. (RA/Sirana.id)

AdminSirana2

AdminSirana2

Related Posts

Drawing water thru hose/Ist
Ceritarana

Krisis Air Dunia, Perempuan Jadi Pihak Paling Terbebani

25 March 2026
Ilustrasi anggaran pendidikan/Freepik
Ceritarana

CALS Ajukan Diri ke MK, Tolak Penggunaan Anggaran Pendidikan untuk Program MBG

19 March 2026
Aktivis KontraS Andrie Yunus (© AI Indonesia)
Nasional

Desak Pengusutan Tuntas Teror Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

17 March 2026
Next Post
Ilustrasi anggaran pendidikan/Freepik

CALS Ajukan Diri ke MK, Tolak Penggunaan Anggaran Pendidikan untuk Program MBG

Drawing water thru hose/Ist

Krisis Air Dunia, Perempuan Jadi Pihak Paling Terbebani

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Drawing water thru hose/Ist

Krisis Air Dunia, Perempuan Jadi Pihak Paling Terbebani

2 days ago
Ilustrasi anggaran pendidikan/Freepik

CALS Ajukan Diri ke MK, Tolak Penggunaan Anggaran Pendidikan untuk Program MBG

1 week ago
Masyarakat Adat Toraya menggelar ritual adat Ma’ Karerang/Aliansi Masyarakat Adat Nusantara

Hari Kebangkitan Masyarakat Adat, Segera Sahkan UU Masyarakat Adat!

1 week ago
Aktivis KontraS Andrie Yunus (© AI Indonesia)

Desak Pengusutan Tuntas Teror Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

1 week ago

Kategori

  • Advertorial
  • Ceritarana
  • Dinas Pariwisata Kukar
  • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Diskominfo Kukar
  • Dispora Kukar
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Potretrana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
  • Uncategorized

Berita Populer

industri batu bara Kaltim (sirana.id)
Ceritarana

Permintaan Batu Bara Menurun, Anak Muda Kaltim Harus Bersiap

by Sirana.id
5 June 2025
0

SAMARINDA - Sejak era sebelum kemerdekaan, pertambangan dahulu jadi daya tarik Kalimantan Timur. Sisa industri pertambangan batu...

para perempuan yang memperjuangkan pemulihan ekosistem di Teluk Balikpapan, dalam sebuah aksi pad 2024 lalu. (Foto; Nofiyatul Chalimah)

Krisis Iklim dan Kerentanan Ganda Perempuan

12 June 2025
ilustrasi salah satu fakultas universitas Mulawarman/sirana.id)

Tujuh Perguruan Tinggi di Kaltim ini, Mahasiswa Barunya Tak Perlu Bayar UKT

17 June 2025
Tongkang batu bara yang melintas di perairan Kaltim (Sirana.id)

Orang Kaya di Indonesia dan 221 Ribu Rakyat Miskin Kaltim

28 September 2024
Nelayan dan kapal tongkang di Teluk Balikpapan (Foto: Nofiyatul Chalimah)

Memperjuangkan Kehidupan di Teluk Balikpapan dan Ambisi Pembangunan IKN

19 February 2025

Topik

amnesty international anak banjir batu bara bencana sumatera berau BMKG bps kaltim BRIN cuaca deforestasi diskominfo kukar Gaza gempa HAM ikn indonesia jurnalis kalimantan timur kaltim kekerasan kekerasan perempuan kemen PPPA komnas perempuan krisis iklim kukar Kutai Kartanegara lubang tambang Mahakam ulu maratua masyarakat adat pantai maratua pendidikan perempuan pesut pesut mahakam pilkada pulau maratua samarinda sampah sirana.id tambang tambang batu bara universitas mulawarman wisata
SIRANA.ID

Sirana.id adalah media lokal di Kalimantan Timur yang hadir dengan semangat edukasi dan sumber informasi bagi publik Kalimantan Timur. Sirana berupaya memberikan ruang lebih besar bagi perempuan.

Follow sosial media kami:

Berita Terkini

  • Krisis Air Dunia, Perempuan Jadi Pihak Paling Terbebani
  • CALS Ajukan Diri ke MK, Tolak Penggunaan Anggaran Pendidikan untuk Program MBG
  • Hari Kebangkitan Masyarakat Adat, Segera Sahkan UU Masyarakat Adat!

Kategori

  • Advertorial
  • Ceritarana
  • Dinas Pariwisata Kukar
  • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar
  • Diskominfo Kukar
  • Dispora Kukar
  • Kalimantan Timur
  • Nasional
  • Potretrana
  • Ranamendalam
  • Ranaterkini
  • Uncategorized
  • Tentang Sirana
  • Pedoman Media Siber
  • Susunan Redaksi
  • Hubungi Kami

© 2025 Sirana.id . All rights reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Ranamendalam
  • Ceritarana
  • Ranaterkini
  • Potretrana
  • Advertorial
    • Dinas Pariwisata Kukar
    • Diskominfo Kukar
    • Dispora Kukar
    • Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar

© 2025 Sirana.id . All rights reserved